
Hanya dalam waktu setengah hari, Kristin berhasil menjual 30 smart tv dengan harga 2jt dan 15 hp roge dengan harga 5 jt.
Ada total 135 JT rupiah yg sedang di bawa oleh Kristin di ranselnya saat ini.
Untuk mempermudah transaksi selanjutnya, kami menyewa gudang di daerah Denpasar dengan harga 10 juta untuk satu bulan.
Gudang yg terletak di daerah pertokoan merupakan tempat yg sangat strategis.
Selain untuk menyimpan barang, tempat ini juga cocok untuk melakukan penjualan secara eceran.
Segera saya mengeluarkan semua barang satu persatu dan mulai menyusunnya dengan rapi.
Paket lengkap pendingin ruangan, smart tv, hp roge dan emas 1 gram di keluarkan setiap satu menit.
"Sayang... Aku merasa seperti penjahat." Kristin memberi tatapan main main melihat barang barang yg saya keluarkan.
"Kamu memang penjahat, kamu succubus jahat berwujud manusia." Saya segera meliriknya dengan tatapan sinis.
Sayangnya Kristin tidak terpengaruh sama sekali dan malah memberikan kedipan centil pada saya sambil berkata. "Yg penting succubus ini hanya milik sayang ku.."
Saya menghela nafas dan segera mengatakan isi hati saya padanya. "Saya berjanji tidak akan memiliki hubungan cinta pada siapapun selama 6 bulan ini, aku tidak tahu apa yg akan dia pikirkan jika dia tahu tentang mu."
"Kamu masih berhubungan dengannya?" Nada Kristin terdengar tidak senang setelah mendengar kata kata saya, tapi hal seperti ini tidak boleh di simpan atau akan menjadi masalah ke depannya.
"Sejujurnya saya masih mencintainya, tapi saya tidak ingin bersamanya. Melihatnya terus menangis di depan saya membuat hati saya sakit, jadi saya menyarankan hubungan teman tapi mesra padanya. Dengan seperti itu saya bisa perlahan menjauh darinya agar tidak terlalu melukai perasaannya."
"Maaf Wisnu, aku membuat semuanya jadi rumit. Aku benar benar tidak bisa menahan diri saat itu, kamu seperti malaikat penolong yg datang di saat aku benar benar membutuhkan bantuan." Kristin bergegas memeluk tubuh saya dan saya membelai rambut Kristin dengan lembut sambil berkata.
"Semua sudah terjadi, yang saya inginkan hanya untuk merahasiakan hubungan kita untuk sementara waktu. Saya berjanji tidak akan pernah meninggalkan mu, tapi saya perlu waktu untuk menyesuaikan perasaan saya. Saat ini yg aku rasakan pada mu hanya sebatas nafsu sebagai pria, jadi biarkan cinta saya tumbuh perlahan untuk mu. Sekarang mari kita fokus pada rencana kita, waktu sangat terbatas jadi kita harus bergerak cepat mengumpulkan uang untuk membeli base camp tempat tinggal kita."
"Aku tahu kamu bukan pria yg mudah jatuh cinta, tapi aku tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan cinta mu"
"Selama kamu tidak menggunakan cara cara aneh untuk itu."
"He he he he.. apa sayang ku ingin naik ke lantai atas."
"Bantu saja merapikan barang, kita akan membuka toko setelah sore hari ini." Saya menampar pantat montok kristin yg langsung membuatnya menegang sambil berkata.
"Baik bos.."
Beberapa jam berlalu dan akhirnya semua barang yg akan di jual sudah di tata dengan rapi.
__ADS_1
Lebih dari 200gram emas di simpan oleh Kristin karena dia sudah memiliki pembeli yg sudah siap membeli emas tersebut.
Tapi sebelum membuka toko, saya mengeluarkan peti harta Karun dari penyimpanan tak terbatas dan segera membuka isinya.
[Selamat kamu mendapat 'elit novice stater pack', 'mystik old book', 'speed appel', 'mystik armor tiket'.]
Saya langsung memasukan semua hadiah ke dalam penyimpanan tak terbatas agar data bisa segera di salin.
"Sayang ku... Benda ajaib apa lagi itu?" Kristin yg tertarik dengan cahaya berkilau saat membuka peti hadiah segera duduk di pangkuan saya dengan sikap menggoda.
"Perlu waktu 24 jam agar item itu bisa di duplikasikan lagi, jadi mari kita lihat bersama besok." Kristin memberi anggukan ringan sebagai jawaban sebelum berkata.
"Lalu bagaimana aku harus menyimpan uang ini, tidak mungkin kita terus membawanya berkeliling."
Saya tersenyum sambil mencubit hidung Kristin. "Saya masih SMA, akan ada banyak pertanyaan jika saya menyimpan banyak uang di bank. Jadi kamu atur sendiri, selama target yg sudah saya tetapkan terpenuhi maka sisanya terserah pada mu untuk di gunakan."
"Tenang sayang ku, dalam satu Minggu kita akan segera pindah ke rumah baru."
"Jangan terlalu memaksakan diri dan jangan terlalu berlebihan juga, mata uang akan segera berubah menjadi koin zenny seperti yg ada di dalam sistem. Kita masih belum tahu cara untuk mendapatkan koin zenny ini."
"Ya.. Kristin mendengarkan sayang ku.."
Hal hal seperti mimpi, melihat wanita dewasa berumur 27 tahun yg memiliki kecantikan yg anggun kini sedang jatuh cinta pada saya.
Perubahan hidup yg tiba tiba juga membuat seakan dunia ini terasa tidak nyata, tapi anehnya pikiran saya masih tetap tenang dan bisa menerima situasi dengan cepat.
Sepertinya ada sesuatu yg sedang membimbing saya yg membuat saya merasa percaya diri dengan langkah yg saya ambil.
Kadang di dalam kesendirian, saya selalu merasa bahwa ada sesuatu yg harus saya lakukan di dunia ini.
"Ngomong ngomong bagaimana hubungan mu dengan Harry?"
"Huh... Jangan bahas pria tak tahu malu itu. Sebelum kita bertemu di Renon, aku sudah menghubunginya dan menjelaskan situasi ku padanya. Tapi dia malah meminta putus pada ku, benar benar brengsek.."
"Ok ok.., mari kita bahas masalah perpajakan. Bagaimana dengan status hukum untuk apa yg kita lakukan? Saya tidak ingin apa yg kita lakukan malah membawa kita ke ranah hukum."
"Tenang sayang ku... Semua sudah di selesaikan oleh teman ku. Hal yg paling penting adalah masalah pembelian rumah. Karena properti yg saya pilih merupakan properti elit yg akan membutuhkan banyak proses, terutama memanipulasi data sumber keuangan mu."
"Kenapa tidak gunakan saja nama mu? Bukankah itu jadi lebih mudah?"
"Apa kamu serius?"
__ADS_1
"Apa aku terlihat bercanda?"
"...." Kristin langsung terdiam dan perlahan menyandarkan kepalanya di bahu saya.
"Kenapa aku tidak mengenal mu dari dulu."
"Bah, apa gunanya mengenal ku dari dulu jika kamu tidak memiliki ingatan yg baik."
"Apa menurut mu aku pelupa?" Kristin memberi cubitan ringan di pinggang saya sambil perlahan bangkit dari pangkuan saya.
"He he he he" tapi saya hanya memberinya tawa kecil dan dia segera menendang kaki saya dengan kesal. "Teman ku akan tiba, apa kamu ingin ikut dalam transaksi ini?"
"Malas, aku akan naik ke lantai dua saja."
"Baiklah, aku akan segera menyusul mu."
"Jangan pikirkan itu, setelah selesai kita akan langsung pergi untuk membeli kebutuhan kita."
"Kenapa begitu pelit, satu ada dua ronde tidak akan membunuh mu." Geram Kristin dengan nada kesal.
"Aku akan mati jika itu dilakukan tiap hari."
"Itu hanya berita hoax, percaya lah kamu akan baik baik saja dan bahkan lebih sehat."
"Heh... Masih perlu 100 tahun bagi mu belajar dengan biksu tong agar bisa menipu ku."
"Apa hubungannya dengan biksu tong?"
"Amithaba... Kosong adalah berisi, berisi adalah kosong."
"Artinya?"
"Artinya jangan mudah tertipu dengan apa yg kamu lihat, dengar atau rasakan. Kosong belum tentu kosong, berisi belum tentu berisi. Saat kita bisa memahami berisi di dalam kekosong maka kita dapat melihat tipu daya dan ilusi dunia fana ini."
"Jadi kamu sudah memahaminya." Melihat Kristin yg di penuhi oleh kejutan dan pencerahan, saya perlahan tersenyum sambil berkata dengan nada sopan.
"Maaf saya bukan murid biksu tong, jadi tidak mungkin saya bisa paham." Kristin melebarkan matanya dan wajahnya mulai memerah karena kesal.
Jadi saya segera berlari ke lantai atas sambil tertawa terbahak bahak.
"Pembual sialan...."
__ADS_1