Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Kok Bisa?


__ADS_3

Riska Tentu saja tidak bisa tinggal diam kalau misalnya anaknya itu benar-benar diperlakukan begitu buruk oleh Maudy dan juga terkesan seperti sedang mempermainkan Delon Ya jelas saja sebagai seorang ibu dirinya tidak terima sama sekali karena Biar bagaimanapun selama ini dirinya sudah berusaha melakukan yang terbaik, urusan nantinya kalau misalnya Delon itu mendapatkan sesuatu yang tidak menyenangkan ya itu urusan nanti tetapi untuk sekarang jelas saja dirinya harus mencari tahu semuanya kalau tidak Nanti yang ada hanya akan merasa penasaran.


Riska tidak akan pernah tinggal diam kalau misalnya Delon belum memberikan penjelasan tentang rasa ingin tahunya itu, sebab jika tidak bisa dipastikan ya akan ada rasa penasaran secara terus-menerus Soalnya orang kalau bertanya tandanya dirinya tidak tahu masa iya sudah tahu terus bertanya kan sama saja bohong?


Delon memilih untuk tetap bungkam meskipun Bundanya itu mau mencari tahu mau ingin menanyakan tentang kelanjutan kisahnya tadi pagi karena itu sangat memalukan dan juga sangat menjengkelkan, Bayangkan saja dirinya sudah rela datang pagi-pagi sampai-sampai membiarkan Bundanya itu menunggu tanpa ada kepastian padahal sebenarnya dirinya berniat menjemput Maudy namun sampai di sana bukan orang yang dijemput itu ingin mengikutinya eh malah mengatakan hal-hal yang sangat tidak masuk akal dan juga sangat membuat harga dirinya jatuh.


Riska menatap penuh pertanyaan ketika anaknya itu dari tadi mengabaikan pertanyaan yang sudah dilontarkan olehnya dan juga rasa-rasanya seperti tidak menghargainya sama sekali, seharusnya kalau orang tua bertanya itu ya diberikan jawaban karena jika tidak pastinya hanya akan membuat orang tua itu merasa jika anak-anak mereka itu tidak menghormati setiap perhatian yang diberikan dan juga kalau sudah seperti begini ya akhirnya semua akan berjalan masing-masing.


" kamu Kenapa diam saja dan juga sepertinya tidak menghargai pertanyaan yang sudah Bunda lontarkan dari tadi, Memangnya apa yang terjadi tadi pagi sampai-sampai kamu seperti begini responnya? Maudy membohongi kamu atau mau berniat hanya mengerjai kamu saja atau gimana, maksudnya biar ada kejelasan Supaya besok lusa jika dirinya mau minta kamu untuk menjemputnya tidak usah sama sekali karena ini kan sudah jadi bahan pelajaran biar kamu mengingatnya sampai kapanpun? " omel Riska saat anaknya itu tidak peduli lagi dengan nasihat yang sudah diberikan olehnya bahkan terkesan menghindarinya Padahal kalau kayak begini kan terlihat begitu jelas jika ada apa-apa yang terjadi tadi pagi dan pemuda itu tidak mau berkata jujur dan juga membicarakan semua masalah yang tengah dihadapinya itu secara langsung sehingga membuat Riska benar-benar penasaran.


" Ya ampun Bunda, masa iya masalahnya hanya sepele kayak begini harus dibahas terus-menerus nanti itu orang bakalan percaya diri dan menganggap bahwa dia merupakan orang penting? "omel Delon yang menolak pembahasan tentang Maudy mau apapun caranya dan juga bagaimanapun keadaannya Sekarang pokoknya dirinya akan tetap pada pendirian kita tidak ada pembahasan lagi tentang wanita itu.


riska terlihat menggelengkan kepala karena tadi kan dirinya bertanya dan otomatis pertanyaan itu harus diberikan jawaban bukan malah dibiarkan begitu saja, Memangnya apa yang salah kalau misalnya mencari tahu Bukankah itu sebenarnya wajar kemudian masih masuk akal juga kan jika dirinya melakukan hal itu?


"kamu kan tahu dari awal kalau Bunda tidak akan pernah diam dan membiarkan kamu kenapa-napa hanya karena mau mempertahankan hubungan yang seperti itu, wanita itu memang dari awal meskipun mau secantik Bidadari ataupun sepintar komputer pun pokoknya tidak setuju kalau misalnya kamu berhubungan dengan ya karena sikapnya yang bandel kemudian susah diatur lalu tidak pernah menghormati orang yang lebih tua memangnya mau jadi apa perempuan yang seperti begitu? kalau misalnya kamu betah dengan sifatnya ya Otomatis sebagai lelaki harga diri kamu tidak ada sama sekali Tetapi kalau misalnya kamu capek ya percuma menjalani hubungan dengannya padahal dari awal sudah diperingatkan, jadi sekarang yang Bunda ini kan yaitu berhenti mengharapkan orang yang tidak pernah ingin berhubungan dengan kamu karena nanti yang ada itu kamu hanya mempermalukan diri sendiri dengan melakukan hal-hal yang tidak pasti! "Riska merasa mood-nya benar-benar hancur kali ini soalnya dilihatnya Bagaimana dengan jelas ketika begitu semangatnya Delon saat akan menjemput Maudy tadi jadi kalau misalnya sekarang tiba-tiba patah hati ya sangat menyedihkan istilahnya Kalau sebelum bertanding pantas disematkan kepada pemuda itu soalnya memang kenyataannya kan seperti begitu mau dibantah pun tidak bisa jadi lebih baik dijalaninya saja tidak boleh Banyak mengeluh.

__ADS_1


perdebatan mereka berdua itu selesai saat melihat Adrian dan juga kedua orang tuanya masuk ke dalam ruangan tersebut, tidak mungkin juga kan mengusir soalnya Riska juga tidak berbuat apa-apa di dalam situ dan juga pintu ruangan tersebut sedang terbuka lebar jadi Siapa saja boleh dong masuk apalagi dirinya sekarang juga lagi bersantai tidak melakukan pekerjaan yang begitu penting.


"Permisi Bu, maaf mengganggu tapi apakah kami boleh masuk ke dalam? soalnya Ada hal penting yang ingin dibahas dan sepertinya tidak bisa menunggu lagi karena besok kami harus kembali, jadi karena Kebetulan kami sudah ada di sini jadi sekalian saja untuk berbicara secara langsung dengan ibu yang bertugas sebagai dosen pembimbing anak kami yang bawel ini." Seli Sebenarnya masih ada di kota ini sampai 2 hari lagi tetapi karena permintaan anaknya yang konyol itu yang membuat dirinya mau tidak mau memberikan alasan yang klasik soalnya mau bagaimana lagi daripada Adrian merengek terus-menerus tidak pernah berhenti


Riska sebenarnya tidak masalah jika ada orang tua dari mahasiswanya yang datang bertemu dengannya untuk membahas tentang bagaimana pendidikan yang diterima oleh anaknya, meskipun sebenarnya dirinya merasa tidak suka kalau orang yang ingin datang berkonsultasi dengan yaitu ada Adrian tetapi sudah ada di depan mata ya tinggal dijalani saja tidak boleh mengeluh tinggal dinikmati dan Intinya kalau sebentar dirinya merasa tidak nyaman ya bisa mengusir Mereka pergi kan?


"oh iya silakan masuk ibu dan juga bapak serta Adrian kalau memang tidak ada kepentingan ya kamu bisa pergi dari sini tetapi kalau kamu juga kepo dengan urusan orang dewasa ya malah lebih bagus biar maksudnya otak kamu semakin terbuka, karena kamu itu mau ditegur dengan cara apapun tidak pernah paham dan saya kadang-kadang juga mau menyerah Tetapi kalau saya menyerah ya kamunya tertawa penuh kemenangan maka dari itu saya yang selalu pantang menyerah memilih untuk tetap membimbing kamu! "jelas Riska dengan penuh sindiran dan juga tatapan mengejek ke arah Adrian yang terlihat begitu Salah Tingkah karena Percayalah Baru kali ini omongan Riska itu sedikit bisa diterima oleh Nalar karena selama ini yang ada itu wanita itu hanya mengumpati dirinya kemudian menyembunyikan apapun yang ingin disembunyikan dan hasil akhir malah melakukan sesuatu yang sangat tidak masuk akal.


adrian tersenyum penuh kemenangan dalam hati dan menatap ke arah Delon yang menyiratkan bahwa dirinya sekarang sudah berada di dalam ruangan Riska ini sudah berada ya, tidak menutup kemungkinan mungkin besok lusa dirinya bakalan terus-menerus ada di tempat itu berduaan dengan wanita pemilik ruangan tersebut kemudian bercerita tentang masa depan mereka?


Riska menggelengkan kepala karena menurutnya Adrian itu sudah sangat lancang hari ini sebab bisa-bisanya memberikan tawaran yang tidak masuk akal seperti itu, padahal seharusnya anak itu sadar kalau sebenarnya Riska itu adalah tipe orang yang paling tidak suka diganggu apalagi ada yang sampai memberikan perhatian yang berlebihan seperti itu karena menurutnya dirinya itu sudah dewasa ya otomatis bisa mengurus dirinya sendiri bisa mengurus segala macam kebutuhannya tidak perlu harus merepotkan orang lain.


"perasaan tempat ini semuanya luas yang sama dan juga di samping ibu dan juga bapak kamu itu juga masih bisa ditempati Kenapa harus ke arah sini, jangan mentang-mentang karena ada orang tua kamu maka kamu berani-beraninya mengatur saya karena saya tidak akan pernah takut dengan siapapun selagi orang itu sudah melakukan hal yang sangat merugikan? "Riska akhirnya memilih untuk mengatakan hal itu maksudnya biar Adrian sadar kalau dirinya itu bukanlah seseorang yang gampangan yang bisa saja mengucapkan Iya ataupun tidak dalam satu waktu secara bersamaan tanpa memikirkannya terlebih dahulu.


selly dan juga Gunawan suaminya hanya bisa tertawa sambil menggelengkan kepala mereka soalnya tidak menyangka jika tingkah anak mereka itu semakin ke sini semakin ada masalahnya, dan anaknya itu juga sudah mempermalukan mereka secara tidak langsung karena bisa-bisanya memberikan tawaran yang sangat tidak masuk akal dan juga intinya pastinya akan menyinggung perasaan Riska.

__ADS_1


" Adrian kamu itu apa-apaan sih? sudah dikasih kesempatan buat masuk dan juga ngomong kamu malah nyeleneh yang tidak jelas, kalau kamu terus-menerus seperti itu lama-lama Mama bakalan seret kamu pulang sekarang juga supaya tidak bikin malu? "omel Selly yang tidak suka kalau misalnya anaknya itu sudah seperti seseorang yang mati Jalan pikirannya sampai tidak bisa membedakan mana yang benar dan juga salah.


Adrian akhirnya memilih untuk mengalah dan juga mengikuti semua keinginan orang-orang yang ada di situ, meskipun bertentangan dengan hati nuraninya tetapi mau bagaimana lagi karena suaranya tidak bisa melawan semua orang yang ada di tempat itu.


" Ya sudah Maafkan aku lanjutkan saja apa yang ingin kalian lakukan, nanti kalau misalnya sebentar ada yang tidak nyambung boleh kan aku ngomong bukan hanya diam dulu dengarkan pulang? "Adrian Lagi dan lagi masih mencoba untuk bernegosiasi dengan siapapun yang ada di situ Ya siapa tahu mungkin mereka berubah pikiran dan alhasil tinggal mengiyakan saja?


"Delon kebetulan Bunda ada tamu jadi kamu ke kelas lebih dulu ya Usahakan ke sana bilang sama teman-teman kamu sebentar lagi Bunda bakalan masuk mungkin 15 menit dari sekarang, dan satu lagi Tolong bawa tugas yang sudah dijanjikan kalau ini hari bakalan dibagikan supaya maksudnya mereka mengerjakannya lebih awal terus kalau misalnya ada yang mencari ini murid bandel satu lagi ini katakan Dia lagi terdampar di mana gitu? "perintah Riska tetapi Gunawan yang dari tadi fokus dengan ponselnya langsung menghentikan kegiatannya itu karena dirinya merasa tidak asing dengan dua orang yang ada di hadapannya ini yaitu Delon dan juga Riska karena begitu banyak pertanyaan dalam benarnya membuat pria itu sedikit gusar dan alhasil istrinya juga menyadari hal itu sehingga akhirnya memilih untuk mencari tahu.


" kalau boleh tahu ini anaknya, Wah ternyata bagus ya mengajar anak menjadi siswa yang berprestasi dan juga diperhitungkan karena itu sama saja dengan menguji Tingkat keberhasilan kita itu sampai di mana? " tanya Gunawan membuat istrinya hanya bisa menghelan nafasnya secara perlahan karena sepertinya suaminya itu mulai menyadari sesuatu dan hasil akhir mulai mencari tahu seperti ini dan dirinya bukannya marah apalagi merasa tidak terima ketika suaminya perhatian dengan orang lain namun dirinya sedikit bersyukur karena akhirnya suaminya itu bisa paham dengan keadaan yang ada di sekitarnya bukan hanya duduk bengong doang tanpa melakukan apapun.


Riska tidak tahu lagi harus menjawab apa-apa soal pertanyaan seperti ini itu sebenarnya sudah mengarah kepada hal-hal yang pribadi, Padahal tadi katanya Mereka datang ke tempat ini untuk membahas soal pendidikan yang ditempuh oleh anaknya dan dirinya otomatis tidak ada sangkut pautnya di dalam situ, kalau misalnya membahas soal ini dan itu Ya tidak masalah tetapi kalau misalnya membahas hal-hal yang sangat sensitif ya Otomatis jadinya tidak akan pernah mau menerima hal itu.


" Ya seperti yang Anda tahu! Ayo cepat pergi yang seperti Bunda katakan tadi dan Ingat jangan kamu juga ikutan melawan ya, soalnya nanti tidak ada yang toleransi dari sebuah kesalahan yang seperti selama ini sudah terjadi! "perintah Riska lagi yang menjawab pertanyaan dari Gunawan itu begitu singkat.


Selly mengusap pelan tangan suaminya itu maksudnya biar boleh kepo boleh ingin tahu tetapi jangan berlebihan lah Takutnya lawan bicara mereka jadinya merasa tidak nyaman, nantikan masih ada kesempatan berikut-berikutnya lagi ketika mereka masih diberikan umur panjang tentu saja akan ada pembahasan yang lebih bermutu namun balik lagi Bukankah sekarang itu kita dituntut untuk lebih bersabar lebih menerima kenyataan dan juga lebih mengakui kalau kita hanyalah manusia biasa yang otomatis suatu saat pasti bakalan melakukan yang namanya kesalahan Tetapi kalau mau menyesal dari awal ya malah lebih bagus.

__ADS_1


__ADS_2