
"Apa kamu yakin akan pergi seperti ini?" Tanya Kristin, melihat saya bersiap pergi dengan tatapan kosong.
"Jadi kamu ingin saya pergi seperti apa?" Saya memberi tatapan bingung padanya dan dia segera mengeluarkan sebuah kotak hitam yg ada di bagasi bagian belakang mobilnya dan menulis beberapa angka di atasnya lalu menyerahkannya pada saya. "Sebenarnya saya baru saja membeli hp ini untuk Harry di sekitaran mal 24, tapi saya tidak menyangka akan jadi seperti ini. Jadi saya ingin kamu menerimanya sebagai ganti hp mu yg saya lempar."
Tentu saja saya tidak akan menolak barang yg sudah ada dan segera menerimanya dengan lapang dada. "Benar benar ATM berjalan, nikmat apa yg kau dustakan Harry.."
Kristin langsung memberi tatapan lebar pada saya dan bersiap untuk mengambil kembali kotak hitam yg dia berikan, tapi saya dengan sigap meletaknnya di dashboard bawah lalu mengapitnya dengan kaki saya. "Kembalikan jika kamu tidak menginginkannya."
"He He He.. jangan seperti anak kecil, memberi adalah memberi, kenapa repot repot memintanya kembali."
"Bah... Kamu tadi berkata tidak menuntut ganti rugi, tapi sekarang kamu menelan kata kata mu sendiri. Dasar semua pria sama saja.."
Saya mengangkat bahu dan berkata dengan acuh tak acuh. "Saya menolak karena saya tidak mau pergi bersama mu ke toko hp, rasanya sangat tidak nyaman jika seorang wanita membelikan sesuatu pada pria. Saya merasa seperti pria yg memanfaatkan seorang wanita, tapi jika ini pemberian langsung maka saya tidak akan menolak. Apa lagi hp gaming terbaru yg harganya hampir 40jt, saya pasti akan menyesal seumur hidup saya jika saya menolak."
Kristin melipat kedua tanganya di dada sambil menatap saya dengan mata tegas.
Jas hitam, rok ketat, postur tubuh yg elegan, paras yg cantik, anting anting yg indah, lipstik merah yg menghiasi bibir indahnya dan dada yg sedikit menonjol membuat saya sedikit terpesona.
Tanpa sadar saya memberikan jempol padanya sambil berkata. "Kamu wanita tercantik yg pernah saya temui, Harry pasti menyesal berperilaku tidak adil pada mu. Saya akan berdoa pada Tuhan agar kamu menemukan pasangan yg baik dan bisa memberimu kebahagian yg kamu inginkan."
Saya melihat mata Kristin menunjukan sedikit kejutan sebelum berkata pada saya. "Mulut manis mu sama saja dengan pria lainnya.."
"Setidaknya saya berkata apa yg ada di hati saya."
__ADS_1
Kristin segera menampar bahu saya sambil berkata dengan kesal. "Pulang dengan selamat, segera aktifkan hp baru mu dan hubungi saya setelah itu. Saya sudah menulis nomer hp saya di atas kotak itu."
"Saya akan menjualnya dan membeli hp yg lebih murah, setidaknya saya bisa untung 20jt dari hp ini"
"Plak..." Kristin langsung menapar helm yg saya kenakan dengan sekuat tenaganya yg langsung membuat kapala saya menunduk. "Kamu harus belajar menghargai pemberian seorang wanita."
Tapi saya segera menoleh ke kejauhan dengan tatapan terkejut sambil berseru. "Harry.."
Kristin segera berpaling dan menatap ke arah yg saya lihat.
Mengambil kesempatan ini saya langsung menyalakan mesin skuter dan bergegas kabur dari sana sambil berkata. "Ha ha ha, bodo amat putus cinta. Yg penting dapat hp puluhan juta... Bye mesin ATM... Semoga kita tidak bertemu lagi..."
Saya melihat tatapan kesal Kristin dari kaca sepion sambil melambaikan tangan saya, tapi Kristin segera memberikan jari tengahnya sebagai balasan yg membuat saya kembali tertawa.
***
"Suami ku.. siklus jaman emas akan segera di mulai, Energi spiritual bumi akan kembali di bangkitkan dan semua tatanan yg manusia bangun saat ini akan segera di hancurkan. Apa ini alasan suami ku membiarkan dia untuk berenkarnasi ke bumi? Walaupun dia tidak mengingat masa lalunya tapi sifat aslinya tidak akan pernah berubah. Melihatnya seperti melihat kembaran suami ku." Pria dengan rambut bimbal yg sedang duduk bersila di atas kulit harimau perlahan membuka matanya.
"Parwati.. mata mu sangat tajam.."
"Sejak kapan suami ku?" Parwati menunjukan sedikit kejutan.
"Sejak awal" jawab pria itu dengan singkat sambil sedikit tersenyum.
__ADS_1
"Jaman emas merupakan kesempatan bagi semua mahluk hidup untuk berkultivasi mencapi tingkat kehidupan yg lebih tinggi, manusia yg masih terikat dengan logika baik dan buruk yg mereka ciptakan sendiri hanya akan menghambat perkembangan jaman emas."
"Jadi apa dia akan memusnahkan atau membimbing mereka?"
Tapi pria itu hanya tersenyum sebagai jawaban dan Parwati juga ikut tersenyum menanggapi senyum suaminya, sampai beberapa pria dengan mahkota dan pakaian yg berkilau tiba tiba muncul di depan mereka berdua.
"Dewa Siwa.. tolong lakukan sesuatu. Para malaikat dan iblis membentuk koalisi untuk memanfaatkan periode jaman emas yg akan terjadi di bumi."
"Tenang dewa Indra.. kamu bisa jelaskan secara perlahan." Jawab Parwati.
"Dewi Parwati.. kitab suci yg pernah kita turunkan ke bumi sudah tidak pernah lagi di pelajari dan sudah lebih dari ribuan tahun tidak ada manusia yg masuk ke alam surga. Bahkan ada sekumpulan manusia yg mengatas namakan ajaran kita tapi dia memuja iblis yg mengaku sebagai dewa. Bahkan ada yg sampai menghancurkan patung dewa Wisnu dan menganggap memuja dewa dewa utama seperti Wisnu, Siwa dan Brahma sebagai bentuk penghujatan. Masuknya jaman emas merupakan sebuah kesempatan bagi mereka untuk sadar akan kesalahan mereka dan bisa menempuh jalan menuju alam dewa, tapi semua itu terancam tidak mungkin dilakukan karena intervensi dari malaikat dan iblis yg ingin memanfaatkan periode ini untuk memanen energi keyakinan dari manusia. Semakin tinggi tingkat spiritual manusia semakin tinggi juga kualitas energi keyakinan yg mereka panen. Tidak seperti kita yg berkultivasi dengan jalur mandiri, mereka menggunakan jalan yg curang untuk berkultivasi dengan menyerap energi keyakinan dari manusia. Kemungkinan besar mereka akan menggunakan cara lama yg sering mereka gunakan pada dunia dunia lain yg ada di bawah kendali mereka."
"Jangan terlalu khawatir dewa Indra, bukankah ada khasus dimana mereka pernah di musnahkan oleh manusia yg coba mereka kendalikan, Planet hall plain salah satu contohnya. Akan selalu ada manusia yg bisa melihat kebenaran dunia dan jangan meremehkan kehendak bebas setiap manusia." Jawab Parwati.
"Tapi..."
"Saya tahu apa yg sebenarnya ada di dalam hati mu, kamu hanya cemas dengan posisimu sebagai raja surga karena banyaknya orang orang yg ada di surga mu sudah mulai berenkarnasi kebumi."
"...." Dewa Indra dan dewa lainnya lansgung terdiam sambil menundukan kepalanya.
Tapi saat itu dewa Siwa berkata. "Sebaiknya kalian jangan ikut campur dengan urusan manusia, semua yg mereka lakukan adalah pilihan mereka. Tapi jika kalian bersikeras untuk membuat kekacauan di bumi, saya tidak akan membantu kalian jika suatu hari surga kalian di lempar ke inti matahari. Ini peringatan ramah dari saya, karena saya tahu sifat mu yg selalu saja membuat kekacauan yg malah akan memperburuk keadaan."
"Baik dewa Siwa, saya akan mengingat pesan ini" dewa Indra dan dewa lainnya dengan cepat pergi dari tempat itu.
__ADS_1
"Apa ini akan baik baik saja? Saya rasa dewa Indra tidak akan menyerah hanya dengan peringatan seperti itu."
"Maka dia akan menemukan nasib sial di masa depan."