Jangan Sakiti Hati Ku

Jangan Sakiti Hati Ku
Hukuman


__ADS_3

Hai pembaca, jangan lupa VOTE aku okey?


vote ,like dan komen kalian sangat berarti buat aku 🖤


**


Setelah merayu dengan berbagai jurus, akhirnya altha memaafkan virgy.


Ia pun mau kembali ke kamar nya.


"Yangg, 2 hari lagi kita bulan madu yaa" Ujar altha


"Pending aja lah, bulan madu tapi gak bisa ngapa ngapain sih buat apa yangg" Keluh virgy


"Jangan di pending dong yangg, aku juga kan butuhh hiburan yangg cape belajar ma kerja"


"Jangan kerja jadi model lagi, kerja nya bareng aku aja di kasur"


"Ih kamu tuh ya di ajak diskusi bercanda terus"


Virgy tertawa sambil menaruh kepalanya di paha altha, dan menatap wajah altha dari bawah.


"Ayo liburan ya yangg, kalau nunggu beres menstruasi kelamaan yangg" Bujuk altha


"Oke yangg, tapi ada syarat nya" Ujar virgy kembali tersenyum nakal


Apaan lagi nih? perasaan aku gak enak kalau dia udah senyum kayak gitu


"Apa syarat nya?"


"Mau ini yangg" Ujar virgy sambil mencolek gunung kembar


"Ih tadi kan udah yangg, udah merah banyak banget ini"


"Aku suka, bentar lah yangg, kalau gak mau gak akan bulan madu" Ancam virgy


"Yauda aku pergi sendiri"


"Emang bunda kisya bakal ijinin? perginya kamu itu mulai sekarang harus seijin aku yangg, kalau aku gak ijinin apalagi bunda?" Ujar virgy


Dasar tukang ancam, mentang mentang suami


Dengan agak terpaksa dan malu ia pun menyetujui permintaan virgy, ia pun membuka baju dan bra nya, membiarkan virgy sibuk bermain dengan gunung kembar, altha benar benar seperti ibu yang sedang menyus**i anaknya.


**


2 hari berlalu virgy dan altha benar benar tak keluar kamar, mereka sibuk di kamar, dan virgy pun tak pernah lelah membuat altha menuruti kemauan nya, apalagi kalau bukan bermain dengan gunung favorit nya itu.


Tringg


Sebuah pesan masuk di HP altha dan virgy, dimana sebuah chat berasal dari sebuah group, group bernama Bukan Penghuni Neraka.


"Betah amat pengantin baru di kamar"-indra


"Ngapain ya? Padahal istrinya lagi ada tamu dari bulan"-Julian


Altha dan virgy terkekeh membaca pesan itu, sebuah group berisikan altha virgy Lea indra dan Julian.


"Parah yangg mereka" Ujar altha


"Sini yangg" Virgy memeluk tubuh istrinya yang menggunakan tanktop , altha menutup wajah nya dengan tangan karena malu, dan virgy tersenyum sambil mengacungkan jari tengah di depan kamera, Cekrek


Virgy pun segera membagikan hasil foto itu ke group.

__ADS_1


"Berisik sekali para jomblo ini"-virgy


Ya begitulah isi tulisan di foto itu.


" Wah gila gila" -Lea


Mereka terasa di skakmat melihat foto virgy dan altha, yang menjadi pusat perhatian adalah leher altha dan bagian dada atas nya yang penuh dengan bekas merah kepemilikan.


"Skakmat kita julll"-Indra


"Parah parah parah, pantes aja betah banget dikamar udah 3 hari gak keluar"-Julian


"Ternyata eh ternyata, cih bagian atas kau sudah tak suci al"-Lea


"Iya nih Le, tapi enak ko"-Altha


Seketika mereka semua tertawa di tempat nya masing masing, altha yang sedari tadi hanya membaca tanpa ikut nimbrung tiba tiba ikut nimbrung dan langsung memecah gelak tawa, terutama virgy yang langsung mengacak acak rambut istrinya itu


"Wah altha udah gak polos lagi leee"-Indra


"Haha udah bisa di ajak ketemu Leon dong, apa udah ketemu?"-Lea


"Gimana mau ketemu kan aku dan virgy tak keluar kamar, kalian ini bodoh sekali"-Altha


" Hahaha ahhaha ahhaha" -Lea, indra dan Julian mereka langsung tau kalau altha belum bertemu leon


"Kenalin sekarang bro"-Julian


"Bahaya bro, nanti aja haha"-Virgy


"Hahahah" -Lea indra Julian


***


Waktu sudah menunjukkan jam 1 siang, Altha telah selesai bersiap, menggunakan tanktop di atas pusar celana pendek dan sepatu boost bulu, ia masih sibuk menutupi tanda merah itu menggunakan foundation.


"Masa baju nya kayak gitu yangg" Ujar virgy setelah selesai bersiap dan menatap altha yang sibuk di meja rias


"Pengen yangg"


"Kan jadi ribet sendiri harus nutup tanda merah nya, pakai yang tertutup aja dulu yangg sampai bekas nya ilang"


"Udah terlanjur yangg ihh, sekali ini ajaa, besok aku pakai yang tertutup janji" Ucap altha sambil Bergelayut manja di lengan virgy.


"Janji ya?"


Altha pun mengangguk.


"Ayo makan siang dulu yangg baru kita keluar"


Virgy pun mengajak altha ke balkon, altha menuruti suaminya. Mereka pun makan siang bersama sambil berbincang dan bersenda gurau.


"Yangg, liat HP aku gak?" Tanya altha setelah mereka usai makan siang


"Gak liat yangg, coba kamu telepon pake handphone aku"


Altha pun segera masuk kamar dan mengambil handphone virgy, mengetik no nya dan melakukan panggilan.


Altha terkekeh saat melihat nama nya di handphone virgy, Istri Cantik Nan Seksi


Altha melakukan panggilan sambil berjalan jalan di dalam suite room itu, mencari suara handphone nya, namun tak ada dering handphone nya sama sekali


Ia pun beranjak meninggalkan kamar dan hendak menghampiri virgy di balkon.

__ADS_1


"Yangg HP aku masa ilang yangg, padahal kita di kamar terus" Adu altha dengan manja di depan pintu kaca menuju balkon


Namun virgy tak menjawab, ia duduk dengan raut wajah kesal sambil memegang handphone.


"Ih yangg bilang dong kalau nemu handphone aku" Ujar altha seraya mendekat pada suaminya


"Oh keselip di bantal kursi ya yangg? aku lupa tadi duduk disana sambil buka youtube"


Namun lagi lagi virgy tak menjawab.


"Yangg ih aku ngomong daritadi gak di respon, berasa ngomong sama tembok tau yangg" Ujar altha sambil duduk di hadapan virgy.


"Kenapa?" Tanya virgy


"Kenapa apa yangg?" Tanya altha balik


Virgy pun memperlihatkan panggilan masuk di handphone altha, terlihat jelas no virgy di panggilan terkini nya, segera altha menutup mulut nya, nama virgy tertulis jelas Lelaki Bodoh Menyebalkan, sebuah nama yang altha tulis sejak awal mereka berkirim pesan, yang sepertinya lupa ia ganti.


"Maaf yangg, aku namain itu duluuu banget sumpah" Bela altha dengan raut wajah bersalah, namun virgy tetap tak tersenyum


"Yangg ih, ngomong dong yangg"


Virgy masih tetap dengan ekspresi datar nya


Virgy serem banget kalau lagi diem, dia mending nyebelin ajalah daripada diem kayak gini


"Yangg maafin aku, aku harus gimana biar kamu maafin?"


Seketika wajah virgy langsung tersenyum.


Sialan, aku di kerjain, pasti daritadi dia nunggu kalimat itu terlontar dari mulut ku kan? Cih dari ekspresi nya pasti betul.


"Duduk disini dengan tangan terangkat" Ujar virgy sambil menunjuk lantai balkon


"Gak mau yangg ih panas" Keluh altha karena matahari memang sedang pamer sinar nya siang ini


"Aku aduin bunda ya? Biar bunda tau anaknya gak sopan sama suaminya" Ancam virgy, virgy tau altha sudah di wanti-wanti oleh bunda kisya untuk menghormati dan bersikap sopan pada virgy sebagai suaminya, karena bunda tau kalau anaknya itu terkadang membangkang pada virgy.


"Jangan lah yangg kamu tega yangg sama aku?" Rengek altha mencoba menawar hukuman


"Biar kamu gak gitu lagi, ayo cepet" Ujar virgy


"Panas yangg ih, aku gak akan gitu lagi" Rengek altha


"5 menit aja , ayo cepet, kalau gak mau aku aduin bunda, gak jadi keluar hotel dan gak jadi bulan madu" Ancam virgy lagi sambil beranjak pergi dan duduk di kursi sebrang karena ia merasa kepanasan.


Meskipun tak tega, namun virgy ingin altha mulai disiplin dan tidak membangkang apalagi melawan dirinya, bagaimanapun ini untuk kebaikan altha, virgy khawatir jika altha berani membangkang dan tak sopan padanya, ia berani pula membangkang dan berperilaku tak sopan pada orang lain.


Sadar jika suaminya dalam mode tegas altha pun menuruti perintah suaminya. Altha kini tau jika virgy sudah begini, maka virgy tak akan bisa di ajak bernegosiasi.


Altha mengambil posisi duduk, bibirnya yang manyun sukses membuat virgy menutup mulut dengan kedua tangan nya agar altha tak tau ia sedang tersenyum menahan tawa.


Ya ampun gemesin banget kamu yangg, jangan manyun gitu please, aku jadi tambah tak tega



"Tangan nya jangan lupa yangg" Ujar virgy.


Altha pun segera mengangkat kedua tangan nya ke atas tanpa menjawab ucapan virgy, namun bibir nya menggerutu.


Virgy yakin sekali altha sedang memaki dirinya, ia pun segera memotret istrinya yang tampak menggemaskan itu


**

__ADS_1


__ADS_2