
Bahaya typo guys!!!
Maafkan!! 😊
Distance And Longing
Author pov
Taehyung melirik matanya ke atas memperhatikan mimik Yuju yang terlihat sedang mencemaskan.
"Ada apa? Apa kamu tidak senang mendengarnya."Â Taehyung membangunkan tubuhnya, ia duduk di samping Yuju menantikan jawaban sang kekasih
"Tentu, aku senang."Â Yuju mengukir senyuman manisnya, tapi entah kenapa ia merasa gelisah secara tiba-tiba
"Benarkah? Kenapa aku merasa kamu tidak ingin bercerai dengan adikku. Apa sekarang di hatimu, sudah tidak ada aku?"Â Taehyung menatap Yuju dengan ketelitian bola matanya
"Mana mungkin, itu tidak pernah terjadi. Kekasihku ini nomor satu."Â Yuju mencubit kulit pipi Taehyung di sertai tawa ceria keluar dari bibirnya
"Kenapa aku kurang percaya, coba buktikan kalau Yuju hanya mencintai Taehyung!"Â Taehyung memajukan kepalanya, berharap mendapat satu kesempatan dalam kesempatan yakni ciuman dari sang kekasih
Yuju mencoba menahan perasaan tersipu, ia harus terlihat rileks di depan laki-laki itu, lalu kedua tangannya menangkup wajah Taehyung.
"Aku cinta kamu itu sudah pasti, jangan di ragukan lagi,"Â ucap Yuju
"Mata-mata saja tidak menggambarkan kesungguhan, lakukan sesuatu agar aku juga percaya terhadap ucapan mu!"Â sekali lagi Taehyung memperdaya kekasihnya, agar membuktikan cinta mereka tetap terjaga sampai saat ini
Di saat Yuju memiringkan wajahnya untuk melakukan gaya ciuman, kakaknya datang bersama kekasih membuat Yuju mengurungkan niat nya.
"Hai Taehyung!"Â sapa Sowon pada temannya
"Hai juga, sudah lama kita tidak berjumpa bagaimana kabarmu. Kau pasti tengah bercanda dua,"Â gurau Taehyung menghidupkan suasana
"Sembarangan bicara, sini aku pukul sampai mati."Â Sowon mengepalkan jari tangan kanan nya, bersiap memukul area wajah Taehyung yang sudah ia tandai
"Jangan kakak ipar, nanti aku harus mencintai siapa kalau Taehyung sudah jadi almarhum!"Â Yuju memohon pada calon kakak iparnya, menunjukan sisi imutnya
"Uhh sayang...."Â Sowon berlari ia duduk di sebelah Yuju
"Aku tidak berani melukai hatimu."Â Sowon mengelus pipi Yuju, kelakuan kekanak-kanakan mereka sudah di mulai
"Silahkan kalian saling mengutarakan rindu, aku dan Taehyung memasak makan malam. Ayoo Taehyung!"Â ajak Jin pada Taehyung yang terlihat tidak menyetujui usulan itu
Taehyung menggelengkan kepala, menolak mengikuti permintaan calon kakak iparnya.
"Sudah ikut saja, sekali-kali kita yang memasak untuk orang yang kita cintai."Â Jin menarik sisi jaket Taehyung
Taehyung terpaksa menuruti paksaan Jin, mereka berdua memulai perkelahian di dapur.
Are you Ready!!
Jungkook kehilangan sebagian kekuasaannya, Ayahnya mengambil semua pengawal yang selama ini berada di bawah perintahnya.
__ADS_1
Posisi seorang CEO masih melekat pada jabatannya, tapi tidak dengan perlindungan juga anak buah.
Ia melamun di dalam kamar, duduk tertunduk di pinggir ranjang dalam kekesalan mengarah ke perasaan amarah.
Ponsel yang terus berbunyi tak di hiraukan, frustrasi memikirkan cara mengembalikan keadaan menghancurkan kebahagian kakaknya.
"Mereka tidak boleh bersatu, aku sudah sejauh ini bersandiwara baik pada Yuju. Mengapa wanita itu belum juga melupakan Taehyung, tidak bisa!"Â Jungkook menggelengkan kepala
"Dia tidak pantas mendapat cinta setulus itu."Â Jungkook menendang keras meja di depannya sehingga alat makan yang berada di atasnya hancur terjatuh kebawah
Acara makan malam tengah berlangsung, Yuju mendapat perhatian kasih dari sang pacar.
Taehyung begitu memperhatikan Yuju, apa yang di lihat kekasihnya dia ambilkan dengan senang hati.
Keasyikan terjadi suasana damai terpenuhi dan terkendali, selesai makan malam.
Mereka melakukan kegiatan pembicaraan hangat, Yuju menyimak apa yang di bicarakan kakak kelasnya.
Terbesit rasa cemas di pikiran Yuju, mengingat keadaan Jungkook yang ia tidak tahu kabarnya.
"Dia sedang apa sekarang,"Â batin Yuju
"Kenapa aku peduli padanya, biarkan saja dia mau gimana. Bukan kah dia senang, atau sedang tertawa karena aku tidak lagi menjadi beban. Tapi ... balas dendamnya belum berakhir, malah semakin meningkat,"Â pikir Yuju mengucapkannya dalam hati
Ponsel Taehyung berdering, sebuah panggilan masuk tertera di layar ponselnya.
Taehyung mengangkat panggilan tersebut, yang ternyata panggilan masuk itu berasal dari SinB.
"Siapa yang pulang?"Â Yuju kebingungan
"Baiklah! ..., hati-hati..., setelah sampai nanti, ..., kabari aku. ..., iya. tenang saja, ..., takkan ada ... yang melukai ku. ...., ."Â Taehyung menutup panggilan telpon, meletakkan ponselnya di atas meja
"Siapa yang menelpon mu?" tanya Jin penasaran
"SinB, dia akan pulang,"Â jawab Taehyung
"SinB itu siapa, adikmu... Tapi tidak mungkin, kau mana punya adik perempuan,"Â Jin masih di derita rasa ingin tahu
"Teman ku kak, ingat tidak gadis yang membawa koper ke rumah kita. Gadis itu banyak bicara lalu menangis di depan pintu, karena kakak memarahinya,"Â jelas Yuju mengingatkan kakaknya pada sosok SinB
"Ohh gadis cerewet dan cengeng itu, iya kakak ingat. Dia menginap di rumah kita selama satu minggu, sekali dia datang membawa masalah,"Â ujar Jin ia mengenali identitas SinB masih teringat di benaknya
waiting for a some second!!!
Tengah malam, Yuju masih terjaga belum bisa memejamkan kedua matanya.
Taehyung juga mengalami hal tersebut, mereka berdua berbaring di ranjang yang sama.
"Kenapa diantara kita belum menuju ke alam mimpi?"Â Taehyung memecahkan keheningan dalam kegelapan
"Entah, aku ingin sekali tidur tapi tidak bisa,"Â jawab Yuju
__ADS_1
"Apa setiap malam kamu mengalami hal ini, apa Jungkook menganggu tidurmu. Sehingga berdampak sampai sekarang?"
"Biasanya aku mudah tertidur dalam kondisi apapun, mungkin karena banyak memikirkan masalah membuatku terus mengingat,"
Taehyung menoleh ke samping, ia menatap Yuju yang tengah memandang langit-langit atap kamar.
"Yuju, kamu tidak punya perasaan bukan pada adikku?"
Yuju nampak kaget dengan pertanyaan itu, ia menggeser kan kepalanya ke sisi kiri melihat Taehyung yang tengah memandangi nya.
"Kenapa kamu bertanya hal yang tidak mungkin terjadi?"
"Bukankah dia bersikap lembut padamu, mungkin hatimu tergerak memperhatikan adikku?"
"Tidak! sepanjang hari bersamanya bagaikan berada di neraka. Bertengkar terus, saling mengatakan kata-kata kasar,"
Taehyung berbalik menatap langit kamar, ia memejamkan kedua matanya perlahan.
Tidak ada lagi kata yang ia lontarkan, hanya memendam perasaan kacau yang menyelimuti pemikirannya mengenai hubungan Jungkook dan Yuju berharap tidak ada cinta di antara mereka nantinya.
Pagi hari Yuju di tinggal sendiri, gadis itu tengah menjemur pakaian yang baru saja selesai ia bersihkan.
Di saat itu, seseorang tiba-tiba muncul di depannya.
Membuat dirinya kaget, Yuju sempat terjatuh karena mundur langkah kakinya.
Untung saja seseorang itu menahan bobot tubuhnya, Yuju terselamatkan dari kecelakaan.
Segera Yuju berdiri dan hendak berlari ke dalam rumah, namun. Seseorang itu menahan lengannya, hingga pada akhirnya mereka berdua saling bicara di tempat yang cukup rindang.
"Ada apa lagi, datang ke rumah bukannya bekerja?"Â tanya Yuju tetap bersikap dingin
"Katakan tidak di pengadilan nanti, itu saja yang aku inginkan darimu,"Â jawab seseorang itu
"Aku tidak akan mengatakannya, perceraian itu harus terjadi. Jungkook sadarlah, SinB tengah dalam perjalanan ke negeri ini. Kau bahagia, tidak butuh aku sebagai mainan candaan mu,"
"Biarkan SinB pulang, memangnya kenapa kalau dia pulang. Kita akan bersama-sama, menjalakan kehidupan yang bahagia,"
"Aku tidak mengharapkan menjadi orang ketiga, kamu di terpa kegelapan Jungkook. Cintamu hanya untuk SinB, aku tahu itu. Jika tidak bisa memilih, menyesal pada akhirnya nanti. Ini adalah jalan terbaik bagi kita berdua, balas dendam mu pada Taehyung perlahan menghilang dari hatimu."Â Yuju pergi melangkahkan kakinya, ia tidak berniat berbalik melihat kebelakang atau ia akan bimbang nantinya
Taehyung yang baru saja tiba mencari Yuju di dalam rumah akan tetapi, tidak menemukan orang yang ia cintai.
Saat berjalan kebelakang rumah, ia baru menemukan Yuju yang berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Jungkook.
"Jungkook!"Â teriak Taehyung sembari lari menghampiri
To be continues...............
Ya sayang ff ini tertunda comments!
Ya sayang author nya berikan like!
__ADS_1