
Halo semua, jangan lupa like dan comment setelah membaca yaa, dan jangan lupa juga untuk VOTE aku. Vote kalian berharga bagi aku.
Selamat membaca 😍😍
**
Setelah Joan meninggalkan Bela di restoran , ia langsung melanjutkan perjalanan ke perusahaan Wijaya, bela pun kembali ke perusahaan menggunakan taxi
Selama di tempat kerja, Joan tampak menghindar dari bela. Tentu ini pertama kalinya Joan bersikap seperti itu pada bela.
Dan bela yang baru pertama kali di perlakukan seperti ini oleh Joan pun sangat sedih, dan sangat marah pada altha dan bunda kisya.
Sore pun tiba, mereka kini berada di rumah.
Seperti hal nya tadi siang, Joan lagi lagi meninggalkan bela. Membuat bela harus menggunakan taxi lagi.
"Mas kamu kenapa kayak gini sama aku?" Todong bela saat mereka ada di kamar
"Kamu tanya kenapa aku kayak gini?"
"Iya, salah aku apa mas?"
"Kamu membuat altha semakin membenci ku bel! "
"Aku cuma ingin dia tau mas, kalau kamu juga rindu pada padanya"
"Tapi cara kamu menyampaikan nya salah bela! kamu tak tau apapun tentang altha!"
Bela terdiam, hatinya terasa sakit
"Dan kamu tak punya hak untuk ikut campur dalam masalah aku dengan altha!!" Seru Joan pada bela.
Sontak bela terkejut, ini pertama kali nya Joan membentak dirinya.
"Mas kamu bentak aku?"
Joan mengusap wajah nya kasar tak menjawab pertanyaan bela.
"Kamu bentak aku hanya karena anak itu??"
"Jaga bicara mu bela! hanya kau bilang? dia anak yang sangat aku sayangi bela!! dia anak ku satu satunya!"
"Kenapa kamu terus terusan membentak ku mas? apa kamu lebih sayang dia daripada aku mas?"
"Kau masih tanya hal ini bel?? Aku meninggalkan mereka demi dirimu!! dan kau masih tanyakan hal itu? "
"Kalau begitu lupakan mereka mas!"
"Apa kau gila?! Mungkin aku bisa lupakan kisya, tapi altha?? Tak akan pernah ada orangtua yang melupakan anak nya! karena tak ada istilah mantan anak bel!! "
Joan begitu geram, ia tak percaya dengan apa yang baru saja bela katakan
Bisa bisanya semudah itu dia meminta ku melupakan altha!
"Apa ini sifat asli mu bel?"
Bela terdiam, tak ada air mata. Hanya ada ekspresi marah dan kecewa yang Joan lihat
"Jika benar, aku kecewa sekali padamu. Malam ini aku akan tidur di apartemen, jangan ganggu aku." Joan pun pergi, meninggalkan bela yang masih berdiri dengan tubuh yang bergetar.
Ketika suara pintu telah tertutup, tubuh bela ambruk. Terduduk lemas. Air mata yang sejak tadi ia tahan keluar begitu deras.
Jeritan rasa sakit dan amarah terlontar mengisi ruangan.
__ADS_1
**
Apartemen Ola
Ola begitu bersemangat menyiapkan makan malam di apartemen nya, kedatangan Helen dan tante ela begitu ia nantikan
Tak lama kemudian bel berbunyi, ola pun segera membuka pintu dan melihat Helen dan tante ela bersamaan
"Kalian datang bersama?" Tanya ola seraya mempersilahkan mereka masuk
"Tidak la, kita tak sengaja bertemu di lobi" Jawab Helen
"Tante aku kangen banget sama tante" Ucap ola Bergelayut manja pada tante yang sudah lama tak ia jumpai
"Tante juga kangen kamu sayang" Ucap tante ela
Mereka pun duduk di meja makan, makan bersama seraya berbincang berbagi macam hal, membicarakan pekerjaan dan kenangan masa kecil.
Setelah usai, mereka duduk di ruang keluarga melanjutkan pembicaraan yang terjeda di meja makan tadi.
"Tapi tante, sekarang tinggal dimana sih? kakek nenek sering tanya padaku" Tanya Helen.
Tante ela memang hidup sendiri, ola Helen dan seluruh keluarga besar tak ada yang tau tempat tinggal nya sekarang, atau pun dimana ia berkerja. Ola dan Helen pun hanya tau jika tante nya itu pergi dari rumah karena merasa terkekang oleh kakek nenek mereka.
Namun hanya kedua kakanya, orangtua dan ela yang tau bahwa ia pergi karena kecewa orangtua nya itu tidak merestui hubungan nya dengan kekasih yang begitu ia cintai.
"Tante gak mau bilang, takut kamu bilang ma nenek kakek mu itu" Ucap tante ela
"Ya kan kita juga ingin tau tan, biar bisa main kesana juga. Tapi tante sehat kan? gak kekurangan apapun kan?" Tanya ola, karena ia tau semenjak tante ela meninggalkan rumah dan hidup sendiri, kakek nenek nya tak lagi memberi uang sepersen pun.
"Tante sangat baik sayang" Ucap tante ela dengan tersenyum
"Tapi kenapa mata tante sembab? habis nangis?" Tanya Helen kemudian
"Ih dasar, kebiasaan tante yang nonton drama Korea belum ilang juga ya" Celetuk ola
"Jangan di biasain tan, nanti gada cowo yang mau ma tante loh" Ledek Helen
"Ada ko yang mau" Ucap nya
"Tante udah punya pacar??" Tanya ola dan Helen serempak
Tante ela pun hanya mengangguk sambil tersenyum.
"Tak heran sih kalau tante punya pacar, lebih heran kalau tak punya pacar" Ucap ola
"Iya lah, tante ela cantik gini siapa yang tak tertarik? aku jadi inget pas jaman sekolah kalau tante nganterin aku pasti temen temen cowo aku pada nanyain tante" Ucap Helen mengenang kenangan kala itu
Tante ela pun tertawa,
"Kalian ini ada ada saja, kalian gimana? udah punya pacar?"
Seketika raut wajah ola dan Helen berubah.
"Kenapa? cerita ma tante" Ujar ela penuh tanya
"Kita lagi sebel banget tan, orang yang aku suka selalu di rebut sama temen kampus ku, dan sekarang dia malah menikah dengan laki laki pujaan ola" Jelas Helen penuh rasa kesal
"Apa? tak tau diri sekali dia itu!!" Ucap ela dengan kesal
"Iya tan, tapi tenang aja aku lagi susun rencana untuk mengganggu hubungan mereka" Ucap ola
Tante ela tau, ola dan Helen sejak dulu sangat di manja oleh orangtua nya, dan juga kaka kaka nya dan begitu pun dirinya yang sangat memanjakan kedua ponakan nya itu.
__ADS_1
Keluarga mereka adalah keluarga Kusuma yang hanya mempunyai 3 orang anak. Ola dan Helen adalah anak dari kedua kaka nya, sedangkan tante ela adalah anak bungsu di keluarga Kusuma.
Jadi ola dan Helen adalah cucu yang sangat di sayangi, keluarga nya baru mendapatkan 2 cucu, yaitu ola Kusuma dan Helen Kusuma.
Karena sangat di manjakan, mereka berdua hampir selalu mendapatkan apa yang mereka mau, dengan cara apapun. Sama seperti dirinya.
"Memang dia siapa sayang? tante penasaran dengan wanita yang membuat kedua ponakan tante ini kesal" Ucapnya
"Dia Altha tante"
Sontak tante ela terkejut.
"Altha Alodra Wijaya?" Tanya nya
"Iya tan, dia terkenal banget ya sampai tante yang jarang liat berita aja sampai kenal dia" Ujar ola
"Pokonya ya tante, dia itu menyebalkan dan sombong sekali, aku dan ola akan menghancurkan dia" Ucap Helen menggebu-gebu
"Tante akan bantu" Ucap nya dingin
"Hah?? tante serius?" Tanya ola, mereka berdua tau kalau tante ola paling anti ikut campur urusan ponakan.
Bagi tante ela, mereka harus menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa bantuan nya ataupun keluarganya
"Iya, karna tante tak suka dia" Ucapnya
"Kenapa? tante pernah bertemu altha? dia menyakiti tante?"
"Dia anak tiri tante"
"Mak-maksud tante?" Ola bingung
"Aku mengerti, Tante adalah sekretaris perusahaan Wijaya??" Tanya Helen
"Apa? sekretaris yang membuat Papi altha meninggalkan nya dan bunda nya itu???" Ola tak kalah terkejut nya.
"Iya, dan tante akan membuat Virgy meninggalkan altha, sama seperti Joan meninggalkan kisya dan altha" Ucap nya penuh amarah
Ya, Ela adalah nama panggilan kesayangan kedua ponakan nya, nama asli nya Bela Kusuma.
Bela yang tak di restui hubungan nya oleh orangtua, karena berpacaran dengan suami orang.
Kini, Ola dan Helen lebih bersemangat, karena ada Bela yang akan membantu mereka. Dan mereka yakin misi mereka akan berhasil dengan bantuan orang yang tepat.
**
Hay jangan lupa vote aku yaa 😍
caranya gampang banget, buka novel ku, dan klik Detil, maka akan muncul seperti ini, klik vote
trus klik vote lagi, vote nya bisa pake point yang gratis, kalian bisa dateng di pusat misi di beranda
klik vote lagiii, tapi jangan lupa garis merah nya dan tulisan bold nya harus di kata POIN, kalo kalian pake koin malah berbayar.
kalian bisa pilih mau kasih 10 poin atau 100 poin atau 1000 poin, tinggal klik aja mau poin mana, trus klik vote.
gampang kan?
__ADS_1
bantu aku yaa kalau kalian suka ma novel ini, terimakasih 😘