Jangan Sakiti Hati Ku

Jangan Sakiti Hati Ku
Karena Makanan


__ADS_3

Malam hari altha duduk sambil menonton drama Korea.


Sudah jam 8 dia belum datang, apa dia tak akan menginap disini? aku lapar , bosan sekali makan makanan seperti ini


Al segera mengambil handphone nya dan mengirim pesan pada virgy.


"Kau dimana?"


"Di rumah, malam ini aku tak tidur disana, kenapa?"


"Kenapa kau tak bilang tak akan menginap disni?"


"Aku bosan tidur di sofa aku ingin tidur di tempat tidur, kenapa? kau ingin ku temani?"


Virgy mengetik pesan sambil terkekeh


"GR sekali kau ini, aku lapar. Aku kira kau akan kesini dan kita pergi makan malam bersama, aku bosan dengan makanan mu itu. Ya sudah lah aku pesan online saja. bye"


Tau gitu aku pesan makanan dari tadi, tapi ada untung nya juga dia tak disini. Aku bisa pesan makanan pedas asin dan manis yang banyak tanpa ada yang berkomentar


Kegilaan nya pada cemilan memang sulit di hentikan, meski Al suka mengemil, ia pintar menjaga tubuh nya agar tetap ideal. Apalagi saat ini pekerjaan nya sudah selesai, jadi dia tak akan lagi pemotretan sampai ia selesai bulan madu. Dan bisa mengatur jadwal nya lagi untuk olahraga.


Aku pesan makanan jam 9 saja lah, tanggung sekali lagi nonton drama, aku tak suka ketika nonton harus terjeda meskipun hanya untuk membuka pintu


Waktu pun berlalu dan jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, ia pun memesan makanan secara online, dari pizza, ramen, dan makanan manis lain nya.

__ADS_1


Sambil menunggu ia pun perawatan wajah menggunakan masker dan lanjut menonton TV.


Heh? ini ola kan? dia main film ya sekarang? hmm harus ku akui acting nya bagus, meksipun dia menjengkelkan tapi dia sangat profesional


Selang berapa menit kemudian ia berlari ke kamar mandi karena tiba tiba merasa ingin buang air kecil.


Setelah selesai ia pun segera kembali ke ruang TV untuk menonton, tapi alangkah kaget nya ketika Al melihat virgy sudah berdiri di ruang tamu


Al yang terjatuh karena terkejut melihat virgy yang tiba tiba sudah ada di apartemen dan virgy pun terjatuh melihat wajah Al yang memakai masker berwarna putih, kedua nya saling terkejut melihat kehadiran orang di hadapan nya.


"Apa kau sudah gila?!" Teriak mereka kompak


"Kau yang gila! tiba tiba datang padahal kau sendiri yang bilang tak akan menginap disini! ah sial masker ku retak! ini gara gara kau membuat ku kaget!" Al menggerutu kesal. Al berteriak menyebabkan masker yang sudah mengering di wajah nya itu retak.


"Kau yang gila! pakai baju tidur panjang berwarna putih belum lagi rambut yang tergerai, dan yang lebih parah adalah masker mu yang berwarna putih itu, berkaca lah! kau sungguh seperti kuntilanak" Seru virgy, karena dia benar benar terkejut melihat Al yang seperti setan itu.


"Berkaca lah ku bilang!" Virgy pun menuntun Al berkaca di ruang tamu, di ruang tamu ada cermin yang cukup besar dan tinggi menempel di dinding. Sehingga Al bisa melihat pantulan dirinya dari bawah hingga atas kepala nya dengan sangat jelas


Sontak Al pun terkejut dan segera berlari ke wastafel untuk membasuh wajah nya.


Virgy hanya menggelengkan kepala nya melihat tingkah altha.


Aku tak habis pikir dengan dirinya, belum menikah saja dia sudah konyol begini, aku tak sabar hidup seatap dengan nya setiap hari, aku ingin lebih sering melihat kebodohan nya itu


Saat Al sibuk membasuh wajah nya, seseorang memencet bel apartemen.

__ADS_1


"Hei tolong buka kan pintu nya, itu pasti makanan pesanan ku"


Virgy pun berjalan mendekati pintu, dan benar yang datang adalah pengantar makanan. Virgy pun mengambil makanan tersebut kemudian menaruh nya di meja makan.


"Astaga, kau ini susah sekali di atur, makanan seperti ini mau kau makan jam segini?" Tanya virgy setelah mengintip makanan yang Al pesan


Al yang sudah membersihkan masker pun mendekati meja makan dan duduk di hadapan virgy.


"Ini karena kau tak bilang padaku bahwa kau akan tidur di rumah mu, aku tak mau pergi sendiri malam malam hanya untuk membeli makanan, dan aku bosan seharian makan makanan sehat seperti itu" Jelas nya sambil mengeluarkan makanan dari keresek


Virgy terdiam tak mendengarkan Al, ia terpaku melihat kecantikan Al. Al yang baru membasuh wajah nya, tanpa make-up sama sekali, bulu mata nya yang lentik, hidung nya yang mancung, mata nya yang indah, pipi nya yang pink merona seperti menggunakan blushon dan bibir nya yang murni berwana pink kemerahan itu begitu mengalihkan perhatian nya.


"Tapi kenapa kau kesini? katanya kau akan tidur di rumah mu" Tanya Al sambil menyiapkan mangkuk dan wadah lain nya untuk makanan nya itu.


"Ah itu karena bunda ku menyuruh mengantarkan makanan untuk mu" Jawab nya tersadarkan


"Bunda sisi? ah bagaimana ini? aku harus makan makanan bunda, tapi aku pasti tak kuat kalau harus menghabiskan semua ini, sudah terlanjur aku beli" Ucap nya bingung


"Kau ini makanya kabari aku, tau gitu aku tak akan memesan makanan" Protes nya lagi


Virgy pun menggeser semua makanan pesanan Al ke hadapan nya.


"Sudah kau makan saja makanan dari bunda, biar aku yang makan makanan ini, makanan ini tak sehat, kau jangan makan seperti ini lagi" Virgy pun mulai memakan makanan pesanan altha, daripada di buang ia lebih baik memakan nya. Karena ia tak suka membuang buang makanan


Altha pun mengangguk dan menghampiri kotak makanan yang berada di atas meja rumah TV dan memakan makanan itu disana.Meskipun agak kesal karena gagal memakan nya, tapi ia senang karena memakan masakan buatan calon mertua nya itu.

__ADS_1


Malam itu virgy pun menginap lagi di apartemen nya. Mereka benar benar sudah seperti pengantin baru.


**


__ADS_2