
Pak Sastro benar-benar merasa bersalah ketika melihat Riska yang sangat tidak suka dengan sikapnya yang terlalu memanjakan para mahasiswa yang otak mereka sangat susah untuk diajak kompromi, kalau misalnya seorang pemimpin memberikan contoh yang terlalu lembek ya Otomatis pengikutnya pun bakalan lebih parah soalnya mereka tidak pernah merasa bersalah sedikitpun.
" Maafkan saya, bu Riska tetapi sepertinya Anda terlalu berlebihan! Sekarang itu merupakan kelas saya jadi otomatis yang harus mengambil keputusannya adalah saya sendiri, nanti kalau misalnya sebentar anda ingin melanjutkan hukumannya Ya silakan saja tetapi sebentar bukan sekarang di saat saya sedang mengajar tetapi merasa seperti tidak dihargai, "mendengar apa yang dikatakan oleh Pak Sastro membuat Riska benar-benar menatap tak percaya ke arah pria itu sebab menurutnya ini sangat aneh.
__ADS_1
bagaimana tidak aneh tadi saat Maudy berbicara dengan begitu keras dan juga kasarnya terlihat Pak Sastro biasa saja tidak ada niatan untuk marah-marah, tetapi kenapa saat berbicara dengannya malah mengatakan yang sebaliknya dan hal ini membuat dirinya itu bertanya-tanya Ada apakah gerangan sampai orang yang ada di hadapannya ini begitu berani dengannya tetapi tidak berani dengan Maudy Padahal kalau bisa dibilang anak itu kan merupakan mahasiswanya Jadi kalau misalnya bersikap kurang ajar ya Bisa dong mengambil tindakan yang begitu tegas.
Riska hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tidak ada niatan untuk membantah atau pun sebagainya, karena menurutnya kalau terlalu banyak membantah yang ada ini semua akan membuat dia benar-benar tersulut emosi dan alhasil bakalan marah besar apalagi tadi yang dilakukan Sisilia pun sudah membuat dirinya merasa tidak nyaman.
__ADS_1
Maudy bingung jika dirinya harus dihukum lagi oleh Riska karena ini sudah terjadi beberapa kali selama dirinya berkuliah di tempat itu, namun balik lagi tidak mungkin membantah karena orang tuanya pun sangat segan terhadap Riska dan juga tidak pernah membantah apapun yang dikatakan oleh wanita itu Sebab mereka juga sudah tahu sih bagaimana kelakuan anak mereka di luar sana yang begitu sangat susah diatur dan juga terkesan sangat keras kepala.
" Pak Sastro bolehkah saya berbicara dengan ibu Riska sekarang? Soalnya Ada hal penting yang harus saya bahas dan jika begini terus maka bisa dipastikan saya yang akan dirugikan, apalagi dia merupakan guru pembimbing saya yang otomatis setiap ujian atau ini dan itu selalu saja harus melibatkan dia Jadi kalau misalnya saya tidak memperbaiki ini semua bisa dipastikan Saya tidak bakalan lolos lagi kali ini ?" bujuk Maudy sebab dirinya sangat sedikit segan sih kalau misalnya Riska marah-marah apalagi wanita itu jika sudah menetapkan sesuatu tidak akan pernah membuatnya berubah pikiran meskipun kita membujuknya dengan cara apapun itu.
__ADS_1
Riska benar-benar tidak suka dengan orang-orang hari ini karena sudah membuat emosinya jadi rasa tidak stabil sama sekali, setidaknya ketika mereka merasa peduli dengannya Apakah harus menghormati Setiap keputusan yang sudah diambil olehnya.