Jangan Nikah Muda, Nak !

Jangan Nikah Muda, Nak !
Ke Kota


__ADS_3

Hari sudah gelap ketika Nisa sampai di Palembang, Kota Empek empek. Kota yang akan jadi rumahnya sekarang.


Sedari tadi Nisa belum mengecek handphone dari kak Yudit. Ternyata ada beberapa panggilan tidak terjawab dari Kak Yudit.


Ada juga sms masuk


Dik Nisa sudah sampai dimana?


Jangan Lupa makan, kabari kakak kalau sudah sampai. Nisa mau ke tempat Wak Ujang atau Wak Ngah?


Nisa tak segera membalas pesan tersebut. Nisa langsung memasukkan handphonenya ke tas dan segera naik angkot jurusan KM 12 ke rumah Uwak Ujang. Karena sudah malam Bus sudah tidak ada lagi, beruntung jam masih menunjukkan pukul 7.30 Malam. Jadi angkit masih banyak yang bisa ke KM 12.


Nisa sudah beberapa kali ke rumah uwak Ujang, Tetapi kalau ke rumah uwak Ngah Nisa sudah lupa. sudah lama Nisa tak mengunjungi Kakak Mama yang satu itu.


Mama delapan bersaudara. Wak Cak, Wak Cek, wak nga, wak ujang, wak cik, wak Muk, Mama dan Biju. Wak Cek sudah lama meninggal saat Nisa kecil.


Di kota Palembang ini ada Wak Ujang dan Uwak ngah. Jika nanti Nisa tak betah dirumah wak Ujang dia bisa ke tempat wak Ngah. Wak Ngah punya usaha kuliner. Masakan khas Palembang. Ada nasi dan lauk nya ada juga aneka empek empek dan kerupuk.


Nisa juga bisa bantu bantu bekerja tempat uwak Ngah nantinya.


Setengah jam kemudian Nisa sudah sampai di depan gerbang masuk perumahan uwak Ujang. Nisa segera melangkahkan kakinya. Masih jam 7 .50 malam. Uwak pasti belum tidur. Semoga uwak Ujang tidak sedang bekerja. Uwak Ujang bekerja membawa mobil tangki minyak sayur ke daerah daerah termasuk Muara enim.

__ADS_1


"Tok Tok Tok. Uwak.. Assalamualaikum" Nisa mengetuk dan mengucapkan salam di depan pintu rumah Uwak Ujang.


Tak ada sahutan dari dalam. Ketika Nisa akan mengetuk lagi, terdengar keributan dari dalam rumah.


"Putri butuh bayaran semesteran Kak. Rio juga uang LKSnya belum di bayar, Dia sudah malu di tanya terus."


"Ia nanti kakak usahakan Dik'."


"Usaha terus Kak, kapan berhasilnya. Dari dulu usaha terus. Anak anak sudah besar. Edo juga sudah SMA. makin lama makin besar kebutuhan kita."


Nisa hanya terdiam didepan pintu. Ingin rasanya mengurungkan niatnya dan segera pergi. Tetapi nampaknya Edo anak tertua uwak Ujang melihatnya.


"Lo Nisa kenapa tidak masuk? Dengan siapa kemari?" Edo bertanya, Nampaknya Ia baru pulang dari warung. Nampak Edo membawa beberapa kantong kresek di tangannya.


Edo segera masuk di susul Nisa di belakangnya. Uwak Ujang segera memeluk Nisa. Tak percaya keponakannya sudah ada di dalam rumahnya.


"Apa kabar kau Nak? Maaf uwak sudah Lama tak berkunjung. oh ya dengan siapa Nisa kemari?" Uwak celingak celinguk melihat dengan siapa kemari.


"sendiri wak." jawab Nisa


"oh begitu. Mama sehat? Kau mau mandi? atau mau makan dulu?" uwak memberondong Nisa dengan pertanyaan pertanyaan tanpa memberi jeda Nisa untuk menjawab.

__ADS_1


"Dik.. Dik.. ayo siapkan air hangat dan makan malam. ada Nisa ini." serunya pada istrinya.


Uwak perempuan tampak acuh tak acuh mendengar perintah suaminya.


Jadilah uwak Ujang sendiri yang bergerak menyiapkan air mandi dan makan malam.


Tak tega melihat Uwak bergerak sendiri Nisa pun menyusul ke belakang.


"Putri mana Wak?" tanya Nisa.


"masih mengaji di masjid dia Nis." jawab uwak sambil mengambil piring dan sendok.


"Ayo kita makan dulu, uWak juga belum makan. Do, Edo.. Ayo kita makan." Ajak Uwak pada Edo.


Kami bertiga pun menyantap makan.m malam bersama, Tak lama Rio dan Putri pulang mengaji dan langsung bergabung di meja makan.


Hanya Wak Ning, istri wak Ujang yang tak ikut makan. Entahlah, sedari tadi bahkan keluar untuk keluar menyapa Nisa sang Uwak pun enggan.


Setelah makan dan membersihkan badannya, Nisa pun ke kamar Putri. Ia akan tidur di sana sekarang. Tetapi, Putri menolak bersama. Ia memang lebih suka tidur dengan Mama dan Papanya. Kamar ini hanya untuk pakaian dan barang barangnya saja. Usia Putri tak jauh dari Laras, Mungkin Putri masih enggan tidur sendiri.


Sebelum memejamkan mata, Nisa menyempatkan diri untuk membalas pesan kak Yudit.

__ADS_1


Kak, Nisa sudah sampai si tempat uWak Ujang. Nisa istirahat dulu ya.


Setelah mengetik pesan Nisa segera mematikan handphonenya dan terlelap.


__ADS_2