
**
Kantor Virgy
Tok tok tok
Pintu kerja Virgy berbunyi, tak lama sekretaris handy menghampiri nya.
"Tuan, saya mendapatkan laporan dari anak buah yang mengintai nona, ini video nona di sebuah kafe" ucap nya kemudian memperlihatkan video seorang wanita di kafe.
Setelah virgy menyetujui perjodohan nya dengan altha, ia mengutus sekretaris han untuk memantau Al dan meminta anak buah han menjaga Al.
Virgy melihat video itu sampai selesai, terdiam dan mendapat sebuah ide, bibir nya kembali tersenyum, hanya beberapa detik, kemudian menghilang sebelum terlihat oleh sekretaris han, han adalah sekretaris khusus yang memang setia dan tidak hanya bertugas di perusahaan, namun juga di luar perusahaan termasuk ikut menangani masalah pribadi tuan nya itu, dan virgy sangat memercayai nya.
"Bungkam semua pegawai kafe, dan pengunjung kafe yang tau hal ini, jika bocor ke media hancurkan mereka semua " titah nya
"baik tuan"
**
Tring
sebuah pesan masuk ke whatsapp altha
"aku tunggu kau di kafe lantai atas sebrang kampus mu"
"siapa ini? berani sekali kau memerintah ku"
"aku calon suami mu"
Kalimat itu mampu membuat mata al terbelalak.
hah? calon suami? wah dia gerak cepat sekali, kau ingin meminta ku untuk menolak perjodohan ini? dengan senang hati tuan muda.
**
Kafe
Al menaiki tangga lantai 2, dimana di lantai itu tempat nya bersekat dan ada pintu, hingga privasi lebih terjaga.
H**mm no 8 , oh itu
Al pun melangkah memasuki pintu no 8
T****ok tok
"aku masuk "
al pun masuk, dan langsung duduk di sofa.
dia melepas outer nya dan tas nya kemudian melihat lelaki yang duduk di depan nya.
__ADS_1
degg
hey hey apa tidak salah?
Al cukup terkejut melihat lelaki di depan nya, lelaki yang pernah ia temui di butik
"apa aku salah ruangan ya?" ucap nya
"tidak, kau tidak salah, aku calon suami mu"
deg
hey kenapa berdebar?
Kata calon suami ternyata membuat Al cukup berdebar.
Al akui pria di depan nya begitu tampan, pesona nya saat ini begitu kuat dengan pakaian santai yang virgy kenakan.
"mari kita langsung ke intinya saja" ucap virgy dingin
"aku tau apa yang ingin kau bicarakan, kau ingin aku menolak perjodohan ini kan? tenang saja tuan muda, aku akan menolak perjodohan ini, aku pun tak suka di jodohkan" ucap nya al santai sambil menyedot minuman nya
"apa kau bodoh? aku belum bicara dan kau sudah bicara sok tau"
al tersedak mendengar ucapan pria di depan nya itu.
"hey kau bilang aku bodoh? kau baru 2x bertemu dengan ku dan kau orang pertama yang mengatai ku bodoh kau tau?"
"baguslah" ujar virgy enteng sambil meminum minuman nya
"wah keterlaluan, kau aneh sekali, kau bicara seenak nya dan berani mengatai ku, siapa wanita bodoh yang mau menikah dengan lelaki aneh seperti mu? "
"kau"
"apa?"
"kau wanita bodoh itu, kau yang akan menikah dengan lelaki aneh ini" jawab nya santai
"kau fikir aku mau? aku tak sebodoh itu menuruti mu oke?" al mulai kesal
ah hari apa ini? kenapa aku sial sekali
virgy mengambil amplop coklat dan memberikan nya pada al
"apa ini? " tanya nya
"bukalah bodoh jika kau ingin tau"
si brengsek ini sudah mengatai ku bodoh 2 kali
al menatap sinis pada virgy,
__ADS_1
al pun membuka dan melihat isi amplop, ia terkejut melihat foto dirinya yang tengah menampar Hellen.
"aku maksud mu? apa yang kau mau? "
"menikahlah dengan ku" ujar virgy santai
"kau mengancam ku? "
virgy tersenyum "kau pintar kali ini"
hei jangan tersenyum! sial kenapa dia tampan sekali saat tersenyum? astaga apa yang ku fikirkan?
al mengelengkan kepalanya
"kenapa aku harus menuruti mu hanya karena sebuah foto? ini bisa saja sudah kau edit" kilah nya
"aku punya video lengkap nya, kau mau lihat?"
virgy pun memperlihatkan video al di kafe kala itu dan itu berhasil membuat al terdiam
"apa yang terjadi jika bunda mu tau bahwa anak nya yang beliau tau lemah lembut itu ternyata barbar? menampar wanita lain di depan umum, ah dan 1 lagi, anak nya suka gonta ganti gebetan, nama baik bunda mu akan jelek bukan jika ini tersebar? bukan hanya nama bunda, tapi juga karir mu , karir bunda dan papi mu, bunda mu pasti kecewa, anak seperti mu pasti tak ingin mengecewakan bunda mu kan " virgy berkata dengan wajah yang serius
"tak semua media bisa di bungkam, kau tau itu, selama ini anggap saja kau beruntung " ucapnya lagi
Sebelum bertemu al, virgy telah berbincang banyak hal dengan ayah nya, dari sinilah virgy tau jika bunda kisya pura pura tak tau akan tingkah anak nya, ini yang di jadikan senjata oleh virgy. Meksipun papa virgy belum memberitahukan penyebab tingkah Al itu pada anaknya.
D**ia memata-matai ku, dan dia tau aku sangat menyayangi bunda, ah pantas saja tak ada berita apapun tadi pagi, aku heran bagaimana bisa tak ada berita tentang ku, padahal saat kejadian itu beberapa orang merekam nya. dia sudah membungkam ini dan menggunakan nya untuk mengancam ku? licik sekali
"kenapa harus aku? kenapa tak wanita lain yang kau ajak menikah? ah mereka pasti takut ya hidup bersama lelaki seperti mu" ejek al
"sembarangan kau, aku bosan di jodoh kan, aku tak ingin mendengar ayah dan bunda membicarakan perjodohan lagi, lakukan saja dan kita tak akan lagi berurusan dengan orangtua kita yang sibuk membicarakan perjodohan "
"iya tapi aku malah harus berurusan dengan mu" ujar al kesal
"jadi apa jawaban mu? cepat kita selesaikan"
"apa aku punya pilihan setelah kau mengancam ku seperti itu? aku terima, puas? kau sungguh menyebalkan, apa kau tau itu? "
virgy terdiam menatap al
"aku sudah biasa mendengar nya, aku akan menghubungi mu saat pertemuan berikut nya".
virgy pun beranjak pergi dari kafe.
wah wah wah dosa apa yang aku lakukan di masa lalu? benarkah aku harus hidup bersama lelaki tak berperasaan seperti itu? apakah ini sebuah hukuman? tampan tapi sangat menyebalkan.
**
Halo, maaf ya jika masih ada nama "sasya" di cerita ini, sebelum menggunakan nama "altha" aku menggunakan nama "sasya" sebagai pemeran utama.
aku harap kalian tidak bingung kalau tanpa sengaja aku lupa belum mengganti nama sasya menjadi altha.
__ADS_1
Jangan lupa di like yaa ❤🖤