JAMAN EMAS

JAMAN EMAS
Bab 39 tempat penampungan


__ADS_3

perlahan pemandangan di depan wisnu mulai terungkap.


di ujung lapangan es, terlihat sebuah bukit hijau dengan cahaya emas melayang di atasnya seperti matahari.


seingat wisnu, wilayah ini di sebut wilayah jimbaran dan menaiki bukit itu maka akan menjadi wilayah pecatu.


Cahaya emas seperti matahari itu tepat melayang di atas patung garuda wisnu kencana yg merupakan patung tertinggi di indonesia.


di perbatasan bukit hijau dan lapangan es, terlihat beberapa orang sedang beratung melawan berbagai monster.


ada yg berbentuk kura kura dengan cangkang kristal, kerang dengan ukuran jumbo yg melompat lompat, kepiting dengan ukuran setengah badan manusia dan bahkan ada putri duyung dengan wajah yg terlihat mengerikan.


"Blassing" dian segera memberi skill pemberkatan pada orang orang yg sedang bertarung dengan sengit, tapi saya segera menatap dian dengan tajam.


"maaf tidak sengaja" dian menundukan kepalanya karena merasa bersalah.


tapi saya segera meremas pantat dian yg langsung membuat pipi dian memerah. "aahhh"


"maaf tidak sengaja" saya tersenyum main main.


"bli putu, sengaja...." dian memberi pukulan ringan di bahu saya.


"he he he, benar benar empuk"


"kalian tidak bosan bosannya, ayo kita ikut bergabung" karen segara masuk dalam pwrcakapan.


"merebut buruan orang lain adalah hal yg tidak baik, dalam game online mereka sering di sebut nyampah" saya segera mengeluarkan busur dan segera menggunakan skill arrow shower untuk menyerang para monster.

__ADS_1


"tapi sayangnya kita bukan orang baik, jadi ayo kita nyampah" wisnu mulai menembakan panahnya ke arah monster yg hpnya sudah minim.


"sial basah lagi" karen mengeluarkan palu dan berlari ķe kumpulan monster.


penyampahan akhirnya berlangsung dengan sengit, tim dari pihak lain juga tidak terlalu peduli dan menyambut baik penyampahan yg kami lakukan.


berkat penyampahan yg kami lakukan, pertempuran berakhir dengan cepat dan dian membantu menyembuhkan semua anggota tim pihak lain.


"Terima kasih atas bantuannya, saya agus kapten tim kuda hitam ini" agus mengulurkan tangannya dan saya segera menjabatnya sambil tersenyum geli.


"tidak masalah, saya wisnu dan ini adik saya karen dan sepupu saya dian. Kami hanya kebetulan lewat karena penasaran dengan cahaya emas yg ada di atas patung GWK."


"cahaya itu merupakan berkah dari malaikat sebagai perlindungan sementara, semua orang berkumpul di sana dan banyak juga tim tim seperti kami yg tinggal di sana. Semua itu di kelola oleh pasukan TNI, kalian juga bisa menetap di sana jika mau."


"menarik, saya akan mengikuti kalian kembali dan melihat situasi terlebih dahulu."


akhirnya wisnu dan yg lainnya mengikuti tim agus ke patung GWK.


aspal yg retak dan pohon pohon yg menjulang tinggi membuat pemandangan terlihat unik dan asri.


Sampai di depan gerbang yg di jaga ketat oleh pasukan TNI bersenjata lengkap, kami di minta melaporkan identitas kami sebelum di ijinkan masuk.


proses tidak terlalu berbelit belit, hanya informasi dasar dan bagaimana bisa sampai di sini.


Setelah lima menit interview, kami langsung di ijinkan masuk.


Di dalam banyak tenda tenda militer berjejer rapi, terlihat orang orang sibuk bercakap cakap.

__ADS_1


Dari kostum yg mereka gunakan, terlihat bahwa mereka sudah aktif meningkatkan level mereka.


tatapan penasaran langsung di arahkan ke pada kami, terutama dian yg terlihat benar benar menggoda.


"bli putu, dian malu..." dian segera memeluk lengan saya sambil menutup belahan rok nya yg memperlihatkan paha mulusnya yg seksi.


"kenapa malu, mereka pasti ngiler melihat paha mulus mu."


"bli putu!!" seru dian yg pipinya semakin memerah sambil memberi cubitan ringan pada pinggang saya.


tapi agus dengan cepat memberi batuk ringan dan mulai menjelasakan situasi.


"warga biasa, anak anak dan orang tua menetap di bagian dalam penampungan ini dan tim tim seperti kami akan menetap di bagian luar sebagai bentuk pertahanan. selama kamu tinggal di sini maka kamu wajib membayar uang sewa sebesar 100 zenny perminggu, kecuali kamu anak anak atau orang tua dan penyandang cacat. Uang ini akan di gunakan untuk mensubsidi orang orang di bagian dalam yg tidak mampu bertarung."


"bagaimana dengan kalian?" tanya ku.


"kami adalah anggota TNI, tentu saja kami melakukan tugas tugas yg sudah di sediakan oleh komandan kami. misi kami hari ini adalah menjelajah wilayah utara untuk menemukan penduduk yg masih selamat, tapi monster monster itu tiba tiba menghadang. Untungnya kalian datang membantu." jawab agus.


"jadi kamu tertarik untuk mendapatkan informasi dari ku tentang wilayah utara?"


"kamu cepat tanggap, jika kami memiliki informasi tentang wilayah utara maka kami tidak perlu lagi mengambil jalan memutar."


"tidak masalah, ayo kita cari tempat yg baik." saya memberi anggukan ringan pada agus yg langsung membuatnya tersenyum.


"jika begitu ayo kita pergi ke ruang rapat, komandan pasti sangat senang mendapat informasi ini"


"pimpin jalan"

__ADS_1


__ADS_2