Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Anak Nakal!


__ADS_3

"Ini anak memang sangat menyebalkan karena bisa-bisanya aku menunggunya dari tadi di sini tapi dia malah keluar dengan membawa motornya, kalau seperti begini ya kasih tahunya dari tadi Mungkin dengan begitu aku bakalan waspada dan pergi lebih dulu, "omel Riska yang tidak terima ketika dibohongi seperti itu sebab menurutnya yang ada anaknya itu semakin ke sini semakin menyebalkan kalau memang mau berniat berbakti kepada orang tua ya seharusnya menjadi anak yang penurut kemudian lebih mengerti dengan keadaan orang tuanya dan juga segala macam keinginannya serta tidak ada niatan untuk membuatnya menjadi pribadi yang lebih mengedepankan rasa emosi.


Apapun yang terjadi kedepannya Riska tetap akan seperti begini saja yaitu lebih mementingkan anaknya dibandingkan kepentingannya sendiri, karena kalau misalnya Delon selalu bahagia kemudian segala macam kebutuhannya tercukupi Ya otomatis amanah dari kakaknya sudah berhasil dijaganya dengan begitu kemudian dijalankannya dengan penuh kesungguhan tidak ada yang namanya penyesalan apalagi maksudnya masa mudanya dihabisi hanya untuk mengurus darah daging orang lain meskipun itu adalah kakaknya sendiri.


" Kamu kenapa malah pakai motor seperti itu kenapa tidak kasih tahu lebih dulu kalau misalnya kamu mau menggunakan motor, kalau misalnya dari awal sudah kasih tahu Ya tentu saja bunda tidak mungkin menunggu kamu di sini kan? Memangnya kamu mau pergi sama siapa ada dua helm di depan, jangan bilang kamu mau ugal-ugalan di jalan Jadi sekarang kamu lebih waspada dengan semua hal ini? " tanya Riska dengan Tatapan yang begitu tajam menurutnya anak zaman sekarang itu sangat menyebalkan karena bisa-bisa anda tidak ada kepastian dan juga seolah-olah sedang mempermainkan orang yang lebih tua.


Delon hanya cengengesan saja ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Riska barusan dan juga sebenarnya Bundanya itu sangat benar kalau dirinya tidak memberitahukan dari awal sampai-sampai membuat wanita itu rela menunggunya berjam-jam, dan Hal inilah yang membuat Delon merasa bersalah dan akhirnya ingin mengembalikan motornya ke dalam garasi tetapi Riska mencegahnya karena menurutnya anaknya itu selalu saja seperti itu pokoknya tidak mau ditegur kalau misalnya teguran itu membuatnya merasa bersalah pasti langsung memperbaiki kesalahannya saat itu juga tidak pernah ada bantahan dan hal ini yang terkadang membuat Riska merasa bersalah takutnya jangan sampai dirinya terlalu keras kepada anak itu sampai-sampai terlihat begitu segan dan juga ketakutan saat dirinya berbicara dengan nada tinggi.


" Eh kamu mau ke mana? Siapa sih yang melarang kamu pakai motor itu dan juga siapa yang tidak mengizinkan kamu pergi menggunakan barang tersebut, hanya yang membuat Bunda tidak suka ya itu kamu bisa-bisanya loh tidak bilang dari awal kalau misalnya kamu mau pergi menggunakan motor mungkin dengan begitu kan bunda pasti tidak akan menunggu kamu lagi kan? menunggu kamu itu sebenarnya tidak masalah karena memang tugasnya orang tua ya itu memastikan anaknya dalam keadaan baik-baik saja, namun bagi-bagi kalau misal nya kamu terus-menerus tidak memberikan kepastian yang ada orang lain itu bakalan merasa tidak nyaman dengan sikap kamu itu kan? " ujar Riska yang sedikit merasa kecewa dengan sikap anaknya yang menurutnya sangat keterlaluan dan juga menyebalkan serta bisa dibilang hanya akan membuat dirinya merasa kecewa terus-menerus.


" Aku sebenarnya mau jalan dengan Maudy, soalnya kemarin dia minta buat nebeng karena katanya mobilnya sedang dalam bengkel dan Bunda tahu sendiri kan kalau aku tidak bisa menolak permintaan seorang wanita? "jelas Delon sambil menundukkan wajahnya membuat Riska merasa bahwa ada yang tidak beres dengan sikap anaknya itu sekarang dan kok bisa-bisanya Maudy yang selama ini merasa risih ketika berada di dekat Delon Kok akhirnya tiba-tiba mau mengikuti dan juga mau memberikan permintaan seperti itu yang jelas-jelas selama ini tidak pernah terpikirkan olehnya sebelumnya.


" sabar dan juga tunggu dulu! Bunda itu bingung dengan apa yang kamu katakan barusan kalau mau di itu meminta tolong agar kamu mau menjemputnya sekarang tapi harus menggunakan motor, Padahal selama ini dia tahu kan kita berdoa pergi ke kampus itu selalu bersamaan menggunakan mobil jadi rasanya sangat tidak masuk akal kalau tiba-tiba dia seperti begini? "jelas Riska yang merasa ada keganjilan dari semuanya dan juga ini semua itu membuat dirinya merasa seperti ada yang salah sebab anak semata wayangnya itu seperti Tengah terintimidasi oleh sebuah keadaan yang Tentu saja tidak bisa dilawan oleh Delon.

__ADS_1


Delon menggaruk kepalanya yang tidak gatal ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Bundanya itu karena memang seharusnya ya seperti itu, namun balik lagi ketika Maudy mengajaknya seperti itu Ya tentu saja ini merupakan perubahan yang sangat besar sebab selama ini dirinya sudah menunggu hal ini dari dulu saat baru pertama kali menginjakkan kaki di tempat tersebut dimana wanita yang bernama Maudy itu sudah benar-benar mencuri perhatiannya.


riska yang melihat anaknya tidak bisa menjawab apa yang dikatakan olehnya hanya bisa tersenyum sebab menurutnya ini adalah urusan anak muda tentu saja dirinya tidak boleh melarang, sebab dulu ia pernah mengalaminya ketika dekat dengan Arya orang tuanya malah melarang hubungan mereka itu karena katanya dirinya adalah wanita dari kalangan miskin kemudian sudah mempunyai anak jadi tidak pantas berhubungan dengan anak bujang mereka yang masih perjaka.


" Ya sudah jangan kembali lebih baik kamu lanjutkan saja perjalanannya tetapi usahakan ya Bawa motornya jangan ugal-ugalan karena ini jalan bukan punya Nenek kamu ataupun Bunda kamu ini, kalau misalnya nanti kamu terus menerus mengedepankan yang namanya cepat sampai ya itu sama saja bohong jadi lebih baik kamu dengarkan apa yang bunda katakan Sekarang pergilah jangan melakukan hal yang aneh ingat itu anak orang dan kita tidak mampu membayar apapun kalau misalnya orang tuanya menuntut ganti rugi! "perintah Riska sebab Biar bagaimanapun memiliki anak muda itu merupakan tugas yang paling berat Soalnya setiap hari harus diingatkan kemudian diberikan pengarahan agar maksudnya nanti Jangan bersikap yang tidak-tidak dan juga bersikap yang tidak jelas sama sekali.


" Baiklah Bunda pokoknya setiap perkataan Bunda akan aku ingat sampai kapanpun dan juga tidak akan pernah melupakan hal itu, Percaya saja kalau aku tidak akan pernah menyakiti anak orang dan juga tidak akan pernah melanggar setiap perintah yang Bunda berikan karena aku merupakan anak yang paling baik dan juga selalu menuruti perintah orang tua."Jelas Delon dengan penuh penegasan.


Riska hanya bisa menggelengkan kepala dan akhirnya memilih untuk pergi dari situ Segera Karena biar bagaimanapun pagi ini mereka ada rapat seluruh dosen di tempat itu, soalnya mereka bakalan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan dalam beberapa Minggu kedepan maka dari itu mereka harus kompromi ulang lagi tentang semuanya supaya segala macam yang direncanakan bisa berjalan sesuai dengan keinginan dan tentunya ini semua juga bisa membuat mereka menjadi bahagia akan segala yang terjadi.


Sesampainya di kampus Riska pun langsung menemui semua dosen yang kebetulan sudah menunggunya sebab hari ini memang dirinya sedikit terlambat datang karena tragedi dan juga drama yang diciptakan oleh anaknya membuat wanita itu harus kena imbasnya juga, balik lagi tidak masalah kan kalau misalnya datang sekali-sekali terlambat soalnya kan selama ini dirinya juga tidak pernah maksudnya datang terlambat apalagi sampai mangkir dari rapat yang sudah diatur oleh tata usaha yang ada di tempat itu dan juga intinya ia selalu memberikan penghormatan kepada orang-orang yang lebih tua tidak pernah mengambil tindakan sendiri yang hasil akhirnya hanya akan membuat orang mengatakan jika dirinya merupakan wanita yang serakah.


"maaf semuanya saya terlambat sedikit soalnya tadi di jalan ada ketemu sama kendala tanpa, silakan lanjutkan rapatnya saya akan menyelesaikan saja untuk sesuatu yang sudah Tertinggal jauh, dan juga maaf sekali lagi jika kali ini saya benar-benar sangat tidak profesional dengan cara mampir dari persetujuan kita semua dari awal yaitu rapat akan dimulai fokus 07.30 pagi dan dasarnya" jelas Riska yang memang benar-benar merasa bersalah karena baru kali ini dirinya tidak profesional hanya akibat masalah yang sudah diciptakan oleh anaknya sendiri.

__ADS_1


" tidak masalah Ibu Riska karena kebetulan kita juga baru mulai dan Silakan duduk di tempat yang sudah ditentukan karena Rapat ini yang akan maksudnya memandu adalah anda sendiri soalnya kan segala macam mereka tentang kegiatan Anda yang mengaturnya dan penggagasannya pun berasal dari idenya Anda, kami yang lain hanya menyesuaikan saja atau mungkin tinggal menambahkan kurangnya nanti bakalan seperti apa Dan kalau misalnya nanti saat bekerja ada ketemu sama kendala ya tinggal dikasih tahu saja nanti kami semua pasti bakalan langsung bergerak! "jelas Sisilia yang tidak masalah sih kalau misalnya kali ini Riska sedikit terlambat soalnya kan wanita itu juga pastinya punya kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan masa iya mereka yang jelas-jelas sudah memiliki tanggung jawab yang lebih besar namun sudah memiliki kehidupan masing-masing harus masih berkumpul dijangkau seperti ini Padahal anak-anak sedang menunggu mereka di dalam kelas masing-masing.


Riska menganggukan kepala pertanda paham dengan apa yang dikatakan oleh Sisilia tadi karena memang dari awal semua kegiatan ini dirinya yang sudah dipercayakan untuk mengaturnya, dan semua dosen di situ itu tidak pernah mempermasalahkan apapun karena mereka tahu bagaimana kinerja dosen muda yang cantik dan juga berkarisma tersebut yang selama ini tidak pernah gagal dalam melakukan sebuah event.


ketika dirinya sedang mempresentasikan semua rancangan yang sudah dibuat olehnya selama ini berbeda dengan anaknya yang sudah sampai di rumah megah milik Maudy, yang membuat dirinya bingung terparkir di halaman depan rumah wanita tersebut mobil yang selama ini dikendarai oleh Maudy yang katanya sedang masuk bengkel namun kenapa sekarang malah ada di hadapannya sebab tidak mungkin juga kan jika wanita itu membawa bengkel.


Delon merasa tidak beres dengan segalanya maka dari itu ia memilih untuk anda kembali namun entah bagaimana ceritanya dari arah depan muncul Adrian dan juga Maudy yang menghalangi jalannya, membuat Delon benar-benar kebingungan Sebenarnya apa yang terjadi dengan manusia itu sampai-sampai sepertinya tidak suka dengan dirinya.


" Maudy Ayo kita berangkat sekarang soalnya aku takut nanti kita bakalan terlambat, karena tadi kan kamu sendiri bilang tugas kamu belum dikerjakan makanya pengen cepat-cepat segera sampai ke kampus agar segera menyelesaikannya? "tawar Delon sambil menyerahkan helm tetapi mau dia menggelengkan kepalanya sedangkan Adrian menata tajam ke arah Delon bukan karena merasa cemburu dengan perhatian yang diberikan oleh pria itu melainkan dirinya Tengah menunggu momen yang pas untuk menanyakan sesuatu yang dari kemarin benar-benar Mengganggu pikirannya.


" menurut Kamu sebenarnya siapa sih yang juga mau mengikuti kamu untuk pergi ke kampus sama-sama, apalagi menggunakan motor kamu ini padahal jelas-jelas di sebelahku ada Mercy yang terparkir dengan begitu sempurna tidak ada kekurangan sama sekali? "ujar Maudy dengan tatapan mengejeknya memindai seluruh penampilan motor gede miliknya Delon itu padahal sebenarnya bisa dibilang motor itu merupakan keluaran terbaru sebab itu dibeli oleh Riska dengan mengandalkan tabungan serta gajinya selama 6 bulan namun Lihatlah sekarang malah dirinya diperlakukan seperti itu ya Otomatis ia tidak terima dong karena merasa bahwa apa yang sudah disiapkan Bundanya capek-capek tetapi seperti ini tidak dihargai sama sekali.


" Apa kamu bilang? Wah asal kamu tahu saja ya bundaku itu selalu memberikan sesuatu yang terbaik dan intinya dia selalu mengajarkan kepada anaknya menjadi seseorang yang berguna bukan hanya menjadi benalu, kalau memang kamu tidak mau ikut ya sudah tidak masalah aku juga tidak peduli Yang penting Intinya jangan coba-coba menghina apapun pemberian dari bundaku ini! "sarkas Delon yang begitu kasar membuat Maudy mendengung kesal sebab dari tadi dirinya mencoba untuk meminta bantuan dari Adrian tetapi pria itu malah hanya diam soalnya ia Tengah mencoba mencerna setiap perkataan yang dikeluarkan oleh Delon tentang statusnya dengan Riska yang benar-benar masih sangat membuat kebingungan dirinya sampai saat ini.

__ADS_1


" Maksud kamu memanggil dia dengan sebutan Bunda itu apa, sedangkan aku yakin kalau dia itu merupakan seorang wanita single yang belum pernah menikah dan juga belum pernah mengenal yang namanya pria? " tanya Adrian dengan Tatapan yang begitu menyala sebab menurutnya ini benar-benar sangat membingungkan dan ketika dipikirkan dengan begitu baik maka bisa dibilang kalau dirinya sedang dibohongi dan juga sedang dipermainkan oleh semua orang dan mungkin satu yang membuat dia tidak habis pikirkan Apa harus ada orang yang seperti Riska mau saja membesarkan seorang anak yang asal-usulnya sangat tidak jelas seperti Delon itu.


__ADS_2