Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Persetan


__ADS_3

Delon jelas saja tidak terima kalau misalnya Adrian terus-menerus mengganggu Riska, meskipun ini merupakan hari pertama pria itu masuk ke tempat ini kemudian mereka juga baru pertama kali bertemu tetapi intinya sudah meninggalkan kesan yang begitu tidak baik ketika melihat wajah Adrian yang begitu menyebalkan.


bayangkan saja manusia Siapa yang bakalan tahan emosi ketika kita sedang berbicara dan orang yang menjadi lawan bicara kita itu tidak peduli sama sekali, anak sekecil apapun pasti suatu saat juga akan mengamuk dan juga tidak terima apalagi ini sudah tua bangka seperti Adrian itu masa iya segala sesuatunya harus diajarkan lagi biar paham dan juga tahu tata krama ketika berbicara dengan orang lain?

__ADS_1


Riska tidak suka ke arah anaknya itu soalnya susah sekali untuk dibilang, kalau di rumah mereka memang orang tua dan anak tetapi kalau di tempat ini Ya jelas saja mereka tidak boleh lebih mementingkan urusan kekeluargaan sebab Biar bagaimanapun harus mengenal yang namanya profesional dalam bekerja.


" Delon kamu dengarkan apa yang saya katakan tadi untuk jangan ikut campur segala macam urusan yang sedang saya lakukan di sini, lebih baik kamu masuk ke dalam kelas dan lakukan semua tugas kamu sebagai seorang mahasiswa yang benar jangan ikut campur dengan urusan orang lain! " tegas Riska yang tidak ingin dibantah sebab kalau misalnya terlalu lembek ya alhasil bakalan menjadi bulan-bulanan anak-anak di situ untuk mengerjai dirinya.

__ADS_1


Adrian sebenarnya sudah Jengah melihat perdebatan antara kedua orang yang ada di hadapannya saat ini, lututnya saja rasanya mau patah tetapi mereka tidak peduli sama sekali dan terus-menerus mengucapkan kata-kata yang tidak jelas.


"kenapa lihat-lihat, mau protes dengan hukuman yang sudah saya berikan atau mau minta tambah lagi karena merasa itu masih kurang ? ya sudah tidak masalah kalau memang kamu merasa masih kurang karena saya masih punya stok hukuman yang paling pantas buat murid yang paling susah diatur seperti kamu, Kalau di tempat kamu dulu mungkin para guru bakalan merasa takut dengan latar belakang keluarga kamu tetapi di sini berbeda karena semua orang itu sama saja saat berada di luar rumah tidak peduli status sosialnya Seperti apa kemudian keadaan keluarganya bagaimana! "Riska tidak membiarkan sedikitpun Adrian berbicara.

__ADS_1


Kumala yang tengah menonton Apa yang dilakukan oleh Riska kepada cucunya itu benar-benar mengacungkan kedua jempolnya, Sebab di sekolahnya yang terdahulu Adrian itu selalu saja membuat susah semua orang karena sikapnya yang nakal dan juga susah untuk diatur namun Lihatlah sekarang terlihat begitu menurut.


" Pak Sastro tolong dipantau terus ya anak ini dan jangan biarkan dia sampai lolos atau bapak yang bakalan berurusan dengan saya, dan satu lagi kalau misalnya negosiasi dengan cara apapun usahakan jangan pedulikan sama sekali karena nanti jadi kebiasaan dan juga hanya akan mempermalukan kita semua di sini! "Riska ada kelas pagi ini Jadi tidak mungkin harus menghiraukan Adrian terus-menerus sedangkan di tempat lain ada begitu banyak murid yang tengah menanti kehadirannya dan lebih parahnya lagi anaknya yaitu Delon tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya mungkin karena takut nanti Bundanya itu bakalan di Unboxing sama Adrian.

__ADS_1


__ADS_2