Jangan Sakiti Hati Ku

Jangan Sakiti Hati Ku
Hukuman


__ADS_3

Hai semua, maaf lama gak update.


jangan lupa like, comment dan VOTE aku yaa.


**


Setelah pulang dari restoran, altha diam sepanjang perjalanan. Bunda pun membiarkan altha karena ia tau altha sedang menahan amarah nya. Bunda meminta pak dadang langsung mengantar altha ke apartemen nya.


"Sayang, kalau sudah membaik kabari bunda ya?" Ujar bunda saat akan berpamitan pulang, bunda pun mencium kening putri kesayangan nya itu, altha hanya mengangguk tak menjawab.


**


Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00, dan virgy belum belum pulang karena ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


Altha duduk di sofa menatap TV, berusaha mengalihkan pikiran nya agar tak memikirkan kejadian tadi siang.


Bisa bisa nya papi memilih perempuan seperti itu, apa dia telah mencuci otak papi??


Sepertinya kini bukan altha yang menonton TV, namun TV lah yang menonton altha.


Altha sibuk dengan pikiran nya sambil mengemil hingga tak menyadari seseorang masuk ke apartemen nya.


"Sayang kamu udah makan? Tadi bunda telepon katanya udah anter kamu ke apartemen" Tanya virgy saat melihat istrinya duduk di sofa, namun altha tak menjawab nya, virgy pun mendekati altha.


Mata virgy terbelalak saat melihat istrinya menatap lurus dengan pandangan kosong sambil mengemil.


Ice cream?


Virgy menyerengit, ia pun duduk di samping tubuh altha.


"Sayang" Sapa virgy lembut sambil mengelus pucuk kepala altha, membuat istrinya itu akhirnya kembali tersadarkan.


"Hngg-- sayang kapan kamu pulang? Udah makan?" Tanya altha sambil duduk menghadap virgy


"Belum lama, aku udah makan tadi. Kamu kenapa sayang ku?"


Altha menggelengkan kepalanya sambil menunduk, virgy memegang lembut dagu altha dan mengangkat nya. Mata mereka saling menatap, altha tau bahwa tatapan virgy meminta penjelasan.


Altha menelan saliva dan dengan lirih menceritakan kejadian siang tadi di restoran, tak ada tangis. Virgy tau istrinya sekuat tenaga menahan air mata.


"Bukankah aku sudah bilang kamu boleh menangis di depan ku sayang?" Ucap virgy


Dengan lembut virgy mendekap tubuh altha dengan erat, memberi rasa nyaman pada istrinya yang sedang bersedih .


Air mata itu kini tumpah, hanya tangis, tanpa menjerit tanpa mengatakan sepatah katapun.


Virgy merasakan rasa sakit mendengar isak tangis altha. Virgy dengan lembut mencium kening altha, mencium pucuk kepala nya, mengelus punggung altha. Memberikan rasa perlindungan pada wanita pujaan nya.


Tak lama kemudian tangis altha telah mereda, ia perlahan melepaskan tubuhnya dari dekapan virgy


"Terimakasih sayang, dan maafkan aku" Ucap altha sambil tersenyum dan mengelus pipi virgy, virgy pun mengangguk sambil mencubit gemas pipi altha


Altha mengambil ice cream di depan meja dan memakan nya kembali


"Ayang ih itu punya aku" Rengek altha saat virgy merebut ice tersebut dari tangannya


"Aku gak suka kamu makan ice cream sambil cemberut gitu sayang, mulai sekarang kalau mau makan ice cream harus sambil tersenyum ya?"

__ADS_1


"Gimana caranya? kamu kan tau aku makan ice cream dalam kondisi perasaan aku yang kayak gimana"


"Aku bisa buat kamu senyum pas lagi makan ice cream, mau?"


"Mau" Ujar altha semangat


Virgy dengan cepat menarik tengkuk altha, mendekatkan wajah nya dan mencium bibir istrinya. Altha yang sempat terkejut tersenyum di sela sela ciuman yang virgy berikan, ia pun melingkarkan lengan nya di leher sang suami, dan virgy kembali memeluk erat tubuh altha. Ciuman lembut yang berubah menjadi memanas karena gairah keduanya terbangkitkan


"Manis" Ucap altha setelah melepaskan ciuman yang ia rasa semakin memanas.


"Mulai saat ini tersenyum lah dan ingatlah ciuman manis kita saat kamu makan ice cream, janji?"


Altha mengangguk tanda ia akan menepati janjinya.


"Sekadang waktunya aku akan menghukum mu" Ujar virgy dengan tatapan yang mulai berkabut karena bergairah


"Ke-napa?" Tanya altha gugup


"Pertama karena kamu memakan ice cream dengan raut wajah yang tak cantik , kedua kamu membasahi kemeja ku, ketiga kamu membangunkan Leon" Jawab virgy sambil menaikan tubuh altha ke pundak nya dan beranjak ke tempat tidur, altha pun meronta ronta


"Virgy menyebalkaaannnn" Teriak altha sambil tertawa, sebenarnya altha ingin marah tapi entah kenapa ia malah tertawa.


Malam ini altha di hukum beberapa jam oleh virgy hingga altha kelelahan dan tertidur pulas di pelukan sang suami


**


Pagi telah tiba, altha terbangun dan tak menemukan virgy di samping nya. Ia pun bergegas bangun dan membersihkan diri. Setelah berdandan ia melangkahkan kakinya ke dapur dan menemukan virgy yang sedang memasak


Altha mendekat dan memeluk tubuh virgy dari belakang, "Maaf sayang aku terlambat bangun, sini biar aku yang lanjutkan memasak nya"


Virgy mematikan kompor dan membalikkan tubuhnya, memeluk tubuh altha yang wangi dan menatap penuh cinta wajah istri nya yang cantik itu


"Baiklah sayang, yang enak ya, awas kalau tak enak aku akan menghukum mu" Ujar altha sambil tertawa, virgy terkekeh mendengar ucapan istrinya itu.


Dasar istri yang menggemaskan


Altha pun duduk di meja dapur dan memandang virgy yang sibuk menyajikan makanan, virgy sangat tampan memakai celana pendek dan kaos yang memperlihatkan otot di lengan nya, dan menggunakan apron membuat virgy tampak lucu.


Altha terkekeh saar memotret virgy dan menggugah nya di instagram.


"Kenapa sayang? ketawa ketiwi kayak gitu" Tanya virgy sambil meletakan piring di meja


"Ntar juga tau hehe"


Kenapa perasaan aku tak enak ya.


Virgy pun segera melepaskan apron nya dan mereka makan bersama


"Enak sayang?"


"Enak sayang, sering sering ya masakin aku kalau lagi libur" Ujar altha sambil tersenyum manis


"Apapun akan ku lakukan untuk mu sayang" Ujar virgy sambil mencium lengan altha, dan tentu saja berhasil membuat pipi altha merona


Setelah usai makan siang mereka menghabiskan waktu di apartemen, bersenda gurau meski terkadang berdebat hal tak penting dan menonton film


Dan kini mereka sepakat untuk berenang di apartemen, virgy terkejut saat melihat altha menggunakan bikini dan masuk ke kolam

__ADS_1


"Seksi banget ayang, cantik gini istri siapa sih?" Ujar virgy sambil mencium pipi altha


"Istri lelaki yang menyebalkan" Jawab altha mencium balik pipi virgy


"Tapi sayang kan?"


"Sayang banget" Ujar altha sambil mencium bibir virgy beberapa detik, tak lama. Altha khawatir Leon bangun.


Mereka pun berenang bersama, lomba berenang dan bermain air. Setelah usai mereka duduk di kursi yang berada di pinggir kolam renang.


"Sayang makan malem di luar yuk" Ajak altha sambil meminum jus orange


Namun virgy tak menjawab, ia sibuk melihat berita di ponsel nya di kursi seberang altha


"Ayang aku ngomong ih gak di jawab" Altha berdecak kesal


Virgy menatap altha, "Kamu sengaja mau aku hukum ya?"


"Aku buat salah apalagi sih yang?" Rengek altha


Virgy menunjukkan berita yang ia baca pada altha. Seketika altha tersedak, virgy yang sedang menggunakan apron sukses menjadi trending topic.


"Baguskan hasil foto aku? Kamu keliatan ganteng banget loh yang" Ujar altha, tak merasa bersalah sama sekali


Virgy menyimpan ponsel di meja dan beranjak mendekati kursi altha, altha panik saat virgy menindih tubuh nya di kursi yang panjang itu


"Ayang mau apa?" Tanya altha gugup


"Mau menghukum istri" Ujar nya sambil mengelus bibir altha menggunakan ibu jari nya


"Jangan disini ayang" Ujar altha yang mulai terbawa suasana


"Tak apa sayang, tak akan ada yang mengintip "


"Sayang ihh"


Virgy tak lagi menghiraukan ucapan altha, dan mulai sibuk menghukum altha di kursi.


Sebuah kursi dengan payung besar yang melindungi mereka dari sinar matahari.


Hari ini adalah hari dimana altha tak henti hentinya di hukum oleh virgy.


**


Hai, jangan lupa vote yaa.. caranya gampang banget


1.Buka novel ku dan klik DETIL, dan KLIK VOTE



2.Klik VOTE lagi



3.Pilih POIN (hingga kata poin bergaris merah di bawah dan kata yang sudah di bold) baru pilih BERI TIP. Jika kalian mau kasih 10 klik no 10, jika mau kasih 100 klik 100, jika mau 1000 klik 1000.


__ADS_1


**Kalian bisa dapatkan POIN ini secara GRATIS di beranda dengan tulisan PUSAT MISI.


Tolong VOTE nya yaa**


__ADS_2