
Sepasang suami istri kini sedang menikmati sarapan paginya. Dari tadi mereka tidak ada yang bersuara sama sekali. Brian pun bingung harus gimana lagi untuk menjelaskan semuanya pada istrinya kalau dirinya tidak memiliki hubungan dengan Bella.
"Sayang, kenapa kamu enggak mau mendengarkan penjelasanku? Aku harus gimana lagi supaya kamu percaya padaku?" tanya Pria tampan sambil menatap istrinya.
"Lagian enggak perlu di jelasin lagi, semuanya udah jelas kok!" Vanes menatap suaminya.
"Kenapa kamu jadi seperti ini? Apakah karena pria brengsek itu yang telah membuatmu, berubah?" tanya Brian, sambil meraih dagu sang istri agar menatap dirinya.
Vanes pun dengan segera menghempaskan tangan suaminya, lalu menatap sinis Brian.
"Ngomong apa sih, kamu? Ngaco! Lagian itu enggak ada hubungannya dengan dia," ucap Vanes.
Brian menghembuskan nafasnya dengan kasar dan tidak menyangka istrinya semarah itu padanya.
"Aku tau aku salah, aku mohon maafkan aku, Sayang," Pria tampan itu memegang tangan suaminya.
"Kamu merasa bersalah? Berarti benar kamu melakukannya?"
"Bu-bukan begitu maksudnya, Sayang. Aku harus gimana lagi supaya kamu percaya padaku?" Brian merasa benar-benar pusing.
Tiba-tiba ponsel milik pria itu berdering, tanda ada pesan masuk. Brian dengan segera mengambil ponselnya dan tersenyum merasa sangaat bahagia.
Saat sudah selesai makan, Vanes pun segera beranjak dari tempat makannya. Saat akan melangkahkan kakinya, tiba-tiba Brian menahan tangan sang istri.
"Kamu mau kemana?" tanya Brian menatap istrinya.
"Tentu aja mau berangkat kuliah!" Vanes segera menghempaskan tangan suaminya.
"Siapa yang menyuruhmu untuk kuliah?"
"Kamu emang aneh, aku kan sekarang kuliah napa jadi ngelarang aku, hem?"
__ADS_1
"Tentu aja aku akan melarangmu saat kondisi seperti ini. Lagian aku mau kasih sesuatu untukmu," ucap Brian.
"Sesuatu? Sudahlah basi tau."
Brian segera menarik tangan istrinya hingga wajah mereka saling dekat dan hidungnya hampir bersentuhan.
"Jangan egois kayak anak kecil, berpikirlah dewasa," lirih Brian menatap netra sang istri.
Pria itu segera mengambil ponselnya, lalu meminta agar sang istri melihat video yang dikirim oleh Alvin.
Dengan terpaksa Vanes pun mengambil ponsel sang suami, lalu menatap video tersebut. Betapa terkejutnya Vanes apa yang dilakukan oleh Bella. Wanita itu tidak habis pikir bagaimana bisa, Bella terus menganggu rumah tangganya.
"Sekarang kamu percaya kan sama aku? Lagian aku enggak mungkin seperti itu orangnya," jelas Brian.
Vanes pun menyipitkan matanya dan merasa tidak yakin.
"Bisa aja ini cuma rekayasa aja di ubah gitu," Vanes menatap sinis suaminya.
"Aku merasakan ada sesuatu ya janggal deh," lanjutnya.
"Maksudnya?" Vanes merasa tidak mengerti.
"Iya, coba aja kamu bayangin ada seseorang yang mengirim video aku bersama Bella ke kamu, terus ngirim video kamu bersama pria brengsek itu ke aku. Sungguh sangat curigakan?"
Vanes pun berpikir sebentar dan memang merasakan kecuriagaan mengenai siapa pengirim video tersebut.
"Kira-kira siapa ya pelaku dari semua ini?" tanya Vanes menatap istrinya.
"Entahlah, tapi aku akan memberikan hukuman sama orang yang hampir membuat rumah tangga kita hancur!" Brian merasa geram.
"Baguslah!" Vanes pun tersenyum.
__ADS_1
Brian pun langsung memeluk sang istri dari belakang dan Wanita itu merasa terkejut.
"Apaan sih lepasin, nanti orang liat gimana," Vanes mencoba melepaskan tangan sang suami.
"Biarin aja, lagian mereka juga udah pada nikah kok. Kamu enggak kangen apa sama aku? Aku baru pulang, masa enggak disambung dengan kasih sayangmu," Brian semakin mengeratkan pelukannya.
"Aku enggak kangen kok, suami ...." ucapan Vanes harus terputus saat Brian menarik pinggangnya, sehingga wajahnya saling berdekatan dan hidungnya saling bersentuhan.
Deg. Jantung Vanes semakin berdetak cepat saat netra meraka saling menatap satu sama lainnya. Sepasang suami istri yang hampir dua bulan lebih harus berpisah karena urusan bisnis.
"I love you, Sayang," Brian kemudian mencium lembut bibir sang istri.
Vanes merasa tidak percaya dengan apa yang dilakukan suaminya yang begitu sangat romantis menurutnya.
#
#
#
yuk kepoin karya author ini seru dan bikin baper nih,
Blurb :
Aileen yang ingin menikah, hancur karena calon suami kecelakaan tepat di hari pernikahan, hal itu memicu Trauma berat pada Aileen, dimana kecelakaan suaminya melibatkan mobil yang ia tumpangi menabrak kekasihnya secara tragis.
Hingga saat itu, Aileen menutup dirinya untuk tidak pernah jatuh cinta.
Tapi siapa sangka, sosok dua kembar ceo, membuat hidup Aileen berubah, terlebih salah satunya memiliki jantung dan kornea mata milik calon kekasih Aileen.
Akankah Aileen menghindar, pada dua ceo yang punya sisi masa lalunya.
__ADS_1