
Setelah selesai mandi, altha pun pergi bersama virgy menuju butik tante loli.
Sepanjang perjalanan, virgy sering curi curi kesempatan untuk melihat altha.
Karena hari ini altha tampak sangat cantik dan anggun, dengan rambut terurai dan bergelombang. Altha mengenakan atasan putih dengan motif bunga begitu pun dengan rok yang ia kenakan.
"Hei, nanti pulang dari butik kita makan dulu ya aku lapar sekali"
Tadi pagi altha buru buru hingga melewatkan sarapan pagi nya.
"Baiklah, tapi masih bisa kau tahan kan?"
Altha pun mengangguk. Mereka akhirnya sampai di butik tante loli.
"Althaa, semakin mendekati hari pernikahan kamu tambah cantik saja sayang" Puji tante loli saat melihat kedatangan altha dan virgy
Altha hanya bersemu merah, virgy pun terdiam tanda setuju.
Altha segera mengikuti tante loli untuk mencoba gaun pengantin nya, setelah di rasa tak ada kekurangan ia pun segera melepasnya dan kembali menghampiri virgy. Virgy sudah selesai dengan pakaian pernikahan nya sejak tadi.
"Kau sudah selesai? aku belum lihat"
"Nanti saja lihat nya di hari pernikahan" Ucap al.
"Dasar kau ini"
Mereka pun segera pergi dan melanjutkan perjalananan mencari tempat makan.
"Mau makan dimana?"
"Aku ingin ke tempat makan baru sekitarsini, tempat nya outdoor, kamu tak keberatan kan?"
Virgy mengangguk. Setelah itu altha memberitahu lokasi yang di tuju.
Kringg
Handphone altha berbunyi, tertera nama Lea disana
"Halo le"
"Kau dimana al? bisa kita bertemu?"
"Bisa, tapi tak apa kalau bertemu di cafe baru yang sedang viral itu? aku penasaran, sekarang aku sedang di perjalanan kesana"
" Baiklah, kau sedang bersama virgy kan? aku akan menyusul mu dengan jul dan indra, kebetulan mereka ada di cafe ku"
"Julian dan indra di cafe mu? Baiklah hati hati, jangan macam macam"
"Kau yang jangan macam macam bodoh" Ucap lea langsung mengakhiri panggilan nya.
"Wah baru kali ini lea mengatai ku bodoh, itu pasti karena kau mengatai ku bodoh di depan nya!" Altha berdecak kesal
"Kau ini sadis sekali ya? sudah menyentuh wajah terutama bibir ku, sudah memuji ku seksi tapi sekarang tanpa rasa bersalah menyalahkan ku atas tindakan sahabat mu itu" Sindir virgy
"Kau ini senang sekali membuat ku kesal ya?"
"Tentu saja" Jawab nya
Altha hanya bisa melotot pada lelaki di samping nya itu.
Bisa gila aku kalau terus berdebat dengan nya
__ADS_1
**
Altha dan virgy telah sampai di sebuah cafe outdoor dengan konsep yang menarik dan itu sangat di sukai altha.
"Hei tolong foto aku disini" Ucapnya sambil memberikan handphone nya pada virgy.
"Pakai handphone ku saja"
"Kau ini, ya sudah, ambil yang bagus ya! Awas saja kalau tak bagus, kau harus ulangi sampai aku mendapat foto terbaik" Ucap al
"Cerewet sekali, cepat berpose lah"
Virgy pun memotret altha, dengan posisi duduk dan berdiri.
"Sudah, ayo kita pesan makanan"
"Aku ingin lihat hasil fotonya"
"Nanti aku kirimkan padamu, kalau hasil nya kau tak suka kita bisa kesini lagi, sudah jangan protes, aku jadi lapar"
Dia ini sungguh mengesalkan, lea cepatlah datang
Meski cafe ini outdoor, namun ada tempat khusus yang bisa di booking agar lebih nyaman. Virgy dan altha telah memesan tempat agar orang orang tak mengganggu mereka, karena sejak mereka memesan makanan banyak orang yang melihat mereka namun enggan mendekati. Karena tanpa al sadari ada bodyguard virgy yang telah berjaga demi kenyamanan tuan nya itu .
Mereka pun duduk di tempat dan menikmati suasana di cafe tersebut.
"Hei untuk apa foto kita berdua tadi?" Tanya altha mengingat kejadian pagi tadi
"Untuk ku upload agar netizen tau wajah bangun tidur mu yang jelek itu"
"Wah wah wah kau ini menyebalkan sekali ya? apa kau mendapat keuntungan jika melakukan hal itu hah? Tak ada kerjaan sekali"
"Keuntungan nya adalah aku bisa menertawakan mu, iya aku kurang kerjaan karena aku sedang cuti bodoh, jadi kerjaan ku sekarang mengerjai mu"
Virgy hanya tertawa tak mau menjawab ucapan altha.
Kenapa akhir akhir ini aku sering melihat nya tersenyum atau tertawa sih? ini tak baik untuk jantung ku.
Tak lama pesanan mereka datang bersamaan dengan kedatangan lea jul dan indra. Mereka pun ikut memesan makanan, altha dan virgy lebih dulu menyantap makanan mereka karena sudah sangat lapar. Di sela sela makan altha dan virgy masih sempat sempat nya berdebat, membuat ketiga penonton itu menggelengkan kepalanya.
"Kapan kalian akan akur? jangan sampai saat seatap nanti kalian ribut terus" Ucap lea
"Sampai dia waras, hei kau segera berobat ke dokter sebelum kita menikah, aku tak mau tertular gila karena mu" Celetuk altha pada virgy
"Aku gila karena harus selalu melihat kebodohan mu" Sambung virgy.
Dan perdebatan mereka masih berlanjut hingga Lea indra dan julian selesai makan.
Setelah selesai mereka pun berbincang mengenai kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan untuk acara piknik nanti, jam keberangkatan dan bekal makanan yang akan mereka bawa.
Piknik nanti mereka akan tinggal divila keluarga Addison yang lokasinya dekat dengan pantai, mereka akan berangkat hari jumat dan pulang hari minggu.
Setelah selesai berbincang mereka pun berencana pulang, namun saat di area dekat parkiran seorang wanita menyapa ketiga pria itu.
"Virgy? Julian? Indra?" Tanya wanita itu, seorang wanita yang seksi dengan pakaian ketat itu menyapa
"Danya?" Tanya Indra
Danya adalah teman sekelas mereka saat di kampus dulu, dan tentu saja ia salah satu fans garis keras nya virgy.
Mereka pun berbincang menanyakan kabar dan hal basa basi lain nya, entah mengapa sejak tadi danya menatap sinis ke arah altha yang sejak tadi duduk di bangku yang berjarak cukup dekat dengan virgy, altha dan Lea membiarkan mereka berbincang dengan maksud untuk memberi waktu pada ketiga pria itu untuk bertegur sapa dengan wanita tersebut karena lea dan al berfikir bahwa wanita itu kenalan mereka.
__ADS_1
"Hmm virgy, aku boleh meminta no handphone mu? cuma no mu yang belum aku tau" Ucap danya manja sambil merangkul lengan virgy
Belum sempat virgy menjawab, al datang mendekat
"Hei sayang, siapa ini? apa tak mau kau kenalkan pada calon istri mu ini?" Tanya altha sambil melepaskan rangkulan tangan danya pada virgy.
Sejak tadi altha memang memperhatikan tingkah danya yang memang terlihat begitu manja pada virgy, saat melihat tangan calon suami nya di rangkul, altha reflek beranjak dan melepaskan tangan danya itu.
Apa tadi kubilang? apa aku baru saja memanggil nya dengan ucapan memalukan itu? apa aku benar benar sudah gila?
Ketiga pria itu terkejut, begitu pula dengan danya dan Lea, meski begitu virgy jauh lebih terkejut karena selama ini altha selalu memanggilnya dengan sebutan Hei, namun sekalinya ia tak memanggilnya seperti itu, altha malah memanggilnya sayang.
Virgy pun merespon altha.
"Oh ya danya, perkenalkan ini calon istri ku, Altha Alodra Wijaya, dan sayang perkenalkan ini danya teman sekelas ku waktu kuliah" Ucap virgy sambil melingkarkan lengan nya di pinggang altha.
*A*h sial sekali, aku malu sekali, aku sungguh tak bisa lagi menatap mata virgy.
Danya yang terkejut karena untuk pertama kalinya ia melihat virgy bersikap begitu lembut pada wanita, awalnya danya ingin mengetes apakah benar berita tentang kedekatan nya dengan altha, namun melihat sikap virgy sekarang langsung menyadarkan nya bahwa dia sama sekali tak ada kesempatan untuk mengambil hati virgy. Danya pun berpamitan, setelah danya pergi altha pun segera melepaskan diri dari tubuh virgy dan segera pergi ke mobil Lea.
Demi harga diri yang tersisa sedikit lagi, aku tak boleh pulang bersama nya.
Virgy pun tertawa melihat tingkah altha, begitu pun Lea dan kedua sahabat virgy.
Virgy membiarkan altha pulang bersama Lea karena ia tau altha pasti sudah sangat malu, Lea pun berpamitan dan pergi meninggalkan cafe.
"Itu namanya cemburu gy" Ucap indra setelah Lea pergi
"Haha bukankah dia menggemaskan?" Ucap virgy
"Kau ini benar benar jatuh cinta ya?" Tanya Julian
Virgy hanya tersenyum, ia tak lagi menolak apalagi mengelak.
**
"Jangan berkomentar apapun" Ucap altha pada Lea.
Lea pun mengangguk sambil tertawa, ia tau sahabat nya ini sedang sibuk mengumpat pada dirinya sendiri karena sudah bersikap sangat memalukan.
Altha dan Lea sudah sampai di rumah al, Lea segera pulang karena harus mengecek keadaan cafe nya
**
Kamar Altha
Malam hari setelah makan malam bersama bunda, altha menuju kamar tidur nya dan tak lama kemudian sebuah pesan masuk ke handphone nya.
"Ini foto terbaik yang ku ambil, semoga kau suka sayang"
Begitulah isi pesan dari virgy, dengan kata sayang yang di bold.
Sungguh mampu membuat altha langsung bersemu merah.
Altha tak membalas pesan virgy karena dia sudah kehabisan kata kata, ia pun melihat hasil foto virgy dan tersenyum senang.
**
__ADS_1
Halo semua, ini visual Altha Alodra Wijaya, semoga kalian suka dan sesuai ekspetasi kalian yaa 🖤
Untuk visual Virgy aku akan share di episode mendatang 🖤