Jangan Sakiti Hati Ku

Jangan Sakiti Hati Ku
Penyebab permainan


__ADS_3

**


Kampus


3 tahun berlalu, al semakin populer di kampus nya, selain karena cantik pintar dan kaya, al di kenal sebagai wanita yang mempesona, banyak pria kaya nan tampan yang pernah menjadi korban nya , korban? iya.


al beberapa kali berkencan dengan pria berkelas, rupa harta dan tahta sudah biasa menemani dirinya, namun tak ada satupun yang berhasil menjadi kekasih nya, karena setiap mereka mengatakan cinta nya pada al, tanpa rasa bersalah al menolak dan pergi mencampakkan mereka. Seolah permainan nya telah usai.


"jadi apalagi alasan yang kau buat sekarang? " tanya Lea heran, tak habis pikir ia punya sahabat yang gemar ganti ganti pasangan namun mudah juga mencampakkan pria pria itu.


"kau tak bosen apa ? selalu bertanya hal yang sama setiap aku telah selesai bermain? aku sampai bosan menjawab nya karena jawaban nya selalu sama" ujar al santai


"what? jadi ini karena mereka mengatakan cinta padamu lagi? please al, kalau memang tak mau pacaran kenapa harus berkencan sih? mereka pikir kamu memberi kesempatan pada mereka" tanya nya heran, Lea lupa bahwa al memang tak bisa di tebak, itulah ciri khas nya.


"aku hanya ingin bersenang senang Le, aku tak ingin menjalin kasih dengan siapapun" tegas nya


aku tak sudi menjalin kasih dengan laki laki seperti mereka


"jadi siapa yang boleh menjalin kasih dengan mu? pria yang bisa meluluhkan hati mu? merobohkan benteng mu itu?" tanya Lea lagi


"iya, dan itu tak akan pernah ada" gumam al.


Lea bisa menangkap perubahan mimik wajah sahabat nya itu, meski seperkian detik al kembali merubah raut wajah nya kembali seperti biasa, Lea 1 kelas dengan al di kampus dan ibu mereka bersahabat, mereka kenal saat bunda kisya berkunjung ke rumah sahabat nya yaitu bunda rena yang tak lain adalah ibunda dari Lea, jadi tak heran bila Lea tau permasalahan keluarga al.


Lea menepuk pundak sahabat nya itu,


"al, kamu cantik berbakat dan kau berhak bahagia, jangan karena papi nyakitin hati mu khianati bunda mu, kamu jadi nutup hati mu, tak percaya cinta yang tulus, kau permainkan perasaan laki laki yang benar benar sayang padamu, aku tahu kau butuh kasih sayang dari seorang pria, jauh dari lubuk hati mu itu kau masih mau nerima perhatian dan kepedulian laki laki, itu semua karena rasa rindu mu akan kasih sayang dari papi, tapi kau tak bisa seperti ini terus al, apa bedanya kau dan papi jo? kau permainkan perasaan seseorang al" nasehat panjang lebar dari Lea begitu tepat, al terdiam.


aku tak ada bedanya sama papi?


"le, sumpah kau seperti emak emak panjang sekali bicaramu" ledek al seolah tak peduli dengan nasehat Lea


ctakk

__ADS_1


Lea menyentil kening al.


"sakit tau leee, tega sekali, kau beneran sahabat ku?" keluh al sambil mengelus kening nya.


Lea terkekeh melihat tingkah sahabat nya itu.


"karena aku sahabat mu makanya aku ingetin, jangan sampai sikap mu ini suatu saat jadi masalah buat kamu kedepan nya" ucap Lea dengan serius.


"le, tak semua lelaki yang deketin aku itu beneran tulus, aku bisa tau karena beberapa kali aku berurusan dengan mereka, di mata ku mereka hanya ingin membanggakan dirinya saat mendapatkan ku, setelah mereka pacaran mereka akan meminta lebih, mereka seakan punya hak untuk menyentuh ku, aku tak suka itu, bagaimana bisa aku percaya jika ternyata di antara mereka ada yang berani mempermainkan ku? itu semakin membuat ku tak peduli lagi dengan mereka dan semakin aku percaya bahwa cinta tulus itu tak ada"


"Tapi al, kamu cukup hindari mereka jangan di ladenin "Lea berusaha meluruskan.


" Kalau mereka berani mempermainkan wanita, kenapa aku tak boleh mempermainkan mereka ? dan jika aku diamkan mereka akan cari korban lain le, bagaimana jika wanita lain itu terbawa perasaan? dan tersakiti kayak bunda? aku tak bisa biarin, biar lah mereka kapok, biar mereka tau tak semua wanita bakal kelepek-klepek pada rupa dan harta mereka" jelas al


Lea terdiam, Lea tak menyangka meski al berkencan karna ingin mendapat perhatian dan kepedulian dari seorang lelaki, dia juga memikirkan wanita lain, tapi memang tindakan al cukup berdampak baik pada wanita di kampus, mereka jadi lebih hati hati jika ada yang di dekati oleh pria yang pernah di campakkan oleh al, ya itu pun jika mereka wanita baik baik, karena wanita yang murahan akan dengan senang hati meladeni mereka meski hanya jadi mainan atau bahkan pelampiasan nafsu saja, meski begitu Lea tetap tak setuju dengan cara al dalam membalas perbuatan lelaki seperti itu.


"al, aku tau kau anak yang baik, dan aku harap segera datang pria yang bisa menghentikan kebiasaan mu itu" ucap Lea seraya tersenyum.


**


Di sebuah restoran mewah


"kamu udah pisah sama jo kan kis?" tanya Ryan Addison seorang pria pengusaha besar pemilik perusahaan Addison, saat ini bunda kisya tengah makan siang bersama dengan Ryan sembari membicarakan bisnis yang sedang mereka jalin.


Dan kini waktu tak terasa sudah berlalu, bunda kisya telah berpisah dengan papi Joan, meski begitu media sama sekali tidak tahu karena dengan kekuasaan keduanya mereka bisa membungkam media. Tentu saja itu demi anak nya dan perusahaan mereka.


"apa Joan telah mengatakan nya padamu? " tanya bunda kisya


"tidak, tapi aku tau Joan sudah tak lagi tinggal bersama mu, dia tinggal dengan sekretaris nya yang murahan itu" jelas nya menahan amarah


"kau mengenal Bella? " tanya bunda heran


"Tentu saja, dulu saat pesta perusahaan alex, Joan datang bersama nya dan memperkenalkan nya pada kami, aku masih tak habis pikir dengan dia kis, jika aku tau dia akan menyakiti mu, aku tak akan membiarkan dia memiliki mu" ucap nya pelan, ryan adalah mantan kekasih bunda kisya.

__ADS_1


Ryan terpaksa meninggalkan kisya dan menempuh pendidikan di luar negeri atas perintah ayah nya, Ryan pergi selama 4 tahun tanpa kabar pada kisya, dan saat kembali kisya telah bersama Joan.


Namun yang membuat Ryan kesal adalah karena Ryan tau bahwa Joan pernah mempermainkan wanita, karena itu Ryan selalu memantau pergerakan Joan, karena ia khawatir Joan akan menyakiti mantan kekasih nya itu, meski Ryan telah menikah, Riyan masih peduli pada kisya , meski bukan peduli karena cinta, tapi murni karena rasa sayang sebagai sahabat, berkali kali joan selingkuh namun berulang kali pula kisya memafkan nya, itu semua karena bunda kisya mencintai Joan dan bunda tak ingin altha kekurangan kasih sayang dari kedua orangtuanya.


"kis, jika saat itu aku jujur padamu, apakah kau akan menunggu ku?" tanya Ryan


"Ry, bukankah kau tau aku? " jawab bunda kisya tersenyum


ya tentu bunda kisya akan menunggu nya, jika saja Ryan ada kabar, Ryan salah, ryan telah melakukan kesalahan besar, namun ia tak bisa merubah semuanya, Ryan pun sudah menikah dan mencintai istri nya, istri yang sama baik nya dengan kisya, istri nya lah yang telah mengobati luka di hati nya.


"kis, jika kita tak bisa bersama, bisakah anak kita bersama? bisakah anak kita menjalin kasih? " tanya Ryan


"kau ingin menjodohkan anak tampan mu itu dengan altha? " bunda kisya tak percaya dengan apa yang dia dengar.


"iya kis , anak ku begitu dingin dan tak pernah menjalin kasih, aku ingin anak mu yang meluluhkan hati anak ku, dan ku yakin anak mu mampu, seperti aku dulu yang luluh karena kelembutan mu kis" jelas Ryan


"Ry, altha sudah berubah, dia tak seperti dulu, dia membuat benteng di hati nya, terkadang dia mudah terpancing emosi, Lea anak dari rena sering menceritakan tingkah al terhadap lelaki, semua karena rasa sakit nya terhadap papi nya Joan, dia akan mencampakkan laki laki yang mudah takluk padanya Ry, aku hanya bisa diam karena aku ingin dia jujur padaku, aku selalu mencari cara agar al berubah seperti dulu lagi" lirih bunda kisya


"bukan kah mereka cocok kis? anak ku sulit di taklukan, aku yakin suatu saat mereka akan saling mencintai kis, aku yakin, apakah kau mau al terus terusan mempermainkan laki laki? tidak kan? pernikahan mereka adalah jawaban atas masalah kita " Ryan begitu antusias.


"akan ku fikirkan Ry, nanti aku kabari " jawab bunda


haruskah aku terima permintaan Ryan?


bunda kisya terus memikirkan ini selama perjalanan pulang.


**


Halo, maaf ya jika masih ada nama "sasya" di cerita ini, sebelum menggunakan nama "altha" aku menggunakan nama "sasya" sebagai pemeran utama.


aku harap kalian tidak bingung kalau tanpa sengaja aku lupa belum mengganti nama sasya menjadi altha.


Jangan lupa di like yaa ❤🖤

__ADS_1


__ADS_2