
Pagi hari Al dan virgy pun sarapan bersama, kini Al bangun lebih pagi dan sudah mandi, begitu pun dengan virgy.
"Hei kenapa kau tidak tidur di rumah ku saja? biar ada yang menemani mu, mengontrol makanan mu, aku pun tak perlu tidur di sofa lagi"
"Aku malu sama bunda sisi dan papa ryan, lagian besok bunda akan pulang dari Jepang"
"Betul juga, kalau kau tinggal di rumah ku bisa bisa bunda dan papa tahu kekonyolan dan kebodohan calon mantu nya ini"
Apa setiap pagi aku harus mendengar kalimat yang menyebalkan ini?
Al menatap sinis virgy dan kembali memakan sarapan nya. Ia tak mau memulai pagi ini dengan keributan.
"Aku akan pulang siang ini, sore bunda pulang, aku mau ambil mobil di rumah" Ucap nya kemudian
"Baiklah, aku akan fitnes jam 9 kau mau ikut? Pulang fitnes aku antar kau ke rumah"
"Baiklah, tapi aku tak bawa baju fitnes ku, nanti antar aku beli baju ya"
Virgy pun mengangguk tanda setuju.
Selesai sarapan mereka menonton TV bersama, saat melihat sebuah chanel TV, Al segera mengganti nya ke chanel lain dan terus begitu hingga tiga kali
"Ini masih pagi, kau jangan memancing keributan, jangan kau ganti ganti saluran seenaknya, tentukan kau mau menonton apa" Virgy merasa heran karna baru beberapa detik menonton, al sudah mengganti chanelnya berkali kali
"Pertama aku tak suka melihat acara mukbang, karena aku pasti kepikiran dan ingin memakannyan, alasan lain nya adalah karena film di kedua chanel itu ada orang kenalan ku, aku bosan melihat wajah nya sejak kemarin" Jelas nya
"Siapa kenalan mu itu? terkenal juga ya dia main di beberapa film"
"Ola Cassandra, dia sesama model, tapi aku baru tau sekarang dia main film"
Mendengar nama ola disebut virgy pun terbatuk batuk, dengan segera altha memberi minuman dan memberikan nya pada virgy. Virgy pun segera minum dan altha mengelus elus punggung virgy.
"Hei makan kue nya santai saja, aku tak akan meminta nya, kau sendiri yang larang karena kau bilang banyak kalori nya"
Virgy pun hanya diam tak ingin menjelaskan alasan sebenarnya.
Apa apaan ini? altha kenal ola?
**
Setelah menonton TV mereka pun bersiap untuk fitnes, tak lupa altha dan virgy memakai topi dan masker untuk menutupi wajah mereka
Sebelum ke tempat fitnes mereka mampir ke sebuah toko untuk membeli baju untuk altha. Kemudian barulah mereka melanjutkan perjalanan ke tempat fitnes langganan virgy dan kedua sahabat nya itu.
Sebuah tempat fitnes terkenal yang anggota nya berisikan orang orang kalangan papan atas, sehingga kerahasiaan dan kebersamaan mereka lebih terjaga.
__ADS_1
Virgy pun menyarankan altha untuk menjadi member, mengingat mereka akan menikah tentu mereka akan sering bersama, jadi virgy mengusulkan tempat berolahraga mereka sebaiknya di satu tempat yang sama dan altha menyetujui ide virgy.
Setelah selesai altha dan dan virgy pun berpisah, karna kedua nya harus mengganti pakaian mereka.
Ruang fitnes virgy dan altha berbeda, altha berada di ruangan khusus wanita begitu pula dengan virgy di tempat khusus pria.
Selang berapa lama 2 orang pria masuk ke ruangan dimana virgy sedang berolahraga.
"Gila bro, body nya mantap, cantik juga! kayaknya dia member baru, wah jadi makin betah jadi member disini" Ucap pria berambut keriting
"Yoi bro, untung aja tadi kau aja aku kesana, jadi bisa liat bidadari cantik kayak dia" Sambung pria botak
Virgy langsung mengerti, siapa lagi yang mereka maksud kalau bukan altha.
Dengan cepat ia memakai kaos dan menuju kafe yang berada di tempat itu. Dimana kafe itu adalah kafe bersama dimana member pria dan wanita bisa masuk kesana. Virgy pun mencari keberadaan wanita yang jadi perbincangan kedua pria tadi.
Setelah sibuk mencari akhirnya ia menemukan altha, altha duduk di tengah dan tempat duduk di dekat tempat duduk nya begitu banyak pria, yang pura pura meminum minuman nya padahal mata nya asik melihat pemandangan indah di depan mata mereka.
Altha duduk dengan seorang pria dan tertawa dengan pria tersebut.
Siapa dia? baru juga sekali datang kesini sudah dapat kenalan?
Virgy mendekati tempat duduk altha.
"Kau sudah selesai? ayo pulang" Ajak nya dengan posisi masih berdiri di samping kursi yang altha duduki
"Hmm al, dia-- "
"Perkenalkan, aku Virgy Addison. Calon suami altha" Potong virgy menegaskan kata calon suami sambil mengulurkan tangan nya
Lelaki di depan nya pun segera menyambut tangan virgy. Mereka saling bertatapan, tatapan yang aneh menurut altha.
"Hmm Gus ini calon suami ku, dan virgy ini gustawan teman ku di agensi. Ternyata dia member disini juga" Jelas nya, entah mengapa altha merasa harus menjelaskan status kedua nya agar tidak ada kesalahpahaman.
Mereka pun akhirnya menyudahi aksi saling tatap itu, gusta pun berpamitan pergi. Virgy kemudian duduk di bangku yang sempat di duduki gusta.
"Kau mau minum?" Tanya altha sambil menyodorkan minuman nya
Virgy pun langsung menyedot sedotan minuman al, Jangan tanya kenapa. Alasan nya sudah jelas, virgy ingin menunjukkan status kepemilikan nya di hadapan laki laki yang sedari tadi menatap tubuh dan paras cantik calon istri nya itu.
"Pakai ini, dan cepat ganti baju. Aku tunggu kau di lobi" Ucap nya dengan nada yang baru al dengar sembari memberikan jaket nya
Apa ada yang membuatnya kesal? wajah nya tidak santai sekali, atau dia sedang menahan sesuatu?
Virgy merasa kesal melihat altha, dia tampak cantik dan seksi, belahan dada nya pun terlihat walau sedikit. Belum lagi pusar dan punggung nya yang terlihat putih bersih terpampang dengan sangat jelas, di tambah celana nya yang meskipun panjang namun sangat ketat hingga semua mata sudah tak meragukan lagi akan keindahan tubuh altha.
__ADS_1
Altha pun mengambil jaket yang virgy untuk ia kenakan, sebelum itu ia pun merapihkan rambut nya dan mengigit ikat rambut yang berada di pergelangan tangan nya karena berencana mengikat rambut nya yang terurai.
Ah sial! aku bisa gila!!
Belum selesai mengikat rambut nya, virgy dengan segera berdiri dan mengenggam tangan altha, ia pun menuntun nya keluar sambil memakaikan jaket ke pundak altha.
Altha yang bingung pun yang terdiam.
Dia ini kenapa sih? tidak sabaran sekali, aku bahkam belum selesai mengikat rambut
"Hei, kau kebelet buang air kecil atau buang air besar?" Tanya al di perjalanan menuju ruang ganti baju khusus wanita.
Virgy pun menghentikan langkah nya dan menatap altha.
"Kenapa kau bertanya seperti itu?" Tanya virgy heran
"Ya karena kau tampak beda, coba kau berkaca, wajah mu seperti menahan sesuatu, apa kau menahan amarah? apa karena kau kebelet tapi harus kau tahan karena aku lama jadinya kau marah? sumpah wajah dan cara bicara mu aneh sekali" Tanya altha
Gadis bodoh ini benar benar bodoh ya? aku sampai kehabisan kata kata
"Kau bodoh sekali, cepatlah kau ganti baju aku tunggu di lobi" Virgy pun pergi meninggalkan altha yang masih terheran heran.
Aku hanya bertanya dan dia mengatai ku bodoh? dia benar benar aneh sekali.
Altha memang bodoh, begitu pula dengan virgy. Altha pun segera berganti baju dan menemui virgy di lobi, mereka bersama sama menuju parkiran dimana mobil mereka berada.
"Kedepannya, kau harus ganti baju dulu sebelum ke kafe di tempat fitnes, jangan memakai pakaian fitnes di hadapan laki lak lain. Dan jangan mengikat rambut mu di hadapan laki laki lain, cukup di hadapan ku saja" Ucap virgy setelah mereka duduk di mobil mereka
"Kenapa? kan aku memakai di tempat yang tepat dan kenapa hanya boleh di hadapan mu? kau ini sungguh aneh sekali hari ini" Protes al yang tak suka di larang oleh calon suami nya itu.
"Karena aku tak suka mereka menatap tubuh mu seperti itu, mengenai rambut sudah kau turuti saja perkataan ku"
"Hah? bicara apa kau ini, oke aku mengerti alasan mu karena tak suka laki laki lain menatap tubuh ku, tapi mengikat rambut di hadapan laki laki lain? sangat konyol kau melarang ku tanpa alasan yang jelas" Protes al
"Jadi kau tak mau menuruti ucapan ku? kau akan mendapat hukuman jika mengikat rambut mu di hadapan laki laki lain" Ancam nya
"Kau mau menghukum ku? menghukum seperti apa hah? aku tidak takut padamu" Tantang al
"Jangan salahkan aku, kau yang menantang ku" Jawab Virgy
"Apa maksu---"
Lagi, untuk kesekian kali. Belum sempat al melanjutkan ucapannya, virgy menarik leher altha dengan tangan nya. Menarik nya dengan lembut dan mendekatkan bibir al pada bibirnya.
Virgy mencium altha, mencium lembut bibir yang mengalihkan perhatian nya itu. Iya itulah hukuman untuk altha
__ADS_1
**