
fani yang tidak terima dengan hinaan steff langsung menangkup kedua pipi steff menyatuhkan bibir mereka berdua mencium steff dengan kasar menggigit bibir steff.steff yang terdesak dengan posisi sulit bergerak,langsung menarik pinggang fani menendang kaki fani,fani langsung jatuh di pangkuan steef.steff lansung menekan kuat fani di pelukannya mencengkram kuat dagu fani.
" kau benar benar ingin mati arhh " geram steff berusaha mengecilkan suaranya karena mengingat tuan dan nonanya sedang tidur.
" apa ? " fani bersuara menantang pada steff bibir fani dengan steff penuh dengan darah bekas fani menggigit tadi pada bibir steff.steff menurunkan tangannya yang mencengkram dagu fani kearah leher fani steff mulai mengeratkan tangannya pada leher fani mencekik fani.tapi kenapa melihat netra fani yang menatap matanya tajam steff tidak tega menyakiti fani.steff melepas fani mendorong fani kasar lalu.steff menutup matanyanya mencoba menenangkan dirinya yang benar benar emosi.
sedangkan fani yang sudah kembali ke tempak duduknya memandang sinis pada steff.lalu menutup matanya. mencoba menidurkankan matanya semula.
mereka suda tiba di bandara. "my angle gue duluan ya." ucap fani.
" lo mau kemana? bukannya lo kesini ikut gue ya,." balas kimy memandang fani heran.
" gue udah sewa apartemen kim".saat ini mereka bejalan keluar.
" ambil duit darimana lo? " tanya kimy.
" gue ada tabungan dikit kok " ujar fani santai sedangkan loyer dan steff berjalan di dekat mereka.
" steffaniii!!!!! " panggil seseorang pria berwajah tampan pada fani.
fani melambaikan tangannya pada pria itu. " hai gilang ! ".panggil fani. gilang ada la sepupu fani.
__ADS_1
" siapa tu fan? " tanya kimy.
" itu -- ucapan fani di potong gilang yang langsung merangkul fani lalu mencium pucuk kepala fani yang mengguna kan topi menghadap ke belakang.
steff yang melihat kemesraan fani entah mengapa perasaannya seperti ada yang mengusik.
ck murahan batin steff yang geram melihat kemesraan fani.
" ambil kunci lo,gue ada urusan bentar." ujar gilang. berlalu pergi.
" tokek lo mau kemana? " panggil fani pada gilang yang sudah berlalu.
"jangan kepo " ujar gilang sudah menghilang.
sesampai mereka berempat di luar sudah ada mobil mewah serta beberapa anak buah loyer. mereka langsung membuka pintu untuk kimy dan loyer. steff langsung mengambil kemudi. anak buah loyer tadi mengikuti dari belakang untuk berjaga jaga.
fani menuju motor sport milik sepupunya itu yang fani pinjam.
mereka melaju bersama.
sesampainya di lampu merah steff dan fani tidak sengaja mata mereka bertemu. saat lampu sudah hijau. fani mengangkat satu jari tengahnya mengarahkan pada steff lalu melaju dengan kencang. steff yang di acung jari tengah oleh fani mencengkram kemudi emosi steff terhadap fani benar benar memuncak. jaga kau ! !!. batin steff.
__ADS_1
...****************...
villa loyer.
loyer memang tidak ke mension hutan,dia kembali ke villa. villa loyer tidak sebesar mensionnya.
kimy dan loyer melangkah masuk. loyer membawa kimy ke kamarnya.
kimy langsung berbaring.
" arh lelah " gumam kimy.
loyer masuk ke kamar mandi menyiapkan kimy air hangat di bathtub.lalu keluar menyuruh kimu mandi.
" kimy,pergi la mandi, aku sudah menyiapkanmu air hangat."ujar loyer membangunkan kimy.
kimy tersenyum." terima kasih."
setelah kimy mandi loyer juga pergi membersihkan tubuhnya.
loyer melihat kimy yang berbaring santai.loyer juga sudah lengkap dengan pakaian rumahannya.
__ADS_1
loyer menghampiri kimy lalu berbaring di sebelah kimy.
...****************...