Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Terus?


__ADS_3

Selly mendengus kesal ketika mendengar apa yang dikatakan oleh anaknya itu sebab dirinya benar-benar tidak percaya kalau lagi dan lagi kehadiran Adrian itu tidak disukai oleh dosen yang menjadi pembimbingnya, kalau selama ini dirinya tidak peduli tetapi ketika bertemu dengan Riska Entah mengapa ada rasa sayang ada rasa kagum dan juga sepertinya ada rasa yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata di mana ketika melihat wanita itu dirinya mengingat seseorang yang menjadi masa lalu suaminya ketika baru awal-awal mereka menikah dan wanita di masa lalu semuanya suaminya itu merupakan orang yang mengikhlaskan dirinya dengan papanya Adrian saat ini.


Riska itu benar-benar sangat mirip membuat Selly kebingungan ingin mencari tahu Tetapi bagaimana caranya mendekati Riska maksudnya biar langsung mencari tahu kepada wanita itu saja, dan dirinya juga penasaran dengan anak yang diasuh Riska dari kecil yang merupakan anak dari kakaknya yang meninggal waktu melahirkan jangan sampai anak itu?


Selly larut dalam lamunan membuat suaminya Gunawan merasa heran dengan perubahan sikap istrinya itu sebab selama ini kan wanita itu terlalu antusias ingin mengenal dekat dengan Riska, kenapa sekarang ketika ada wanita itu terlihat istrinya itu malah bengong dan seperti ada rasa penasaran dalam hidupnya begitu pula dengan dirinya namun ia memilih untuk biasa saja soalnya dirinya sudah punya kehidupan masa depan tidak perlu harus terpaku dengan kehidupan di masa lalunya ya meskipun waktu di masa lalu dirinya pernah melakukan kesalahan.


" Mama kenapa sih diam saja bukannya membantuku untuk berbicara dengan ibu Riska maksudnya dia biar jangan terlalu memarahiku atau apalah itu, kalau seperti begini nanti aku bakalan repot lagi loh mungkin bisa dibilang pengajuan skripsiku bakalan batal lagi karena dia tidak mau jadi guru pembimbingku? " omel Adrian ketika melihat Mamanya itu malah diam bahkan pria itu merajuk Tidak seperti biasanya yang cuek Arogan kemudian datar serta merupakan orang yang tidak punya ekspresi sama sekali.


Sisilia hanya menggelengkan kepala saat melihat anak paling kepala batu di dalam sekolah Tengah merajuk seperti ini dan rasanya begitu berbeda, sebab dalam pikirannya kalau anak itu tetap akan menjadi Mandiri seperti begitu tidak akan pernah maksudnya peduli dengan urusannya tidak akan perduli dengan segala sesuatunya namun Lihatlah Sekarang semua terasa begitu berbeda dan juga tidak masuk akal.


apalagi Gunawan papanya yang terlihat begitu cuek dan juga sibuk pada ponselnya karena Biar bagaimanapun email yang masuk dari sekretarisnya harus direspon olehnya, Takutnya nanti proyek yang sedang mereka kerjakan besar-besaran itu bakalan teledor hanya karena dirinya yang terlalu larut dalam urusan pribadi dan melupakan bahwa ada begitu Ribuan Orang yang bergantung pada pekerjaan dan juga proyek yang sedang dijalankan ini.


selly menggelengkan kepala soalnya dirinya saja dalam keadaan bingung tidak tahu harus membantu anaknya dengan cara apapun tetapi anaknya itu bukan mengerti malah terus-menerus mendesak dirinya seperti begini, sekarang pertanyaannya kalau otaknya sedang bisa diajak kompromi Ya tidak masalah tetapi kalau otaknya sedang error ya sama saja bohong kan yang ada semuanya itu bakalan tidak berjalan sesuai dengan keinginan dan alhasil kalau sesuatunya menjadi tidak bagus nanti siapa juga yang bakalan disalahkan akibat semua ini?

__ADS_1


"Astaga Adrian, kok bisa-bisanya sih kamu merengek seperti ini di depan dosen kamu? nanti kita pikirkan bagaimana caranya agar mendapatkan Maaf dari ibu dosen pembimbing kamu itu yang penting Intinya kamu berubah Dulu secara bersikap kamu secara bertutur kata kamu Dan intinya semuanya dalam diri kamu itu dirubah dulu, orang itu bakalan memberikan ampunan memberikan maaf kalau misalnya dia sudah Melihat kesungguhan kamu untuk berubah tetapi Kalau hanya ngomong doang tidak disertai dengan perbuatan yang sama saja bohong kan ? " ujar Celia yang tidak tahu lagi harus bagaimana Soalnya anaknya itu susah sekali untuk diajar secara berpikir yang benar dan juga sesuai dengan keinginan.


Adrian menggelengkan kepalanya sebab selama ini dirinya sudah berusaha untuk bertindak baik menjadi anak yang penurut Tapi tetap saja selalu disalahkan daripada nanti menunggu lebih baik sekarang juga langsung bergerak, kebetulan hari ini sepertinya jadwal Riska itu sedikit senggang soalnya wanita itu sekarang bukannya berada dalam kelas tetapi ada di dalam ruangannya duduk santai sambil menikmati makanan yang tadi disiapkan oleh Delon anaknya dan hal itu selalu terjadi setiap hari ketika dalam merupakan orang yang paling maksudnya posesif ketika melihat Riska terlalu sibuk bekerja sampai lupa makan sampai lupa waktu bahwa tubuhnya juga butuh istirahat.


"Bunda, aku tahu bunda itu menginginkan yang terbaik untuk aku agar maksudnya masa depanku selalu indah selalu sesuai dengan keinginan tetapi Intinya jangan mengorbankan diri sendiri dong! kalau misalnya Bunda sakit terus sampai sekarang belum punya Ayah baru untukku terus nanti siapa yang bakalan merawat Bunda nantinya kalau misalnya aku sibuk kuliah, bukannya Kan aku sudah bilang lebih baik cari ayah biar nantinya ada yang bakalan menjaga Bunda dan aku juga tidak bakalan cemas terus-menerus seperti ini kan? "omel Delon yang tidak suka kalau misalnya Riska itu terlalu sibuk dengan urusan orang banyak sampai lupa kalau sebenarnya dirinya juga butuh diperhatikan ya bukan dari orang lain tapi dari dirinya sendiri namun balik lagi itu sepertinya Susah soalnya Wanita itu sangat keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur.


riska yang sedang makan hanya bisa menggelengkan kepalanya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh anaknya barusan, sebab menurutnya jodoh itu sudah ada yang diatur tinggal menunggu saja kapan tepat waktunya bakalan datang sendiri dan di saat itu pula dirinya bakalan menikah tidak perlu menunggu nanti tidak perlu menunggu Kapan yang penting Intinya kalau sudah ada tetapi kalau belum ada ya lebih baik Nikmati hidup saja menjalani semuanya dengan apa adanya tanpa harus meminta dan juga memaksa.


"bunda itu bukan ingin menikah hanya karena mengikuti trend atau takut nanti dibilang perawan tua, Bunda mau menikah kalau misalnya memang sudah menemukan jodoh yang pas Jadi kalau misalnya sekarang belum menikah juga pertanda jodohnya Bunda itu masih merayap jalannya makanya belum sampai-sampai juga atau mungkin dia lagi nyasar ke tempat lain Nanti kalau dia cari-cari sudah ketemu nah Di Saat itu pula kamu bakalan tahu kalau Bunda Kamu ini sudah sold out tidak jomblo lagi! "jelas Riska sambil tertawa membuat Delon mendengus kesal ketika dirinya sedang serius selalu saja jawaban yang didapatkan seperti begitu.


"aku ini anaknya Bunda jadi otomatis sebagai seorang anak harus mengingatkan orang tuanya maksudnya biar tidak ada penyesalan di kemudian hari karena terlalu lama sibuk dengan urusan orang lain , kalau bukan aku lagi yang mengingatkan mau siapa lagi sedangkan di dunia ini hanya kita berdua saja yang sebagai keluarga dekat setelah itu ya hanya kenal doang mereka tidak peduli dengan apapun yang terjadi dan juga tidak peduli kalau misalnya kita susah atau mungkin Bunda sakit sekalian mungkin mereka juga bakalan malas tahu Dan mungkin mendoakan Ih malah lebih bagus tuh orang kalau sakit biar telinga tidak bakalan lepas dari tempatnya Soalnya tiap hari dengar dia nyerocos terus tidak pernah berhenti! " Delon berkomat-kamit seperti itu membuat Riska hanya bisa tertawa ngakak soalnya merasa lucu sih ketika anaknya berbicara dan juga menasehatinya terlihat seperti seorang emak-emak yang lagi memarahi anak gadisnya.


Riska benar-benar terhibur selama ini karena Delon selalu ada untuknya selalu menghiburnya selalu memberikan kata-kata semangat kemudian memberikan inspirasi dan juga dirinya malah semangat bekerja untuk anaknya itu, karena baginya darah yang ada dalam tubuh Delon itu adalah miliknya sebab dari anak itu berusia 0 hari dirinya lah yang memomong ya Meskipun tidak bisa menggendongnya waktu itu tetapi ia sudah bisa membuatkan susu kemudian menemaninya tidur serta menggantikan Pampers padahal waktu itu usianya masih 6 tahun tetapi sudah bisa diajar Mandiri karena memang orang tuanya juga merupakan seorang single parent yang mengharuskan semua anaknya menjadi anak yang tangguh tidak cengeng dan juga hanya mengharapkan orang lain.

__ADS_1


" sudah cukup jangan ngomong lagi kamu lama-lama membuat Bunda jadi tersedak makanan gara-gara mendengar ocehan kamu yang tidak berhenti itu, orang kalau lagi makan itu Jangan diantar dengan kemarahan diantar dengan kata-kata manis supaya makanan yang tidak enak jadi enak terus makanan yang enak lebih enak lagi Lain kali belajar cara begitu ya jangan orang lagi makan terus dinasehatin rasanya pengen tidak mau makan lagi dan kabur deh! "sahut Riska yang tidak marah sebenarnya hanya tertawa membuat Delon memasang wajah cemberutnya karena Dirinya belum habis dan juga belum puas memarahi Bundanya itu yang dari dulu sampai sekarang tidak pernah sadar kalau gaya pemikirannya itu sebenarnya salah Dan juga tidak benar sama sekali.


Delon sangat menyayangi Bundanya itu makanya dirinya terlihat begitu bawel bahkan selama ini ia tidak terlalu peduli dengan urusan orang sekitarnya karena menurutnya orang-orang itu saja tidak peduli saat dirinya dan juga Riska susah dulu kenapa sekarang dirinya harus pedulikan mereka, walaupun sebenarnya caranya itu salah tetapi mau bagaimana lagi ketika pemikiran setiap orang itu kan beda-beda dan tidak bisa kita samakan dengan apa yang kita inginkan.


" ah pokoknya terserah Bunda deh mau ngomong apa soalnya aku capek Aku kan tadi ngomongnya baik maksudnya jangan terlalu kerja ingat kondisi kalau tubuh itu terkadang punya rasa capek juga jika terlalu di porsi selama ini, tapi kan Bunda selalu merasa diri seperti Wonder Woman tidak akan pernah sakit tidak akan pernah cedera tidak akan pernah pokoknya intinya tidak akan pernah lemah deh, "jelas Delon yang sudah seperti seseorang penceramah dadakan yang selalu saja menceramahi Riska kalau misalnya melakukan sesuatu tidak sesuai dengan keinginan tapi percayalah dirinya melakukan semua itu bukan karena tidak suka melainkan karena sayang.


Riska mengacungkan kedua jempolnya pertanda sepaham dengan apa yang dipikirkan oleh anaknya itu dan menurutnya ya memang harus seperti begitu jika masih ingin hidup lebih lama lagi di dunia ini, sebab dirinya harus tetap sehat tetap kuat tetap hidup dengan baik karena ia belum melihat Delon menikah kemudian mempunyai anak serta dirinya bakalan dipanggil nenek pokoknya itu adalah hal yang paling ditunggunya selama ini tapi sayang anaknya itu masih sekolah dan Delon katanya tidak mau menikah lebih dulu karena dirinya ingin bekerja kemudian berbakti kepada Riska serta membahagiakan wanita itu.


" Oh iya Bagaimana urusan kamu dengan Maudy tadi pagi, Soalnya Bunda jalannya pagi-pagi sekali kemudian datang masuk di ruangan meeting langsung karena tadi saja sudah sempat telat makanya tidak sempat melihat kamu? semuanya lancar kan maksudnya dia tidak jual mahal lagi kayak kemarin-kemarin atau mungkin memarahi kamu sepanjang jalan, soalnya itu anak Kalau misalnya tidak diceramahin dia bakalan bicara terus bakalan tidak tahu diri dan hasil akhir menjadi seorang wanita yang tidak tahu menghargai kaum pria? " tanya Riska memastikan membuat Delon mendengus kesal karena Masih Membekas dalam ingatannya Bagaimana dipermainkan oleh Mahmudi atas perintah dari Adrian dan entah nanti bagaimana kalau misalnya dirinya menceritakan semua ini.


Delon memilih untuk sibuk pada ponselnya tidak ingin membahas Maudy yang terlalu antusias seperti kemarin-kemarin Padahal kalau misalnya ditanya seperti ini Tentunya dirinya bakalan menjelaskan secara terperinci, namun apa yang mau dijelaskan ketika dirinya dipermainkan masa iya harus menjelaskan kepada Riska yang ada harga dirinya sebagai seorang pria bakalan jatuh kalau Riska menerima tidak masalah kalau misalnya Bundanya itu mengamuk dan juga tidak terima?


" loh kok kamu ditanya orang tua malah seperti itu responnya, Memangnya kamu tidak ada niatan untuk menjelaskan? jangan bilang kalau Sebenarnya kamu hanya ditipu dan dia hanya ingin mempermainkan kamu saja, kalau begini sebagai orang tua jelas aja Bunda tidak terima karena sudah masuk dalam pasal perbuatan yang tidak menyenangkan! "jelas Riska yang tidak suka kalau misalnya anaknya dipermainkan sebab dirinya itu yang membesarkan Delon selama ini jadi apapun yang terjadi kepada anak itu jelas saja dirinya sudah tahu dan bisa membaca langsung melalui Respon yang diberikan.

__ADS_1


delon menggelengkan kepala maksudnya dirinya tidak ingin berurusan dengan yang namanya Maudy dan juga Adrian lagi karena menurutnya hanya bikin pusing, kalau semuanya baik-baik saja dari awal Ya tidak masalah tetapi kalau sudah seperti begini Ya sepertinya menjadi masalah yang sangat besar dan juga tidak pernah termaafkan sampai kapanpun.


__ADS_2