
Arya tidak ingin Riska pergi dalam keadaan marah maka dari itu dirinya memilih untuk menyusul wanita tersebut maksudnya biar jangan semakin larut masalah diantara mereka berdua, Namun ternyata dirinya kalah cepat dari Delon sebab Delon itu gerakannya lebih cepat dan sekarang telah membawa Riska pergi dari situ.
Riska sekarang terlihat benar frustasi dengan semua yang ada karena bisa-bisanya dirinya harus mengalami hal yang seperti ini yang tidak pernah diduga sebelumnya dan juga kalau memang ini merupakan takdir hidupnya Ya tidak masalah,akan Tetapi kalau misalnya ini semua karena keinginan orang-orang yang terlihat membencinya maka menurutnya orang-orang itu sangat keterlaluan, sebab selama ini ia sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk dirinya sendiri dan Kenapa juga mereka harus memperlakukannya seperti ini seolah-olah ia tidak punya harganya sama sekali.
ternyata nilai sebuah makhluk hidup di dunia ini begitu tinggi ketika dia memiliki Segalanya seperti harta untuk dibanggakan pamor kemudian angkat derajat dan intinya sebagainya, tapi kalau misalnya dia tidak punya apa-apa pun Percayalah mau berusaha sekeras mungkin tetap saja tidak akan pernah mendapat dan sesuatu yang diinginkan olehnya karena yang diinginkan itu merupakan sebuah hal yang tidak bisa diterima oleh akal sehat dan juga Nalar sampai kapanpun.
__ADS_1
Riska benar-benar merasa sakit hati kalau misalnya ini semua itu terjadi tidak sesuai dengan keinginannya, namun dirinya juga sempat menyesal karena tarif pergi tidak memberi kabar kepada Qirani lebih dulu jika dirinya sudah tidak sanggup lagi berada di tempat itu.
" Bunda baik-baik saja kan, Kalau memang kenapa-napa Ngomong dong biar Maksudnya aku yang bakalan membantu segala macam permasalahan yang Bunda alami? " tanya Delon yang benar-benar tidak tega ketika melihat wanita yang sudah membesarkannya selama ini harus menerima kepahitan dalam hidupnya sendirian tanpa ada satupun yang berani membantu apalagi memperlakukannya dengan begitu baik padahal Riska itu adalah ciri khas dari seorang wanita tangguh zaman sekarang.
Arya benar frustasi ketika melihat mobil Riska sudah semakin menjauh ,padahal tadi dirinya sudah berusaha melakukan yang terbaik supaya bisa segera menyusul Riska agar permasalahan yang terjadi di antara mereka berdua itu segala selesai saat ini juga supaya nanti kalau misalnya bertemu ya mungkin membahas soal masa depan?
__ADS_1
Wanda terlihat menggelengkan kepalanya merasa kecewa karena tidak percaya jika saat ini Arya terlihat begitu tidak terima saat melihat Riska pergi begitu saja meninggalkannya, Padahal tadi sempat dilihatnya Bagaimana perjuangan pria itu hanya untuk bertemu dengan wanita tersebut Namun sepertinya Riska itu memang benar-benar tidak menyukai Arya karena terlihat begitu tidak peduli sama sekali dengan kehadiran dari pria tersebut Sedangkan dirinya mau mencari perhatian seperti apapun orang-orang tidak akan peduli.
Arya ingin segera menyusul namun perkataan dari Wanda itu membuat pria tersebut mengurungkan niatnya untuk melakukan hal tersebut, sebab menurutnya pria itu sudah sangat keterlaluan dan juga menyebalkan sampai-sampai terkadang membuat dirinya sampai habis kesabaran seperti ini.
" Kalau kamu masih ingin tetap kaya seperti ini dan juga Sejahtera lebih baik Jangan melakukan hal yang tidak pernah aku sukai sebelumnya, karena aku yakin orang tua kamu Dan juga orang tuaku pasti akan mendukung semua perkataan yang aku berikan dan hasil akhir kamu bakalan di miskinkan saat itu juga! Bahkan aku tidak akan pernah peduli kalau misalnya keadaan kamu dalam hal yang tidak baik-baik saja, soalnya Siapa suruh kamu yang mencari perkara denganku lebih dahulu dan sekarang Lihatlah Karma yang sudah kamu dapatkan? "tegas Wanda membuat Arya mendengus kesal karena dirinya paling tidak suka ketika ada yang sudah dengan begitu lancang mengatakan hal ini.
__ADS_1