JELMAAN

JELMAAN
Episode 20


__ADS_3

Aryo tak memiliki pilihan lain kali ini meski menghindar sekalipun. Aryo menandatangani sebuah perjanjian hitam di atas putih.


"Kau jangan pernah mengingkari perjanjian ini? jika Kau mengingkarinya arwah ku akan bangkit untuk menemuimu langsung." tulis Wanita tua itu di kertas.


"Aku sangat membenci di posisi saat ini. Kapan Kau akan melepaskanku?" jelas Aryo.


Kali ini pengacara yang angkat bicara.


Membisikkan sesuatu pada Aryo.


...


Benar sekali ucapan pengacara itu. Besok paginya Aryo sudah keluar bebas. Ia di jemput mobil khusus.


Lansung mengganti baju untuk diantar menikahi anak gadis wanita tua itu.


Aryo telah mengenakan jas hitam.


"Kau harus tinggal di sini setelah menikah, dan rumah lama mu tak perlu Kau kunjungi lagi. Seluruh pakaianmu dan kebutuhan sudah lengkap tersedia." jelas pengacar tanpa basa-basi.


Mereka telah menikah, tak ada undangan dan pesta. Semuanya telah di siapkan secara cepat dan rahasia.


Sampai saat ini Aryo belum pernah bertemu dengan istrinya.


Tepat tengah malam itu juga, wanita tua itu meninggal mendadak. Aryo di dampingi pengacaranya di jelaskan seluruh harta peninggalan hingga aset kekayaan.


Aryo menolaknya mentah-mentah.


"Sampai saat ini Aku belum pernah bertemu istriku."


"Malam nanti dia akan menemuimu." jelas pengacara itu.


...


Malam itu Aryo tertidur lelap sekali. Ia lupa bahwa malam ini akan kedatangan istrinya. Aryo terbangun tengah malam. Suara berisik dengan aktivitas memasak di dapur. Aryo mengucek-kucek matanya.


Wanita itu sangat cantik dan tersenyum.

__ADS_1


Aryo mendekatinya.


"Makanlah, Kau ingin menemuiku bukan?" jelas wanita itu dingin.


"Setelah Kau menghabiskan makananmu. Baru kita mengobrol."


Aryo duduk di meja makan, diam-diam menatap istrinya yang duduk di hadapannya.


"Kau tidak makan?"


"Aku sudah kenyang."


"Kapan Kau makan? kenapa baru malam ini Kau muncul?"


"Aku memiliki pekerjaan penting, Kau tak akan mengerti."


"Kau bekerja di mana? Aku harus mengetahuinya sebagai suamimu."


"Kau akan mengetahuinya, jika ku perlihatkan ini."


Wanita itu menunjukkan sesuatu.


"Kenapa tidak bilang dari awal, malah bermain tebak-tebakan?"


Wanita itu tersenyum.


"Siapa namamu?"


"Sekar."


"Nama yang indah."


"Malam ini Aku meninggalkanmu, pekerjaanku membuatku menyita waktu ku selama satu bulan. "


"Selama itu?"


"Itu sudah menjadi kontrakku selama ini." jelas Sekar.

__ADS_1


"Kau akan pulang larut malam lagi?"


Sekar mengangguk mengiyakan.


"Kau tak perlu menungguku pulang, Aku akan langsung tidur di sampingmu."


Aryo terdiam heran, sempat menaruh curiga mendalam pada istrinya.


Kenapa Aku bisa terjebak? apa kebodohanku lebih membutakan mataku saat ini?


Aryo merinding masuk ke kamar. Ia tak menemui lagi istrinya. Otaknya bertambah kacau.


Aryo kembali tidur dengan sendirinya.


Keesokan paginya Aryo terlambat bangun untuk mandi.


Ia bergegas membuat sarapan. Namun telah terhidang. Masih hangat baru di masak.


Namun istrinya tak ia temukan. Semuanya telah rapi bersih, pakaian kerja Aryo telah di gosok.


Sepatunya telah di semir mengkilap.


Mungkin istrinya telah melakukannya sebelum ia berangkat pergi duluan.


Aryo membaca koran. Dan sambil menyuapi nasi goreng.


Ia hanya tinggal seorang diri saat ini. Jam beberapa kali membunyikam alarm.


Meski kadang tak sadar. Ada seseorang yang mengamatinya dari cctv.


"Apa istriku melupakan sesuatu?" Aryo mencari-cari tasnya


Tak lama Aryo menoleh tas itu sudah tergeletak disamping kursinya.


Aryo keluar rumah menghidupkan mesin mobil. Ia merasakan aneh dan janggal dengan rumah itu dan segala isinya.


jangan lupa vote koin/poin, like 5 boom rate, komentar positif tiap episode dan masukkan novel dalam favorit

__ADS_1


follow ig: zuzanaoktober


Salam JM


__ADS_2