Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Bingung


__ADS_3

Adrian kali ini benar benar merasa penasaran dengan kedatangan ke tuanya di kampus nya ,sebab setahunya mereka masih di ibu kota kenapa sekarang mak ada di sini padahal seharusnya biarkan dirinya sendiri sebab bukankah atas paksaan dari merasa untuk menyekolahkan dirinya di tempat ini yang sangat jauh dari yg seharusnya.


Adrian bagi tidak di berikan kesempatan untuk protes dari perintah yang di katakan oleh mereka semua dan alhasil ya seperti begini,dirinya malah mendapatkan sesuatu yang sangat mengecewakan dimana dosen pembimbing nya terlihat sangat keterlaluan dan juga tidak akan pernah memaafkan segala macam kesalahan yang pernah dilakukan oleh nya sampai kapanpun.


Berbeda dengan Delon yang tengah mencari Riska untuk diajak makan siang bareng karena kebetulan dirinya tadi pagi membeli makanan yang begitu banyak untuk mereka berdua ,ya maksudnya sekalian sepertinya tidak ada masalah karena mereka berdua adalah Ibu dan anak,dan di tempat itu juga tidak ada larangan sama sekali maksudnya biar mereka tidak melakukan hal itu maka dari itu selama ini Delon bersikap seperti yang terjadi Soalnya kalau tidak melakukan seperti begitu maka bisa dipastikan Riska tidak peduli dengan kesehatannya lebih mementingkan pekerjaannya soalnya wanita itu terlihat begitu sibuk dan juga melakukan segala sesuatunya sampai melupakan waktu dan juga melupakan bahwa tubuhnya juga butuh istirahat.


Apapun Yang Terjadi Delon hanya ingin berusaha memberikan yang terbaik daripada nantinya dirinya dibilang sebagai seseorang yang tidak tahu balas budi ,padahal selama ini Riska sudah merawatnya sepenuh hati ya setidaknya ada imbal balik yang sesuai lah dan juga sepadan maksudnya biar tidak terlalu mengecewakan dan juga tidak terlalu terlihat sangat menyebalkan apalagi mulut julid semua orang itu kan terasa begitu mengerikan.


Riska tidak pernah menuntut dirinya maksudnya memikirkan perasaan orang lain karena biar bagaimanapun Ya semua berjalan sesuai dengan keinginan mereka berdua tidak ada yang dirugikan juga kan, maka dari itu Terkadang wanita itu ingin agar anaknya bebas kemudian menikmati masa mudanya dengan begitu baik hanya itu saja yang ada dalam pikirannya bahkan menjadi orang tua yang terlalu mengekang kebebasan anaknya.


akan tetapi ketika sampai di ruangannya Riska tidak ada siapapun di sana membuat Delon yakin jika ibunya itu pasti sedang melakukan aktivitas bersama orang lain dan aktivitas itu tidak bisa Maksudnya dihentikan, maka dari itu tidak ada salahnya kan kalau misalnya dirinya menyusul untuk memastikan secara langsung kira-kira Apa yang dilakukan oleh wanita itu sampai-sampai melupakan kalau sekarang merupakan waktu istirahat dan batasnya tubuh itu diistirahatkan pula daripada nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Sesampainya di ruangan di mana terdapat Riska dan juga seorang wanita yang asing bersama dengan suaminya terlihat mereka terlibat dalam obrolan yang serius, membuat pemuda itu benar-benar kepo dengan urusan mereka namun segala macam kegiatannya itu dihentikan oleh kedatangan seseorang yang selama ini selalu saja memancing emosi Riska soalnya pemuda itu benar-benar sangat menyebalkan dan juga tidak tahu diri di mana ia harus menempatkan sesuatu yang terbaik dan juga tidak memprovokasi keadaan menjadi lebih rumit lagi serta hasil akhirnya berjalan tidak sesuai dengan keinginan dengan apa yang terjadi saat ini.


"Untuk apa kamu ada di sini, mau mengintip atau mau melakukan apa sampai-sampai terus muncul di hadapan orang lain padahal kamu tidak ada kepentingan? segera pergi dari sini daripada saya menyeret kamu soalnya terlalu banyak kepo dengan urusan orang lain , sudah cukup kesabaran saya selama ini ya melihat kamu yang terlalu sibuk dan juga tidak membiarkan wanita itu bergerak walau sejengkal saja Memangnya kamu pikir dia tidak capek kalau setiap saatnya ada kamu saja di sekitarnya Padahal selama ini dia sudah berjuang membesarkan kamu tapi apa yang dia dapatkan setelah membesarkan kamu hanya membuat hidupnya menjadi berantakan begitu? " tanya Adrian yang terlihat tidak suka ketika melihat Delon itu terlalu peduli dan juga bahkan tidak akan melakukan aktivitas apapun jika belum memastikan kalau keadaan Riska itu baik-baik saja dan juga tidak terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan soalnya wanita itu juga terkadang melupakan keselamatan sendiri ketika terlalu fokus dengan urusannya.

__ADS_1


Delon menatap tajam ke arah Adrian yang menurutnya terlalu sibuk dengan urusannya padahal Ia sendiri ingin bergerak sesuai dengan harapannya, apalagi kelihatan dari kebiasaan pria itu pastinya hanya ingin membuat Riska itu merasa tidak nyaman dengan kehadirannya serta mungkin nantinya hanya akan memancing keributan di antara mereka berdua yang tidak akan pernah selesai.


"kamu kalau mau melakukan sesuatu terserah Jangan peduli dengan urusanku di sini, karena aku tidak ada niatan untuk mengganggu kamu sedikit saja! Kamu pikir aku juga mau peduli dengan segala macam urusan kamu dan juga segala macam hal yang kamu lakukan nanti , Maaf pekerjaanku itu jauh lebih penting dan juga sekarang aku lebih mementingkan keadaan Bunda dibandingkan keadaan kamu yang jelas-jelas tidak penting sama sekali dalam kehidupan kami berdua. "Delon merasa tersulit emosinya ketika ingin melakukan sesuatu selalu saja diganggu selalu saja mendapat perlakuan seperti itu ya Siapa saja juga yang berada di posisinya pasti akan melakukan hal yang sama.


Adrian mengepalkan tangannya menahan emosi sebab selama ini tidak ada yang berani membantah semua perkataan yang dilontarkan olehnya, dan kenapa pemuda ini malah dengan percaya dirinya mengatakan semua itu seolah-olah Delon itu merupakan orang yang paling terpenting dan juga orang yang pantas untuk diwaspadai.


" Jadi ceritanya di sini kamu ingin menunjukkan kalau kamu itu lebih berkuasa dibandingkan aku dan juga kamu lebih berhak terhadap wanita itu dibandingkan aku, memangnya apa yang bisa kamu banggakan hidup menjadi menarik dan juga tidak berguna sama sekali dan juga menyelesaikan orang lain itu merupakan sebuah kebanggaan bagi kamu begitu? "tanya Adrian sambil tersenyuman mengejek tetapi Delon benar-benar tidak peduli sama sekali sebab menurutnya manusia seperti ini hobinya hanya mencari masalah dan ketika orang lain sudah tersulut emosinya bakalan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan Percayalah kalau dirinya bukanlah orang-orang yang seperti itu yang lebih mengandalkan emosi dibandingkan logika.


Delon akhirnya memilih untuk menelpon Riska dan juga sengaja menunjukkan kepada Adrian kalau dirinya lebih satu langkah lagi dibandingkan dirinya itu, dan hal ini pula yang dilakukannya bukan untuk menarik perhatian siapapun Tetapi hanya memang memastikan kalau keadaan Bundanya itu baik-baik saja karena sepertinya ada sedikit masalah dengan Riska sebab wajahnya benar-benar tidak bisa diajak kompromi saat ini.


" maaf semuanya Sepertinya saya angkat panggilan dari anak saya dulu ya soalnya entah ada apa yang dia perlukan sampai-sampai bisa menelpon, sekali lagi saya minta maaf jika sudah lancang soalnya saya juga masih punya banyak urusan yang tidak bisa ditinggalkan! "setelah mengatakan hal itu Riska pun memilih untuk pergi karena menurutnya tidak ada faedahnya sama sekali saat berbicara dengan seri seperti yang dibahas itu adalah sesuatu hal yang tidak dipahami olehnya padahal itu pembahasan hanya terjadi kepada orang-orang.


Selly tidak bisa berbuat banyak saat melihat Riska sudah keluar dari dalam ruangan Cecilia itu padahal ada begitu banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada wanita tersebut, balik lagi tidak mungkin karena memaksakan kehendak terus-menerus karena nantinya orang pikir bahwa kita itu sudah mengintimidasi mereka padahal sebenarnya tidak sampai di situ pikirannya.


" dia memang seperti begitu ya maksudnya lebih mementingkan anaknya dibandingkan dirinya sendiri, Terus bagaimana ceritanya usianya masih murah tapi punya anak sudah sebesar itu memangnya dia menikah dengan duda atau apa ya? "tanya Selly penasaran membuat Sisilia merasa lucu soalnya sebenarnya kejadiannya tidak seperti begitu dan kalaupun orang baru yang mendengarkannya pasti pemikirannya ke arah sana soalnya masa iya wanita yang masih muda seperti begitu sudah memiliki anak yang usianya hampir setara dengan dirinya.

__ADS_1


" Riska itu hanya ingin menjalankan amanah dari kakaknya yang waktu itu meninggal setelah melahirkan anaknya, karena hamil tanpa memiliki seorang suami ya Otomatis Riska adalah orang terdekat yang diwajibkan untuk merawat bayi itu meskipun awalnya menemukan berbagai macam hambatan tetapi mereka berdua bisa melalui dengan begitu baik, bahkan kalau bisa dibilang kita yang orang tua beneran saja tidak bisa memberikan kasih sayang sebaik yang diberikan oleh Riska untuk anaknya itu maka dari itu kami pihak kampus tidak pernah mempermasalahkannya sebab Menurut kami wanita tangguh kemudian bertanggung jawab serta mampu menghadapi semuanya hanyalah Riska saja di dunia ini Sebab semua orang tidak akan bisa melakukan hal itu dengan begitu baik dan kami salut dengan perjuangannya selama ini. " Sisilia mengatakan hal itu tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.


Selly menganggukan kepala pertanda paham soalnya tadi dirinya sudah sempat mencurigai yang bukan bukan sebuah Bayangkan saja usia wanita itu kan kalau bisa dibilang masih tergolong udah kecuali seumuran dengannya ya memang masuk akal, tetapi sudah memiliki anak sebesar itu kan sepertinya percuma namun setelah mendengarkan penjelasan yang singkat itu membuat dirinya yakin kalau sebenarnya Riska itu hanya ingin melakukan yang terbaik untuk orang-orang di sekitarnya tidak ingin mendapatkan yang namanya rasa kecewa apalagi perasaan bersalah akibat terlalu mengabaikan dan juga tidak peduli dengan orang-orang yang berada di sekitarnya ini maka dari itu terlihat wanita tersebut sepertinya tidak suka akan segalanya yang tidak sesuai dengan keinginan.


"saya salut dengan kerja kerasnya dan juga dedikasinya dalam kehidupan serta pekerjaannya selama ini dan tadi Sebenarnya saya sempat salah paham juga dengan masa lalunya Soalnya ada rencana juga sih untuk mendekatkan Adrian dengannya, tapi hasil akhir seperti begini ya sudahlah mau Berbuat Apalagi karena semuanya juga berjalan tidak sesuai dengan keinginan jadi lebih baik ya begini saja tidak usah banyak mengeluh tidak usah banyak meminta karena pada akhirnya semua akan berjalan sama saja tidak ada perubahan sama sekali." jelas Selly yang terlihat berusaha bersikap biasa saja namun ada rasa bangga juga sih dalam dirinya untuk saat ini.


Adrian yang sudah tidak bisa lagi menunggu memilih untuk masuk ke dalam ruangan di mana ada mama dan juga Papanya berada, dirinya paling tidak suka dikunjungi seperti itu sebab Bukankah ini juga atas kemauan mereka untuk menyuruh dirinya berkuliah di salah satu kota yang lumayan terpencil karena katanya agar dirinya bisa berubah ya harus seperti itu.


lalu saat dirinya hendak berubah kenapa malah terjadi hal-hal yang seperti itu, dan juga Kenapa mereka malah datang dan seperti meremehkan apapun yang dilakukannya di tempat itu maka dari itu dirinya benar-benar merasa tidak suka sama sekali.


"kenapa datang ke sini, Bukankah aku ke sini juga atas kemauan kalian? sekarang setelah aku merasa nyaman di sini kalian malah datang kemudian ingin mengajak kira-kira aku betah atau tidak Begitu, kalian itu memang sangat keterlaluan kebanyakan egoisnya dibandingkan pikirkan perasaan orang lain yang tahu tidak Aku sangat benar-benar membenci dengan semua yang terjadi itu serta tidak menyangka kalian bisa melakukan ini semua kepadaku yang jelas-jelas merupakan anak kandung kalian satu-satu biji di dunia ini? "Adrian sudah merasa tersulut emosinya sebab diharapkannya itu kalau orang tuanya tidak akan pernah berkunjung sampai kapanpun sebab dirinya masih merasa tidak suka bukan karena tidak nyaman saat berada di sini Tentu saja tidak namun tidak semua ketika hidupnya harus selalu saja diatur-atur seperti begitu.


Adrian tidak peduli dengan siapa saat ini dirinya berbicara dan juga tidak peduli kalau nantinya Bakalan mendapatkan predikat yang sangat buruk soalnya Ia hanya ingin mengeluarkan unek-unek yang ada di dalam pikirannya selama ini, tidak ada yang salah kan kalau misalnya seorang anak mengeluh dan juga tidak ada yang salah kan kalau misalnya dirinya hanya mengekspresikan rasa tidak sukanya langsung kepada orangnya tidak perlu harus menunggu kembali dulu.


Selly sebenarnya paham dengan perasaan anaknya itu tapi balik lagi ini kan juga demi kebaikan Adrian bukan untuk kebaikan mereka berdua, keduanya itu sudah tua tidak ada perubahan lagi dalam hidup meskipun mau mencoba sesuatu yang model bagaimana.

__ADS_1


Sisilia Tentu saja tidak bisa berbuat banyak saat melihat ada perdebatan di antara orang tua dan juga anak karena memang terlihat Adrian itu benar-benar merasa emosi saat bertemu dengan orang tuanya, dan sebenarnya tidak ada yang salah sih kalau misalnya orang tua berkunjung untuk memastikan keadaan anaknya tetapi kalau misalnya emosi Adrian sedang tidak stabil karena kebiasaan anak itu selama ini tidak masalah juga yang penting intinya tidak ada tindakan anarkis.


__ADS_2