
Riska sudah kembali ke ruangannya di mana Di sana ternyata sudah ada Sisilia yang menunggu entah apa yang ada dalam pikiran wanita itu sampai bisa-bisanya menunggu dirinya, padahal tadi sudah melakukan sesuatu tanpa persetujuannya kenapa sekarang malah mencoba untuk mencari perhatiannya lagi atau mungkin sekedar ingin membicarakan hal yang tadi sudah mereka lewati.
Riska bukanlah seseorang yang sebenarnya kalau berbicara memikirkan perasaan orang lain kalau orang tersebut juga tidak memikirkan perasaannya, dirinya paling benci dengan yang namanya kepura-puraan dalam hidup serta mungkin bisa dibilang hanya ingin melakukan sesuatu karena apa yang dilakukan itu bisa mendapatkan sesuatu pula yang berlebihan.
Sisilia terlihat tersenyum ketika melihat kedatangan Riska di dalam ruangannya itu, ya Meskipun sebenarnya dirinya juga ada sedikit rasa was-was soalnya ia paling tahu ketika Bagaimana Riska itu marah tentang apa yang dilakukannya tadi Ya memang sangat keterlaluan sih.
__ADS_1
" Ibu Riska sudah selesai mengajar, maaf ya Jika tadi saya masuk di dalam ruangan ini tanpa tanpa permisi karena kebetulan tadi tidak terkunci jadi?" jelas Sisilia sedangkan Riska tidak bergeming sedikitpun karena menurutnya mau menjawab apalagi juga kan tidak mungkin soalnya orangnya saja sudah ada di dalam ruangannya Terus mau basa-basi yang cara apapun juga sepertinya percuma karena sudah terlambat.
Riska paling tidak suka ketika ada orang yang berbohong kepadanya padahal saat ini dirinya sedang tidak ingin bercanda apalagi membahas sesuatu yang sangat tidak masuk akal, maka dari itu dirinya memberikan kode kepada Sisilia agar segera pergi dari ruangannya sebab menurutnya mau membahas apapun dengan cara yang bagaimanapun tetap tidak akan mengubah keadaan yang ada jika mereka sudah terlanjur melakukan sebuah kesalahan.
"Bisakah anda keluar dari ruangan saya sekarang juga soalnya saya punya pekerjaan yang harus dilakukan sekarang juga, Bukankah Semua sudah jelas di sini Jika anda yang akan membuat para siswa nantinya akan menjadi sulit untuk kita Taklukan hanya karena keputusan sepihak yang diambil tanpa memikirkan terlebih dahulu kira-kira keputusan itu sesuai dengan yang seharusnya atau tidak."Riska tidak peduli jika dikatakan sebagai orang yang tidak tahu sopan santun Ataupun mungkin orang yang tidak tahu mengerti di mana posisi seseorang itu lebih tinggi daripada dirinya.
__ADS_1
Sisilia sebenarnya merasa kecewa karena sepertinya Riska benar-benar marah kali ini namun balik lagi dirinya tidak bisa berbuat banyak karena Biar bagaimanapun ketika wanita itu menginginkan dirinya pergi ya mau tidak mau ia harus pergi, Meskipun sikap Riska terkesan tidak sopan namun balik lagi wanita itu melakukan semuanya ya asalnya dari dirinya juga yang sudah melakukan kesalahan tadi maka mau tidak mau memilih untuk mengikuti saja tidak boleh membantah Apalagi coba untuk mencari perkara yang baru.
" sekali lagi saya minta maaf dengan apa yang sudah saya lakukan tetapi saya minta tolong jangan mempersulit pekerjaan saya juga kalau misalnya ingin menghukum seseorang yang sebenarnya merupakan orang yang paling penting, ya Meskipun dari dalam lingkungan sekolah kita diajarkan untuk tidak boleh yang namanya lebih mementingkan golongan dibandingkan kepentingan umum tetapi setidaknya untuk kali ini tolong ada pengecualian karena ini berhubungan langsung dengan saya, "ujar Sisilia lalu pergi dari situ sedangkan Riska hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar sebab menurutnya orang-orang seperti itu hanya kebiasaannya menyusahkan orang lain saja namun tidak peduli dengan apa yang selama ini dilakukannya.
"Adrian Lee Wijaya, Kamu sepertinya murid yang penuh dengan yang namanya drama dalam hidup kamu dan saya sangat menyukai Apa itu drama secara nyata bukan yang kolosal apalagi yang dibuat-buat! kita lihat saja Apakah saya mampu tidak membuat sikap kamu yang sombong itu berubah menjadi pribadi yang menurut dan juga tidak suka membangkang, karena kehidupan saya saja sudah mumet dan setiap hari menemui kegiatan yang seperti ini kadang-kadang membuat pikiran saya menjadi kacau dan alhasil akan melakukan sesuatu yang tidak akan pernah kamu duga sebelumnya, "Riska sudah tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana tapi intinya untuk menghadapi Adrian dirinya tidak boleh menggunakan hati saat ini sebab pria itu sudah macam-macam dengannya Maka jangan salahkan pula kalau dirinya juga akan ikutan macam-macam lebih parah lagi daripada yang ini.
__ADS_1