
Di apartemen Zen, di sana duduk dengan murung Fatika, yang kini sudah didepak oleh Anura menjadi asisten pribadi nya. Sebenarnya bukan Anura melainkan Sultan yang tidak ingin Fatika kembali bekerja mengurus istrinya, Anura. Karena Fatika terbukti sudah dekat dengan asisten pribadi dari Dino Sudjatmiko yaitu Zen. Sultan yang tidak suka dengan Dino Sudjatmiko beserta orang-orang nya ingin menjauhkan dari Anura. Bagaimana pun juga Fatika akan memberikan atau membocorkan informasi pada Zen dan juga Dino soal Anura.
"Kenapa sih sayang? Wajahnya seperti di lipat seperti itu?" tanya Zen sambil memeluk Fatika mesra.
"Sedih banget deh! Kamu tahu aku tuh sudah bertahun-tahun menjadi asisten pribadi Anura. Bahkan saat Anura baru merintis menjadi model lalu terjun ke dunia akting. Lalu bersama Anura sampai ketemu dengan Dewa suaminya yang meninggal saat kecelakaan. Aku juga tahu itu Sultan sudah mengejar-ngejar Anura untuk kembali pada Anura. Sampai akhirnya sekarang Anura benar-benar kembali dalam pelukan Sultan. Dan hari ini mereka menikah. Dan aku tidak ada di dekat Anura," keluh kesah Fatika. Zen hanya tersenyum mendapati kekasih nya cemberut.
"Sudahlah! Kamu yang sabar yah, sayang! Aku akan memberikan pekerjaan untuk kamu nanti," sahut Zen.
"Sebenarnya bukan masalah itu, Zen. Aku dan Anura sudah sangat dekat. Aku sangat kehilangan sekali kalau sudah jauh seperti ini. Apalagi sekarang aku hanya bisa menyaksikan pesta pernikahan Sultan dan Anura hanya melalui siaran di televisi saja. Aku ingin ke sana Zen," ucap Fatika.
"Ya sudah kalau kamu mau ke acara pesta itu. Yang ada sudah bubar pesta nya. Sekarang jam berapa coba, hehe? Kamu ini ada ada saja," sahut Zen.
"Aku mau gangguin Sultan di malam pertama mereka kembali menjadi suami istri lagi, Zen," kata Fatika. Zen terkekeh-kekeh mendengar nya.
__ADS_1
"Daripada ingin mengganggu mereka, lebih baik kita cari kesenangan lain saja," kata Zen. Fatika mengerutkan dahinya.
"Hem, aku mau masak saja!" ucap Fatika sambil bangkit dari tempat duduknya.
"Ya sudah sana, masak yang enak! Aku tunggu hasil masakan yang kamu buat," sahut Zen.
"Oke, siap! Ditunggu yah, Zen!" kata Fatika seraya melenggang ke arah dapur yang minimalis itu. Zen hanya geleng-geleng kepala saja akan ulah kekasihnya.
*****
"Kamu lihat tadi, ma! Saat acara pesta pernikahan putra kita, Sultan dengan Anura. Dia begitu bahagia sekali, papa lihat," ucap Pak Wisesa pada ibu Subangun.
"Benar, pa! Mama jadi merasa bersalah, kenapa dulu mama selalu berusaha memisahkan mereka berdua. Padahal Sultan sangat menyayangi Anura bagaimana pun keadaan nya. Aku salah pa. Dulu menuduh Anura, istri yang mandul yang tidak bisa memberikan keturunan. Ternyata Anura bisa hamil dan melahirkan Danan. Danan juga sangat lucu. Walaupun bukan darah daging dari Sultan, kita sudah merasa memiliki dua cucu yaitu Latina dan Danan," kata Bu Subangun yang saat ini pasangan suami istri itu sedang bermanja-manja di atas tempat tidur mereka. Di mana di kamar itu ada Danan dan juga Latina sudah tertidur di kamar mereka.
__ADS_1
"Lihat lah, mereka sangat lucu-lucu. Kita ternyata semakin hari semakin tua yang, ma!" kata pak Wisesa.
"Benar, pa! Walaupun kita sudah tua. Namun semangat kita tidak boleh kalah dengan mereka yang masih muda, pa!" sahut bu Subangun.
"Anak-anak dan cucu-cucu kita lah yang menjadi semangat bagi kita untuk terus berjuang dan berkarya," kata Pak Wisesa.
"Benar pa! Ya sudahlah, pa! Ayo kita istirahat dan tidur. Kita juga harus menjaga kesehatan kita, pa!" ucap bu Subangun.
"Mari ma, kita istirahat! Sebelum Danan bangun minta susu lagi," kata pak Wisesa.
*****
Di kamar sang pengantin, kini keduanya mulai menikmati malam panjang itu. Dinding ruangan kamar itu menjadi saksi atas suara nikmat dari keduanya. Bulan yang bersinar di malam itu menjadi saksi bahwa kedua insan itu sudah resmi kembali menjadi suami istri. Walaupun sebelum ini mereka dipisahkan dalam berbagai hal. Namun akhirnya saat ini mereka kembali bersama dalam ikatan suci. Harapan indah akan selalu bersama membina bahtera rumah tangga. Segala rintangan yang akan mencoba memisahkan keduanya akan mereka hadapi.
__ADS_1
Anura dalam rengkuhan hangat pelukan Sultan. Sultan benar-benar merasakan kedamaian dan ketentaraan dari Anura. Nyata nya dia bisa membuktikan kalau dia benar-benar tulus mencinta Anura. Namun ada yang salah yang masih disimpan dan dirahasiakan oleh Sultan. Yaitu kematian Dewa saat kecelakaan sebenarnya ada hubungan dengan Sultan. Dan Sultan lah yang ingin memisahkan antara Anura dengan Dewa.
Bagaimana jika Anura mengetahui nya? Bahwasanya kematian suaminya, Dewa adalah sabotase dari Sultan. Namun tujuan Sultan hanya ingin kembali dengan Anura. Namun itulah kesalahan terbesar yang dilakukan oleh Sultan merencanakan kecelakaan Dewa seolah-olah murni kecelakaan biasa. Sekarang Anura sudah dalam genggaman Sultan. Kini hadir Dino Sudjatmiko yang ingin merusak dan menghancurkan kebahagiaan keduanya. Ini adalah ancaman terbesar bagi Sultan sekarang.