Jarak Dan Kerinduan

Jarak Dan Kerinduan
Number Thirty Two


__ADS_3

Distance And Longing


◀◀◀◀Author pov


Typo yang perlu di maklumin!!!


Di rumah keluarga Jeons


Jungkook tidak bisa tertidur dngan tenang, karena tangisan dari seorang bayi di samping tubuhnya.


Hampir saja ia memukul tubuh bayi tersebut karena tidak mau diam dan berhenti membuat kebisingan.


"Jika bukan karena Ibumu, aku tidak akan menculik mu. Yuju, aku hanya menginginkan dia, tidak pernah ingin kau hadir di antara kami." Jungkook merebahkan diri kembali, mengabaikan setiap bunyi keras yang berasal dari mulut mungil Soobin


......................................


Taehyung mendapat telpon dari SeokJin, kalau bayi Yuju menghilang. Saat itu juga dia pergi mencari Soobin, menuju ke rumahnya.


Entah kenapa ia bersikeras pergi ke tempat Ayahnya, dimana ibunya juga tinggal di sana.


Ia juga berusaha menghubungi sang Ibu, tetapi tidak ada jawaban yang terdengar memastikan.


"Jungkook, pasti kau yang mengambil bayinya. Kenapa kau terus melakukan pemberontakan, sebentar lagi kau akan bebas dari tanggungjawab. Mengapa, kau terus berulah dan menganggu," ucap Taehyung dalam perasaan kesal pada adiknya, yang tidak pernah merasa kapok walau ia terus mengalah dan bersabar


_____Distance____and___Longing____


Taehyung menerobos masuk ke dalam, acara makan yang sedang berlangsung pun harus berantakan dan tertunda, di karena kegaduhan yang dilakukan putra pertama.


Kim Yewon biasa terpanggil dengan nama Umji yang merupakan calon menantu baru keluarga Jeons, merasa terganggu dan canggung. Mengapa ia harus hadir, di acara makan malam ini menyaksikan perdebatan.


Taehyung tidak melirik Umji sedikitpun, karena amarah dan pemikiran yang di kuasai ketegangan dan perasaan gelisah.


Ia meminta pada sang Ayah, agar mau menghukum Jungkook. Dia juga bilang kalau bayi kekasihnya menghilang, ia menduga kalau pelakunya adalah adiknya sendiri.


Tentu, Umji sangat terkejut mendengar hal ini,"Kenapa Jungkook yang jadi tersangka, bukankah memang benar kalau dia adalah seorang Ayah. Apa ada yang salah dengan julukan itu, dia juga berhak memiliki bayinya sendiri," pikir pendek Umji.


"Ayah, anda sudah berjanji!! Jungkook takkan menganggu hubungan ku lagi dengan Yuju, lalu kenapa dia terus berulah. SinB telah datang, dia seharusnya senang. Bukankah, keinginan nya hidup bersama dengan kekasihnya. Sejak kapan dia mencintai Yuju, apakah dia tulus?" Taehyung hampir saja menjatuhkan tubuhnya, tetapi kekuatan demi bertahan membuat dia memiliki sedikit semangat untuk bangkit


"Kak Taehyung, apa yang kamu katakan... Kenapa kamu melakukan perselingkuhan dengan istrinya kak Jungkook." Umji menggeleng kepala heran mengapa calon tunangannya berbuat demikian jahatnya


Ayah Taehyung menyadari ketidak mengertian Umji, to the point saja. Si Ayah menceritakan kejadian yang sebenarnya, antara Jungkook dan Taehyung yang selalu bertengkar karena masalah kecil.


Sampai putra bungsunya melakukan kesalahan yang fatal, yaitu menghamili calon kakak iparnya Yuju.


Mendengar penjelasan itu Umji menjadi gelisah, perasaan khawatir akan nasib gadis yang di kenalnya sebagai istri Jungkook, menjadikan dia memilih jalan untuk memutuskan hubungan.


"Sebaiknya, ayah dan Ibuku tidak tahu sandiwara besar yang keluarga anda lakukan." Umji menyentuh keningnya dengan jemari tangan kanan, pening memikirkan lika-liku jalan cerita yang telah ia dengarkan


"Umji!!!" panggil Taehyung tadinya ia ingin menenangkan perasaan gadis tersebut, tetapi Umji semakin menjauhkan darinya


"Aku akan mencari alasan yang bagus, agar nama keluarga kalian tidak tercemar. Terimakasih, telah memberi saya pelajaran berharga mengenai permasalahan rumah tangga." Umji segera melarikan diri setelah mengucapkan kata-kata terakhir, ia tak sanggup untuk tetap tinggal dan menyimak semua permasalahan yang mulai menyeruak keluar mengungkap rahasia yang selama ini terpendam


Kembali pada permasalahan, Jungkook dengan tiba-tiba datang tanpa di duga menggendong seorang bayi di pangkuan tangannya.

__ADS_1


Sontak saja perhatian semua orang yang ada di ruangan tersebut tertuju ke arahnya, Jungkook hanya tersenyum bebas tanpa beban dan dosa.


"Jungkook, jadi benar dugaan ku yang mengambil bayi kami!" Kata Taehyung lantang, yang merasa amarah sudah membludak di dalam jiwanya di tambah penglihatan yang menyayat hatinya


"Apa kau bilang bayi kami, dia adalah bayiku dengan Yuju. Hak apa yang kau miliki, sehingga kau mengaku dia adalah bayimu juga ha...h!!" Jungkook baru saja menginjak lantai dasar setelah menuruni puluhan anak tangga


"Sudahi saja Jungkook, SinB adalah pengendali mu. Aku telah menelpon dia agar cepat datang ke sini, kau akan tenang dan berikan bayi itu setelah kekasih mu tiba," ujar Taehyung pelan menghilangkan kegelisahan yang ia rasakan, demi kebaikan dirinya dan adiknya


"Tidak!!" teriak Jungkook merasa takut kehilangan, wajahnya seketika berubah suram dan murung


"Aku menginginkan Yuju, aku tidak mencintai SinB. Aku ingin hidup dengan kekasih mu Taehyung, Ayah!" Jungkook menatap sang Ayah yang terlihat kebingungan menangani situasi yang tak bisa di kendalikan


"Jangan percepat persidangan ku dengan Yuju, aku ingin mempertahankan pernikahan ku. Aku memohon padamu!! Aku akan setia padanya, berjanji menjadi suami yang baik untuknya. Ijinkanlah putramu ini, berubah." Jungkook menundukkan kepalanya, meresapi perasaan bersalah yang ia pikul di benaknya


"Ayah jangan pernah percaya pada ucapan kebohongan Jungkook, dia hanya mengatakan janji palsu. Dia tidak ingin aku bahagia, dari dulu aku sudah mengalah untuk nya. Menyerahkan hak ku, padanya agar dia tak lagi merasa kasih sayang mu hanya untukku," Taehyung menyangkal perkataan adiknya, masih tidak ada kepercayaan pada Jungkook karena dia selalu saja mengatakan kebohongan dan dusta


"Jika itu yang pernah aku rebut dari mu, akan ku kembalikan. Tetapi... Jangan pernah mengambil Yuju dari hidupku, aku menyerahkan jabatan dan harta yang ku miliki atas nama mu. Ayah berikan saham dan perusahaan yang aku kelola padanya, dia tidak boleh menganggu keluarga kecil ku," tegas Jungkook sembari berjalan lebih dekat dengan Ayahnya


"Aku tak ingin harta Jungkook, yang aku inginkan cintaku yang telah kau hancurkan. Kenapa kau tidak pernah jera, hah. Yuju itu adalah milikku, bukan milikmu. Dia juga hanya mencintai ku, dia sangat membencimu," sahut Taehyung dengan nada tinggi


"Benci yang Yuju rasakan saat bersamamu, akan menjadi cinta jika kau menghilang dari kehidupan nya. Saat ini juga, menjauhlah dari istriku!!"


"Kau ini." saat Taehyung mengangkat tangannya untuk memukul Jungkook, tiba-tiba saja dari belakang ada yang menahan tangannya bergerak sehingga ia menoleh ke arah seseorang yang telah menahan pergerakannya


"SinB." seketika otot lengan Taehyung melemas, melihat SinB di dalam pandangan matanya


"Apa yang kamu lakukan kak Taehyung." SinB menurunkan tangannya bersama dengan lengan Taehyung yang ikut tertarik ke bawah


Taehyung menceritakan penghianatan Jungkook pada cinta SinB, lelaki yang ia cintai selama 15 tahun ini telah tega mendustakan dan menodai kepercayaan gadis yang selama ini menjadi pengendali hidupnya.


Ia juga menjelaskan bayi yang di lahirkan Yuju adalah hasil pemerkosaan Jungkook pada kekasihnya, secara sengaja mengacaukan pernikahannya. Merusak kebahagiaan yang selama ini ia impikan, meluluhkan semangat hidupnya.


Merenggut cinta suci yang ia jaga sampai saat ini, SinB menjadi lemas dan terjatuh di bawah kaki Taehyung.


Mengapa dia harus mendengar cerita yang pahit menyakiti perasaan cinta dan ketulusan hatinya, apa ada yang salah dengan kepergian nya ke luar negeri.


Sehingga Jungkook kehilangan akal dengan teganya memberi dia luka, ketika ia kembali dan ingin menata kehidupan yang sudah di bicarakan bersama.


"Jungkook, apa benar kamu mencintai Yuju?" SinB mendongakkan wajahnya ke atas tatapan matanya mengarah pada pria yang mulai memancing rasa kecewa


"Maafkan aku SinB, aku... tidak bisa mencintai mu lagi. Aku mencintai Yuju dan sangat menyayangi nya. Entah kenapa, perasaan itu ada di hati ku sehingga kamu terlupakan dan terganti olehnya," jelas Jungkook bersungguh-sungguh tentang perasaannya saat ini


"Aku ingin sekali membunuh mu Jungkook, kenapa kau baru bilang sekarang. Aku menyesal telah kembali dari study ku, aku datang kemari hanya ingin melanjutkan perjalanan cinta kita." perlahan SinB membangunkan tubuhnya, hingga berdiri dengan tegak


"Aku lebih memilih keluarga kecilku, lupakan kita pernah pacaran dan bertunangan. Rencana pernikahan kita, anggap tak pernah kita rancang." Jungkook membalikkan tubuhnya, membelakangi SinB yang tengah merasakan sakit dalam kekecewaan besar padanya


"Aku membencimu, SANGAT BENCI!!! Jungkook!!!" SinB pun menagis dan menjerit-jerit sejadi-jadinya


Tanpa ia sadar, Jungkook yang keras dan tak memiliki perhatian untuk orang lain. Kini telah berpaling darinya, kekasih yang selalu menunjukan ketulusan dan kelembutan kini menjadi sangat naif.


Merebut semua impian dari dua orang yang tak bersalah, membuat masalah semakin rumit dan menjengkelkan.


Taehyung mengabaikan keberadaan Jungkook, dengan membantu SinB membangkitkan tubuhnya dari keterpurukan.

__ADS_1


"Kak Taehyung," ucap lemas SinB berasa dalam pangkuan tangan Taehyung


"Aku ingin bunuh diri, antarkan aku pada kematian, kak....!!" ucap SinB sedih


Tak kuat lagi bertahan, kelemahan telah menguasai semangat apinya yang dulu ceria kini menjadi hampa, kegembiraan kandas menjadi kesengsaraan mengenang cinta yang hanya jadi taburan debu tak berharga.


Setelah kejadian rumit tersebut, kerukunan keluarga yang terjalin menjadi kacau berantakan.


Taehyung terpuruk dengan pikiran kosongnya, mendengar sidang perceraian tidak akan pernah terjadi membuat sesak dadanya.


Mengingat SinB juga mengalami hal yang sama, Taehyung merana harus bagaimana ia bertahan tanpa cinta dari sang kekasih hati.


Hari ini, tepat setelah lewat satu hari dari kejadian buruk tersebut. Jungkook di antarkan oleh supir pribadi Ayahnya, ke tempat istrinya.


Memulai kehidupan barunya sebagai seorang suami yang bertanggungjawab, Yuju juga sudah mendengar kabar tak bahagia itu.


Dia merasa resah ketika mengingat masa-masa suram yang di jalani berumah tangga bersama Jungkook, penderitaan dan tangisan yang setiap hari ia rasakan.


Apalagi Taehyung tak dapat lagi menghiasi hidupnya, sehingga terasa indah di setiap detiknya.


Yuju melihat mobil hitam parkir di depan rumahnya, apakah sudah waktunya ia akan memulai waktu penderitaan dan merasakan kegelapan.



Kakaknya berada di halaman untuk menyambut seseorang yang tengah di bukakan pintu oleh si supir, ketika pintu mobil sudah terbuka keluarlah seorang pria yang tengah men gendong bayi.



"Jeon Jungkook." Yuju membuka jendela rumahnya, mengintip keluar memandangi suaminya yang tengah memangku tubuh mungil bayi yang sudah ia rindukan


"Soobin," ucap Yuju menahan rindu dalam nuraninya



Jungkook di sambut hangat oleh Seokjin, di bawa masuk ke dalam rumah.


Bersambung................


A/N:


Gimana???


Setelah part ini apa ada yang masih penasaran?!! 😂😂😂


Tim Taehyung komentar di sini!! Kasih tanggapan!!


Tim Jungkook!!! Nimbrung, udah mulai berubah tuh dia nya.


Mau lanjut 🤔 kasih komentar ya!! Ya kemarin nunggu cerita ini lanjut makasih maaf juga belum sempat bales, bulak balik akun ribet juga, kasih bintang yang banyak!!!


Biar cepet update nya!!!


Thanks for Reading!! Don't forget touch star and comment!!!

__ADS_1


__ADS_2