
Distance And Longing
◀◀◀◀Author pov
Typo yang perlu di maklumin!!!
Jungkook berusaha memohon dengan kata-kata manis yang ia buat, agar kakak nya luluh dan pada akhirnya keinginannya di wujudkan oleh Taehyung.
Ketika pengalihan bayi di serahkan oleh tangan kakaknya, Tiba-tiba saja Yuju terbangun dan berteriak mengatakan tidak.
Sontak saja Taehyung menoleh ke tempat ranjang, tatapan panik terjadi di mata pria itu.
"Taehyung, itu bayiku berikan dia padaku." Yuju hendak melepaskan selang infus yang menusuk di atas telapak tangannya, tetapi Taehyung dengan cepat bergerak cepat menghalangi niatnya
"Yuju, ini bayimu jangan menyakiti diri sendiri." Taehyung memindahkan bayi Yuju ke atas pangkuan tangan kekasih nya
Yuju memangku erat bayinya ke dalam pelukannya, tangis pun pecah sembari mengucap syukur.
Jungkook terlihat sangat kesal, marah tentu saja ia langsung menghampiri Yuju dan meminta bayi nya dari tangan Ibunya.
"Yuju, berikan dia padaku!" tangan Jungkook berusaha merebut anaknya dalam dekapan Yuju
"Tidak, dia adalah bayi ku kau sudah tidak berhak memilikinya. Pergilah!" Yuju menjauhkan bayinya dari jangkauan Jungkook
"Kau keras kepala sekali, berikan dia padaku aku ini Ayahnya." dengan paksa Jungkook merebut bayinya dari dekapan Yuju
Taehyung mencoba menenangkan adiknya juga kekasihnya, tetapi sikap keras kepala Jungkook yang tidak mau mengalah dan merebut sekuat tenaga bayi nya.
Membuat Yuju kehilangan daya dan tenaga nya, Jungkook mendapatkan apa yang ia inginkan.
Bayi laki-laki yang masih terpejam matanya ia pandangi, tatapan mata Jungkook terus memperhatikan wajah bayinya.
"Taehyung, bayi ku." Yuju bersandar di atas perut kekasihnya, Taehyung mengelus-elus rambutnya
"Jangan panik Yuju, dia hanya ingin memangku nya sebentar. Kamu tidak perlu khawatir, percaya pada ucapanku," ucap Taehyung menenangkan suasana hati kekasihnya
SinB pun masuk ke dalam, kedatangan nya membuat Jungkook terdiam dan tak bisa melakukan apapun.
"Wahh... Jungkook, kamu sedang apa?" SinB menghampiri Jungkook lalu berdiri di sampingnya
"SinB, kamu sudah menyelesaikan administrasi nya. Aku berterimakasih padamu, maaf telah membuatmu repot." ungkap Taehyung sambil memandangi SinB dengan tatapan haru
"Kak Taehyung, aku ini SinB. Di repotkan sedikit tidak masalah, ohh ya. Yuju, apa yang kamu rasakan saat ini. Masihkah terasa sakit?" SinB memperhatikan Yuju yang tengah menangis di pelukan Taehyung, ia merasa ada sesuatu yang sedang terjadi diantara mereka bertiga
"Yuju tidak bisa menjawab pertanyaan mu sekarang, dia baru saja melahirkan pikirannya masih kacau. Harap mengerti, SinB!" sahut Taehyung menjawab pertanyaan dari adik kelasnya sewaktu di SMA
"Aku lebih pengertian darimu kak, tapi aku boleh dong gendong anak kalian." SinB memperhatikan wajah si bayi, keanehan langsung terjadi di benak nya memikirkan mengapa bayi Yuju dan Taehyung terlihat mirip dengan wajah kekasihnya Jungkook
"Aneh ya, padahal dia masih bayi. Tapi... ko aku merasa, dia bukan anak kak Taehyung melaikan Jungkook," ujar SinB mengungkapkan apa yang ia pikirkan
Yuju mempererat pelukannya memeluk tubuh Taehyung, sehingga gerakan tangan kekasihnya di rasakan sangat menekan tubuhnya.
"Wajar saja, kami saudara. Mungkin memang sedikit mirip SinB, aku Ayahnya dewasa nanti dia akan lebih mirip dengan ku. Apa kau mau menggendong bayi nya, ambil saja bayi kami dari tangan Jungkook." Taehyung tersenyum berusaha menutupi keadaan
"Tentu saja, aku ingin menggendong calon keponakan. Jungkook, berikan bayinya padaku!" pinta SinB berjalan ke hadapan Jungkook, tetapi respon kekasihnya diam saja
Jungkook tidak ingin memberikan bayi nya pada SinB, karena SinB terus membujuk dan berusaha merayunya, Jungkook pun mengalah dan membiarkan SinB menggendong bayinya.
"Uhh... Manisnya." SinB mengecup pipi si bayi dengan kecupan lembut rada gemas pun ia rasakan
........... ✧༺♥༻✧..............
Beberapa jam berlalu, Taehyung tengah membaringkan tubuh Yuju di kamarnya.
Jin kakak nya sedang menggendong bayi adiknya, ia begitu senang dan bahagia.
__ADS_1
"Aku sempat takut Jin, Jungkook akan membawa kabur bayi Yuju. Kalau bukan karena SinB, yang berusaha merayunya. Aku tidak tahu lagi, entah apa yang akan di lakukan Jungkook selanjutnya." Taehyung menarik selimut, untuk menutupi tubuh kekasihnya agar merasakan hangat
"Kedatangan SinB pengendali untuk dirinya, selama dia ada bersama adikmu. Jungkook takkan bisa berbuat semaunya terhadap adikku, aku harap SinB akan terus berada di sisinya," balas Jin, yang merasa tenang setelah Taehyung menjelaskan tentang keberadaan SinB di antara mereka
"Yuju terlihat sangat lelah, dia telah berjuang mati-matian untuk melahirkan bayinya." Taehyung memperhatikan wajah kekasihnya, relung hatinya begitu damai memandangi kecantikan Yuju
Jin melangkah ke tempat tidur, dengan sangat hati-hati ia menaruh bayi kecil di samping tubuh adiknya.
Setelah itu ia hendak pergi, tetapi Taehyung menahan niatnya. Dia ingin sekali berbicara berdua dengannya, ia pun mengangguk.
Mereka berdua pergi dari kamar meninggalkan keheningan di dalam ruangan, Taehyung dan Jin berbicara di ruang tamu.
Mereka membicarakan niat Taehyung yang ingin menikahi Yuju, karena ancaman Jungkook juga status adiknya adalah tunangan SinB.
Dia takut kalau SinB membenci Yuju, karena telah mengambil Jungkook dari hidupnya.
"Bukankah Jungkook yang menghancurkan impian adikku, mengapa harus Yuju yang menanggung kesalahan adikmu?" Jin langsung emosi merasa tersinggung oleh perkataan Taehyung seperti menyalahkan adiknya
"Kau salah paham pada ucapanku, aku tahu semua yang Yuju alami gara-gara adikku. Tetapi SinB tidak akan percaya pada ucapan yang kita katakan, karena ia lebih percaya pada cinta dan kesetiaan Jungkook. Tidak mudah membuat dia yakin, pada kenyataan yang sebenarnya," sungut Taehyung mencoba mengatakan apa yang ia pikirkan agar Jin mengerti
"Kalau begitu cepatlah menikah dengan Yuju, aku tidak ingin kejadian buruk menimpa adikku Taehyung!" Jin masih di selimuti jiwa amarah, menyerahkan keputusan terbaik pada temannya
"Aku tinggal meyakinkan Ayah dan meminta bantuan nya untuk menyuruh Jungkook, menandatangani surat cerai. Proses yang di ajukan pihak lelaki akan lebih cepat dan segera tuntas daripada pihak wanita," tambah Taehyung mengatakan langkah tindakan nya
"Terimakasih telah percaya padaku." Taehyung tersenyum lebar kepercayaan dirinya berjaya menyemangati jalan rencananya
♥*♡∞:。.。 *+:。.。 。.。:+* 。.。:∞♡*♥
1 minggu berlalu, Taehyung berada di rumah menemani keseharian Yuju yang merawat bayinya.
Jin tidak selalu ada di rumah, selain sibuk dengan kuliah dan pekerjaan partime. Dia juga sibuk mengurus toko buku yang di jalankan bersama kekasihnya Sowon.
Yuju tengah bersantai bersama Taehyung di atas tempat tidur.
"Aku menyukai waktu berdua seperti ini Taehyung." Yuju menurunkan wajahnya mendekati bibir Taehyung lalu memberikan kecupan lembut di bibir kekasihnya
Taehyung membalas kecupan itu menjadikan sebuah keromantisan, ciuman yang menggairahkan menghapus jarak yang sering di batasi oleh halangan dan masalah.
Ciuman mereka harus terhenti ketika pintu rumah berbunyi ketukan keras, Yuju melepaskan tautan bibirnya mengangkat kepalanya ke atas.
"Siapa yang datang Taehyung." Kedua tangannya di tarik tak menyentuh wajah Taehyung lagi, perasaan berdebar menakuti jiwanya
"Hm... mungkin kakak mu pulang, dia suka lupa membawa barang yang harus di bawa. Tunggu di sini, biar aku saja yang membuka pintunya." Taehyung membangunkan tubuhnya, menginjakkan kedua kakinya menyentuh lantai dan mulai berjalan ke luar kamar
Taehyung melangkah disertai senyum bahagia di wajahnya, waktu yang ia luangkan bersama kekasihnya benar-benar membuatnya hanyut melupakan rasa risau dan khawatir.
Ketika tangan kanannya menarik gagang pintu, dua orang yang merupakan pasangan kekasih berdiri di depannya.
Seketika senyum bahagia Taehyung surut, saat melihat wajah seorang pria yang berdiri di samping tubuh wanita tersebut.
"Kak Taehyung!!!" wanita itu langsung memeluk tubuhnya, melepas rasa rindu juga melakukan keakraban yang sudah terjalin lama
"Aku membawa pakaian kecil yang lucu-lucu untuk bayi kalian." Wanita itu melepaskan pelukannya, mengulurkan kedua tangannya menggengam tas paper besar
Taehyung tersenyum menghargai kerja keras wanita itu dan mempersilahkan masuk ke dalam.
"Ayoo Jungkook!" ajak wanita itu pada kekasihnya
Mereka di arahkan Taehyung ke ruang tamu dan meminta mereka untuk duduk, ia akan pergi ke kamar untuk memanggil Yuju.
"SinB, aku haus!" Jungkook menyetuh tenggorokannya, menunjukan keinginan harus di penuhi dengan segera
"Tunggu kak Taehyung datang ya, aku nggak enak kalau masuk ke dapur tanpa permisi," jawab SinB bingung
"Aku mau nya sekarang, Taehyung punya hati yang baik, dia pasti mengerti mengapa kamu berbuat tanpa bilang terlebih dahulu," ujar Jungkook sedikit memaksa pada kekasihnya
__ADS_1
"Baiklah, aku akan pergi." SinB tersenyum sekejap sebelum senyumnya menghilang karena kepergian nya ke arah dapur
Jungkook melirik langkah kaki SinB yang mulai kabur dari penglihatannya, ia bergegas pergi dari atas sofa menuju ke tempat kamar Yuju berada.
Setibanya dia di sana, ia mengintip di balik pintu yang membuka sedikit celah untuk melihat.
Taehyung tengah membantu Yuju menutup resleting atasan pakaian yang di kenakan oleh istrinya, ada percikan api menyala di hatinya.
"Cekk... Taehyung, kau sudah menyetuh nya, aku takkan membuatmu tenang!!," ucap Jungkook dendam
Ia merasakan kecemburuan membakar seluruh tubuhnya, karena kemesraan keduanya.
"Taehyung." Yuju memutar tubuhnya menghadap kebelakang, kedua tangannya di kalung kan di leher kekasihnya
"Ada apa?" Taehyung menyatukan wajahnya dengan Yuju, sehingga hidung mereka saling beradu
Yuju mencium pipi Taehyung, kemudian menarik kedua tangannya. Berniat untuk kabur, karena Taehyung tidak ingin di permainkan dalam godaan sesaat, ia berhasil menarik Yuju kembali dalam dekapan nya.
Jungkook tidak bisa menahan gejolak perasaan iri pada kakaknya, sehingga ia menendang pintu lalu bergegas pergi setelah membuat kegaduhan.
"Suara apa itu?" Yuju melirik tempat pintu berada, Taehyung melepaskan tubuh Yuju yang ia genggam
"Mungkin SinB yang sedang berulah, ia tidak sabar ingin segera bertemu dengan mu," jawab Taehyung
"Kita membuat mereka bosan menunggu, ayoo kita pergi." Yuju berjalan terlebih dahulu dari Taehyung
Menghela napas panjang sejenak kemudian Taehyung mengejar langkah Yuju, untuk berjalan bersama nya.
Di ruang tamu SinB kebingungan mencari Jungkook, dia tidak berada di ruang tamu.
"Jungkook... kamu dimana?" ucapan itu terus di katakan SinB yang langsung merasa cemas
Taehyung dan Yuju baru sampai di ruang tamu, mereka bingung melihat SinB yang terus saja bulak-balik tanpa arah.
"Ada apa SinB?" tanya Yuju yang datang menghampiri teman nya
"Aku mencari Jungkook, tadi dia menyuruhku untuk membuatkan minum. Aku pergi ke dapur sebentar, pas balik lagi ke sini dia tidak ada," jawab SinB merasa tidak tenang, takut kekasihnya menghilang dan berbuat yang tidak-tidak
"Taehyung akan mencarikan dia, duduklah!" ajak Yuju sembari mendudukan SinB dengan dirinya
Taehyung akan pergi mencari Jungkook, saat ia akan meninggalkan ruang tamu Jungkook muncul dari pintu masuk dan berjalan ke tempat itu.
"Itu Jungkook," ucap Taehyung matanya memperhatikan gerak langkah kaki Jungkook
SinB dan Yuju langsung melihat kemana Taehyung memandang, di lihatnya Jungkook yang sedang berjalan ke tempat mereka.
Yuju memalingkan wajahnya melirik Taehyung sedangkan SinB, terlihat sumringah dengan kembalinya Jungkook.
To be continue..............
A\N:
Hayy gaesss!!!
Apa kabar?
Udah lama ya nggak update, di lihat dari tanggal dan bulan. Ternyata, update nya sebulan sekali, ngerasa nggak sih. 😅😅
Kalau ngerasa, 🤣🤣🤣 minta di demoin dong!!! 😉😉
Karena sepinya pembaca, aku malas ngetik dan lanjutin.
Wkwkwkkw 😆😆😆, ok jangan lupa yang masih pada setia kasih bintang dan komentar ya🤗.
See you......
__ADS_1