Jangan Sakiti Hati Ku

Jangan Sakiti Hati Ku
Takjub


__ADS_3

Pagi ini virgy mengantar altha ke rumah lea, karena hari ini altha tak ada kelas ia berencana bermain dengan lea.


"Sayang nanti aku ke kantor kamu sama lea, jadi gak usah minta supir buat jemput aku ya" Ujar altha sambil mencium pipi suami nya saat mereka telah tiba di rumah lea


"Oke sayang, hati hati ya nanti" Ujar virgy sambil mencium bibir altha dan mengusap lembut pucuk kepala nya


Altha mengangguk dan keluar dari mobil virgy, menatap kepergian virgy hingga mobil itu tak lagi terlihat oleh matanya


Lea menyambut altha dengan riang, ia begitu antusias karena altha akan bercerita tentang ola, ternyata ghibah juga di lakukan oleh orang kaya seperti altha dan lea .


"Wah gila, emang ya feeling wanita itu kuat banget" Ujar lea setelah mendengar cerita altha tentang ola dan juga perbuatan altha yang ia gunakan untuk memanas-manasi ola


"Iya, aku puas banget le melihat ekspresi ola waktu liat aku dan virgy apalagi pas Lina bilang kalau ola nangis, "


"Aaahh aku juga ingin liaat ekspresi nya" Lea ikut gemas sendiri


"Kamu harus lebih hati hati Al, reaksi ola udah menunjukkan kalau dia emang masih ada rasa ma virgy" Sambung lea


"Iya, aku gak akan biarin dia rebut virgy dari aku"


"Good Girl, tenang aku indra dan Julian pasti dukung dan bantu kalian ko"


"Thanks sayang ku" Altha memeluk tubuh lea, ia sangat senang mempunyai sahabat seperti Lea yang selalu mendukung nya


**


Setelah bermain dan bercerita banyak hal dengan Lea, ia pun mengantar altha ke kantor virgy, tak lama altha segera mengabari virgy bahwa sebentar lagi ia akan sampai


"Sayang, nanti tunggu aja aku di kamar ya, aku sedang rapat" Sebuah pesan balasan dari virgy masuk ke ponsel altha


Altha hanya membaca tak membalas pesan virgy karena ia kembali fokus bercerita dengan Lea, tak lama kemudian mereka pun sampai di kantor virgy dan Lea kembali pulang ke rumah nya.


Altha merasa bosan jika harus di kamar virgy, ia pun melangkahkan kaki nya ke kantin, di perusahaan virgy terdapat 2 tempat makan, 1 tempat di lantai 2 yang biasa di gunakan oleh para pegawai dan 1 lagi biasanya di isi oleh para petinggi atau tamu dari perusahaan lain, tempat makan di sana pun lebih megah seperti layaknya restoran kelas atas, namun meski begitu kantin yang di isi pegawai masih terbilang mewah daripada kantin yang berada di perusahaan biasa.


Memang perusahaan Addison, Wijaya dan Alodra di kenal dengan kemewahan, kenyamanan dan kesejahteraan pegawainya


Semua makanan di masak oleh Chef ternama, makanan sehat dan berkualitas demi kenyamanan pegawai nya.


Altha melangkahkan kaki kesana, karena saat ini jam makan siang maka kantin pun cukup ramai.


Hari ini altha tidak membawa bekal, namun virgy tetap ingin altha menemani nya makan siang.


Semua mata tertuju pada altha saat ia berjalan dan menuju lemari dingin khusus minuman, para pegawai memberi hormat seraya menundukkan kepala mereka, altha pun tersenyum ramah


Setelah itu altha melihat 3 orang wanita yang duduk dekat tempat ia mengambil minuman, suara yang begitu altha kenal.


Mereka yang berbicara di toilet saat itu kan?


Suara mereka cukup khas hingga altha mengenali nya, ia pun berjalan ke arah mereka.


"Boleh aku duduk disini?" Tanya nya ramah


Ketiga pegawai itu seketika tersedak saat mendengar ucapan nona muda ini.


"Bo-boleh nona" Ucap mereka gugup


Altha pun berterimakasih dan duduk disana, mereka semua tampak canggung karena istri seorang pemilik perusahan duduk bersama mereka.


Kenapa mereka terlihat canggung? apa aku salah ya?


"Kalian tak perlu canggung begitu, atau aku menganggu kalian? membuat kalian tak nyaman?" Tanya nya lembut


"Bu-bukan nona, kami terkejut nona mau duduk bersama kami disini, bersama kami yang hanya pegawai" Ucap salah satu pegawai


"Kalian sama sama manusia seperti ku, tak ada yang berbeda" Jawab nya

__ADS_1


"Tapi status nonaa--"


"Santai saja" Ucap nya sambil tersenyum ramah


"Aku ingin berterimakasih" Ucap nya kemudian


"Terimakasih karena apa nona?" Ucap salah satu pegawai lain nya yang tampak bingung, altha pun melanjutkan ucapan nya


"Aku mendengar pembicaraan kalian mengenai virgy di toilet perempuan" Lanjutnya


Sontak ketiga pegawai itu berdiri dan meminta maaf, "Ma-maafkan kami nona, jangan pecat kami" Altha sangat merasakan betapa takut nya mereka karena ketahuan membicarakan anak seorang pemilik perusahaan


"Hei aku tak akan memecat kalian, duduk lah, aku sudah bilang kan kalau aku mau berterimakasih?"


Mereka duduk kembali seraya menatap altha bingung, "Aku tau kalian mendukung hubungan ku dengan virgy, dan aku senang mendengarnya"


"Tentu saja kami mendukung nona dengan tuan virgy, namun meski begitu kami bersalah karena sudah membicarakan tuan virgy, kami takut di pecat" Ucap mereka lirih


"Hey kalian tidak akan di pecat, mana mungkin virgy memecat oranglain yang membicarakan nya" Ujar altha terkekeh


Ketiga pegawai itu saling menatap satu sama lain, altha merasa ada sesuatu yang janggal


"Ada apa? " Tanya nya


"Tapi nona, tuan virgy per--" Salah satu pegawai menutup mulut teman nya yang berbicara itu, hal ini tentu saja membuat altha semakin penasaran


"Bicaralah, aku tak akan mengadu pada virgy" Ucap nya lembut


Ketiga pegawai saling menatap, tak lama kemudian mereka pun mengangguk satu sama lain


"Sebenarnya, tuan muda pernah memecat pegawai yang membicarakan nona"


"Hey mana mungkin, jangan bercanda" Altha terkekeh sambil menatap ketiga pegawai itu, sangat tersirat bahwa mereka tak mungkin bercanda


"Nona, mana mungkin kami berani bercanda seperti itu"


"Memang nya pegawai itu berbicara apa? sampai virgy memecat nya?"


"Sebelumnya apa nona tau ada sebuah akun instagram yang bernama @virgyaltha.official?"


"Tau" Ucap nya


"Benarkah nona?" Mereka tampak sangat antusias dan sumringah


"Iya aku tau, mereka akun yang memposting kebersamaan aku dengan virgy, hmm aku agak malu mengatakan nya tapi bisa di bilang mereka fans ku karena mereka membentuk sebuah fanbase, dan followers mereka banyak sekali, kadang aku lihat postingan dan comment di akun itu, banyak juga penggemar ku yang follow dan banyak comment positif tentang aku dan virgy, ya meskipun ada beberapa yang kurang baik hehe" Altha tertawa


"Tapi apa hubungan nya dengan itu?" Tanya nya kemudian


"Nona, sebenarnya kami lah pemilik akun itu"


Altha sontak tersedak, ketiga pegawai langsung panik dan mencoba menenangkan altha, yang 1 sibuk mengambil air minum, yang 1 sibuk memberi tisu, dan yang 1 lagi dengan agak ragu mengelus punggung altha, altha terkejut namun juga ingin tertawa karena tingkah mereka


"Maafkan aku" Ujar altha setelah cukup tenang


"Tidak nona, kami yang salah maafkan kami" Mereka memberi hormat sambil membungkuk berkali kali, sejak altha duduk disana memang sudah menjadi pusat perhatian dan tentu saja pegawai lain bingung kenapa ketiga orang itu meminta maaf, sampai para pegawai lain menyangka jika ketiga orang itu akan di pecat karena berbuat salah pada altha


"Hey duduklah, nanti orang mengira aku sedang menyiksa kalian" Ujar nya sambil tertawa, ketiga pegawai itu pun kembali duduk


"Jadi siapa nama kalian?"


"Aku Anisa, ini Bunga, dan ini citra" Jawab anisa


"Haha baiklah, aku ucapkan terimakasih karena kalian membuat akun untuk mendukung hubungan ku dan virgy" Ujar altha sambil tersenyum


"Tidak masalah nona, kami sangat menyukai hubungan nona dan tuan muda" Jawab bunga antusias, altha pun tersenyum

__ADS_1


"Hmm jadi nona, saat itu ada akun yang bisa di bilang anti akan hubungan nona dan tuan virgy, mereka terkadang menyerang akun kami" Jawab citra


"Dan parahnya mereka berani tag tuan muda saat menyerang nona, mereka selalu menganggap hmm maaf ya nona, tapi mereka menganggap tuan virgy tak pantas bersama nona" Ucap anisa lirih


"Tapi nona tenang saja, fanbase kita lebih banyak pendukung nya ko daripada mereka" Lanjut anisa


"Setelah sekian lama kita bersitenggang dengan akun mereka, tiba tiba tuan muda memanggil kami"


"Hah? " Altha terkejut


"Tuan muda ternyata sudah menyelidiki akun yang menyerang nona dan berkomentar tak baik tentang nona, tuan muda pun tau bahwa kami adalah admin fanbase virgyaltha.official, dan ternyata admin anti virgyaltha pun pegawai kantor ini"


Altha menutup mulut nya tak percaya


"Dia pun ikut di panggil, ada beberapa pegawai wanita yang lain yang ternyata anti hubungan nona, yang di permasalahkan oleh tuan bukan karena mereka anti dengan hubungan nona dan tuan, tapi karena komentar jahat yang mereka lontarkan pada nona, tuan memperlihatkan banyak screenshot yang menunjukkan komentar jahat mereka" Ujar bunga


"Mereka itu pegawai yang memang suka sekali dengan tuan muda, bagi mereka tuan muda adalah milik bersama" Lanjut nya


"Mereka sangat gila nona" Celetuk citra, berapa detik kemudian ia menutup mulut nya dan meminta maaf pada altha


"Karena itulah tuan memecat mereka, sebenarnya tuan memberi pilihan. Mereka memilih di tuntut atau di pecat dari perusahaan, dan mereka lebih memilih untuk di pecat"


Altha menyimak semua penjelasan mereka dengan seksama, ia tak tau betapa virgy melindungi nya, di hadapan maupun di belakang altha, mereka pun berbincang kembali , ketiga pegawai itu mulai tampak santai dan tidak canggung lagi


"Oh ya nona, kami punya group telegram juga, Bahkan banyak pegawai perusahan Addison, Wijaya dan Alodra yang ikut bergabung, ada dari masyarakat lain juga" Ujar Annisa bangga


"Aku tak percaya banyak yang mendukung dan menyukai hubungan kami" Altha sangat terharu


"Tentu saja nona kami dukung, kami sangat senang karena setelah menikah dengan nona, tuan muda tampak lebih bahagia, lebih ramah, tidak terlalu dingin dan galak seperti dulu, kebahagiaan yang di dapat tuan juga sangat berdampak pada pegawai" Ujar citra menjelaskan


"Iya pegawai perusahaan bahkan mendapat banyak bonus saat pernikahan tuan muda" Ujar bunga polos


Altha tertawa, ia sangat senang memutuskan untuk ke kantin ini, altha sampai tidak sadar bahwa virgy sudah menelepon nya sejak tadi


"Ah nona bolehkah kami berfoto dengan nona?" Tanya annisa ragu


"Tentu saja boleh"


"Terimakasih nona, ayo kita kabari yang lain" Anisa bunga dan citra langsung mengetik sesuatu di ponsel nya dengan riang, hanya beberapa detik saja sudah banyak pegawai yang memang sejak tadi di kantin mendekat pada altha


"Ada apa ini? " Tanya altha bingung


"Mereka member fanbase kami, kita harus abadikan momen berfoto dengan nona" Ucap bunga antusias, altha tertawa ia tak menyangka yang sejak tadi menatap nya ternyata penggemar nya juga


Banyak pegawai yang mulai menyapa dan ingin bersalaman dengan altha, mereka sangat senang karena idola mereka sangat ramah, mereka pun membentuk posisi untuk berfoto, Annisa sangat sedih karena ia yang harus memotret mereka, meski akan bergantian dengan bunga ia tetap bersedih


Baru akan mulai, sebuah ucapan menghentikan mereka, "Sayang?"


Semua pegawai mematung karena kehadiran tuan muda virgy, anisa yang berada di dekat nya langsung mundur dan memberi hormat begitu pun pegawai yang lain nya.


Sejak selesai rapat virgy bingung karena altha tak ada di kamar, di hubungi pun tak mendapat respon, ia menelepon Lea dan Lea berkata bahwa altha telah masuk ke kantor virgy, ia pun segera melihat CCTV dan melihat altha masuk ke kantin lantai 2 virgy langsung datang kesini dan terkejut seketika melihat istrinya yang sudah di kelilingi dengan pegawai nya


"Ah sayang maaf, aku mau berfoto dengan mereka" Ucap altha lembut, virgy pun menatap Annisa yang sudah memegang kamera


"Kemarikan" Ucap virgy pada Annisa, Annisa mematung, begitu pun pegawai lainnya


"Maaf tuan aku sudah lancang karena minta berfoto dengan nona" Ucap anisa dengan tangan yang bergemetar


Virgy menyerengit, "Kemarikan kamera nya, biar aku yang memotret" Ucap nya kemudian


Dan lagi lagi semua pegawai mematung terkejut, virgy masih menatap Annisa, dengan ragu Annisa memberikan kamera pada virgy dan segera berlari mengatur posisi.


"Oke, bersiap ya" Ujar virgy, semua pegawai mulai mengatur pose mereka


"1.. 2.. 3.. " Cekrek.

__ADS_1


Sebuah foto telah terpotret, semua pegawai kembali takjub, bagaimana seorang altha membuat tuan muda nya begitu terlihat sangat mencintainya. Pegawai yang di foto oleh anak pemilik perusahaan? bermimpi seperti itu saja mereka tak akan berani.


**


__ADS_2