Jangan Sakiti Hati Ku

Jangan Sakiti Hati Ku
Kehangatan


__ADS_3

Usai sarapan, mereka pun lekas pergi jalan jalan, makan siang bersama, nonton di bioskop, bermain di pantai, dan melakukan beberapa hal bodoh. Dan tak lupa masih mengerjai altha dan virgy di sela sela perbicaraan mereka.


Setelah selesai mereka kembali ke vila dan bergegas packing untuk kepulangan mereka besok pagi.


Beres packing mereka berencana akan menonton film lagi, namun kali ini mereka menonton di vila. Sebuah film horor menjadi pilihan mereka, meski altha menolak karena ia takut dengan film horor, tapi apa daya, 1 lawan 4 pastilah kalah.


"Bisa gak sih kita nonton gak usah gelap gelapan kayak gini, sumpah aku merinding" Keluh altha yang baru datang ke ruang tamu setelah selesai membasuh wajah dan sikat gigi.


"Ya elah al, mulai aja belum" Ujar lea


"Cih, aku duduk dimana ini, aku tak mau kalau duduk di depan" Ucap altha


"Sini di depan aku aja" Ucap virgy sembari menarik tubuh altha agar duduk di depan nya.


"Kenapa posisi duduk nya begini sih" Keluh altha yang depan terpaksa duduk di depan virgy.


Saat ini altha dan virgy duduk di 1 sofa besar yang memanjang kedepan, sedangkan lea jul dan indra duduk selonjoran di bawah menggunakan kasur. (Sofa mereka bisa di rubah menjadi tempat tidur)


"Yauda duduk paling depan mau?" Ujar lea


"Lebih gak mau lagi"


"Udah al sama virgy aja, kamu datang telat, yang lain udah booking tempat soalnya" Jelas indra


"Wkwk emang di bioskop apa booking segala" celetuk julian


"Kalau takut peluk bantal aja al, aku di depan nih jadi ga bisa peluk kamu" Ujar lea. Memang setiap menonton film horor altha pasti memeluk lea jika sudah merasa takut


"Tenang al, ada abang virgy di belakang mu, kalau takut peluk dia aja" Celetuk indra


"Jangan lah, ntar Leon bangun" Ujar julian di sambut gelak tawa lea dan indra


"Woy" Ujar virgy


"Ko gitu? emang ada hubungan kalau aku peluk virgy sama leon yang bangun?" Tanya altha kemudian


"Ada sayang" Ujar virgy kemudian


Wah sialan kenapa kau panggil aku sayang! Buat hati aku tak karuan saja!


"Eciieee di panggil sayang" Tawa indra


"Awas ya kalian jangan macem-macem di belakang" Ucap lea mengingatkan.


"Apaan sih Le mana ada aku macem macem ma dia"


"Ah masaaaa??" Tanya lea jul dan indra kompak


Apaan sih, aku ngerasa ada yang aneh

__ADS_1


Setelah usai menertawakan altha mereka pun memulai untuk menonton film, setelah beberapa menit ketenggangan muncul, altha menonton sambil menaruh tangan di wajah nya karena takut, namun tetap memberi celah pada jarinya agar bisa mengintip film tersebut.


Ah sial aku takut tapi penasaran.


Lea indra jul dan altha fokus dengan film, tapi tidak dengan virgy. Ia terus memperhatikan raut wajah altha dari samping, jarak nya dan altha begitu dekat, kaki mereka bahkan bersentuhan. Harum tubuh dan parfum altha menyeruak, kembali mengingatkan kejadian malam itu.


Otak jadi mesum gini, kecium wangi nya aja jadi inget waktu itu, parah kau virgy.


Maki nya pada diri sendiri.


Tiba tiba virgy terkejut karena ke empat orang itu berteriak bersamaan karena munculnya hantu di film tersebut.


Altha yang terkejut sontak membalikan tubuhnya dan memeluk virgy, sambil menenggelamkan kepala nya di dada virgy. Namun sesekali ia mengintip lagi pada layar kaca, altha masih di posisi yang sama, belum sadar ada hati seseorng yang dibuat tak karuan olehnya.


Namun virgy terdiam, menikmati pelukan altha, tak mau bergerak karena khawatir gadis pujaan nya akan tersadar, mata nya terus menatap wajah altha yang menempel mesra di dadanya meski di sekitar nya gelap namun ia masih bisa melihat wajah altha karena terkena cahaya TV


Posisi bahaya sih ini, Leon jangan bangun ya


Tentu saja bahaya, karena virgy merasakan ada sebuah benda empuk yang menyentuh perut nya


"Ah gila serem banget" Ucapnya dengan suara pelan namun masih terdengar oleh virgy, virgy pun tersenyum, namun altha kembali menonton. Sepertinya ia merasa nyaman dengan posisinya saat ini meski ia belum sadar sedang memeluk calon suaminya.


Saat ini memang terasa seperti di bioskop, karena mereka mematikan lampu dan menggunakan pengeras suara sehingga benar benar terasa nuansa horor nya.


Wah parah sampe sekarang jantung berdegup kencang banget.


Altha seketika berfikir, kenapa suara degup jantung nya sangat jelas di telinga?


Altha akhirnya sadar, ia tengah memeluk seorang pria, pria yang membuat dirinya bertingkah bodoh beberapa hari ini. Ia pun perlahan beranjak bangun dari pelukan pria yang sedari tadi di dekapnya.


Semoga virgy tak sadar Tuhan, aku mohon jangan buat aku semakin malu lagi


Merasa berhasil lepas dari pelukan virgy, tiba tiba virgy mendekat dan berbisik di telinga nya.


"Oh gitu ya, pas butuh di peluk, pas udah gak butuh di tinggalin gitu aja"


Brrr


Altha merinding, bukan hanya karena mendengar ucapan virgy yang terdengar begitu seksi di telinga nya, namun juga karena hembusan nafas virgy yang membuat altha sangat merinding.


"Aku tak sengaja oke?" Ucapnya sambil berbisik


"Tanggung jawab dong"


Altha membalikan tubuh dan kepala nya menghadap virgy.


"Kan aku gak sengaja"


Tiba tiba cupp, virgy mencium pipi altha.

__ADS_1


"Maaf gak sengaja" Ucapnya dengan senyum yang sangat manis tetap sambil berbisik


Altha tak mampu berkata kata, ia langsung kembali mengahadap layar TV karena ia takut virgy melihat rona pipinya yang ia rasa sudah memerah belum lagi degup jantung nya yang sudah berdegup tak karuan.


Belum usai altha menetralkan hati dan pikiran nya, tiba tiba sebuah tangan memeluk mesra tubuh altha dari belakang dengan penuh kehangatan.


Sontak altha terkejut dan hendak melepaskan pelukan virgy.


"Jangan di lepas, kalau gak aku teriak biar anak anak liat" Ancam virgy seraya berbisik di telinga altha, altha pun terdiam.


Di satu sisi ia merasa malu, disisi lain ia juga merasa senang dan ada rasa nyaman.


Akhirnya mereka menonton film dengan posisi virgy yang memeluk altha dari belakang seraya dagu nya ia taruh di pundak altha, namun tak ada yang tau bahwa keduanya sama sama malu, sama sama senang, sama sama nyaman, dan sama sama jantung nya berdegub lebih cepat.


Setelah film usai, altha segera melepaskan pelukan virgy seolah tak melakukan apa apa, ia malu jika harus ketahuan anak anak lain.


"Gimana seru al?" Tanya lea sambil menyalakan lampu


"Gak sama sekali" Ucapnya


"Kita punya film bagus loh al, mau liat gak" Tanya indra


"Mau, minta ndra"


"Bener?" Tanya lea


"Iyalah, kenapa emang?" Tanya lea


"Jangan nyesel tapi ya al" Ujar julian mengingatkan


"Apaan sih, kirim aja lah, aku bawa fd (flashdisk) nih copy ya"


"Gak usah, durasi nya gak lama ko al, entar aku kirim via chat" Ujar lea


"Mau di kirim kapan nih gy?" Tanya indra meminta persetujuan virgy


"Besok aja pas mau pulang" Ucap nya


"Lah kenapa kalian ijin ke virgy?"


"Ya karena dia pemeran utama nya" Jawab julian


"Aku baru tahu loh kamu main film" Ucap altha seraya menatap virgy


"Iya ini film emang gak di publish al, cuma kita doang yang punya" Ucap lea sambil tertawa


"Sumpah penasaran" Ucap altha di sambut gelak tawa ke empat orang tersebut.


Meski bingung altha tak peduli karena ia anggap ke empat makhluk itu memang aneh dan gila, akhirnya mereka kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat karena besok mereka akan pulang.

__ADS_1


**


Hai jangan bosen untuk like dan VOTE aku ya, vote vote vote biar aku tambah semangaattt buat up 🖤


__ADS_2