Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Kepo


__ADS_3

Riska Akhirnya sampai juga di rumah besar milik dari keluarganya Arya yang dulu pernah IA datangi tapi dulu sekali sudah bertahun-tahun lamanya, rumah di mana ketika dirinya diusir secara langsung pada waktu itu sebenarnya dirinya bukan berstatus sebagai kekasih dari Arya melainkan teman dekat ya Otomatis mereka hanya berteman tidak lebih dari itu hanya saling menguntungkan seperti mengerjakan PR bersama kemudian pergi sekolah bersama selebihnya tidak ada sama sekali.


Riska sebenarnya enggan datang ke tempat itu tetapi karena Kirani yang terus-menerus menerornya membuat wanita itu ya mau tidak mau, coba saja kalau misalnya tadi tawaran yang diberikan oleh Delon yang mungkin saja tidak ada kecanduan yang terjadi dan juga dirinya ingin menunjukkan kepada semua orang kalau ia berhasil menjaga anak itu sampai dewasa dan Sebentar lagi selesai kuliah dan akan bekerja serta menjadi orang yang paling sukses mengalahkan orang-orang yang sombong yang selalu menganggap rendah dirinya.


Kirani yang dari tadi menunggu Riska tanpa kepastian Memilih Untuk meneleponnya Kembali Ya siapa tahu mungkin wanita itu berubah pikiran, soalnya kebiasaan Riska ya seperti itu jika ada keramaian selalu saja menghindarinya dan selalu saja memilih untuk melakukan hal-hal sesuatu itu sendirian tanpa mau diganggu oleh siapapun.


wanita cantik itu hanya menggelengkan kepala ketika melihat ada panggilan masuk dari Qirani untuk kesekian kalinya Padahal tadi ia sudah sempat mengabaikannya, entah terbuat dari apa kesabaran wanita itu sampai-sampai betah sekali menelpon dirinya padahal reuni ini tidak membawa dampak yang menguntungkan sebenarnya karena hanya akan merugikan dan juga menjadi ajang saling mengukur kelas ekonomi satu sama lain dan juga Tingkat keberhasilan masing-masing.


" Ya ampun Astaga Kirani Ada apa lagi sih, kayaknya kamu hobi deh mengganggu aku dari kemarin kemudian ini hari itu mulai dari pagi sampai sekarang? " Riska sengaja pura-pura marah seperti itu membuat Kirani di seberang menghembuskan nafasnya kasar soalnya dirinya juga kesal dong masa iya sudah menelpon berulang kali tapi tidak dihargai sama sekali dan lebih parahnya lagi Tadi sempat panggilannya direject oleh Riska.


" kamu itu memang keterlaluan aku mau nelpon kamu sampai capek tetapi kamu memilih untuk tidak peduli, sudah begitu dimatikan lagi seolah yang menelpon kamu ini merupakan seorang peneror kelas kakap yang pantasnya untuk dihindari tidak usah dipedulikan sama sekali? "omel Kirani yang tidak mau kalah soalnya menjadi orang di posisinya pasti akan melakukan hal yang sama yaitu hal di mana ketika perasaan kecewa itu bercampur aduk menjadi satu dan juga benar-benar sangat menyebalkan ketika dipikirkan.

__ADS_1


Riska hanya tertawa ketika mendengar omelan yang diberikan oleh Qirani tadi meskipun selama ini komunikasi mereka kurang Intens tetapi selalu saja tidak ada perselisihan paham di antara mereka berdua, dan juga selama dulu masih sekolah Kirani tidak pernah mempermasalahkan apapun status dari Riska karena baginya setiap orang itu kan punya jalan hidup masing-masing terkadang kita semua tidak mau status itu melekat kepada kita namun tidak dapat ditolak dan alhasil mau tidak mau harus menerimanya dengan lapang dada.


"kedua ya Terus sekarang kamu menelponku untuk apa coba, Memangnya kamu mau aku terus-menerus di luar sini sampai-sampai acara reunian itu habis baru aku diizinkan untuk masuk?" tanya Riska membuat Qirani di seberang merasa heboh ketika mendengar penjelasan yang dilakukan oleh sahabatnya itu.


"kamu beneran sudah ada di depan , sudah kalau begitu Kamu tunggu situ saja nanti aku yang bakalan menjemput kamu sekarang!" tanpa tedeng Aling terlihat Qirani langsung mematikan panggilan itu secara sepihak karena Biar bagaimanapun ia sudah menemukan kejelasan Jadi sekarang tinggal langsung eksekusi saja dong.


Marwah yang melihat Kirani begitu antusias keluar rumah membuat dirinya memilih untuk mengikuti wanita itu yang Meskipun tidak menunjukkan dirinya secara langsung, karena memang ia merasa penasaran kira-kira Apa yang hendak dilakukan Kirani sampai terlihat begitu bahagia.


Kirani membuka tangannya lebar-lebar ketika melihat memang benar saat ini Riska ada di hadapannya dan tengah mengunci mobilnya, Wanita itu benar-benar cantik dari dulu sampai sekarang bahkan kecantikannya sekarang itu lebih menawan lagi karena Aura kedewasaannya sudah ditampilkan kemudian gaya elegannya Senyum manisnya intinya pakai pelengkap dah.


"Ya Tuhan terima kasih my Besti akhirnya kamu hadir juga meruntuhkan segala macam kejulidan orang-orang yang ada di dalam, Ayo aku gandeng tangan kamu biar kita terlihat semakin akrab semakin keren dan juga Intinya kita bisa mengalahkan semua panorama yang ada di dalam dan menyatakan kepada mereka kalau misalnya kita ini merupakan yang paling terbaik diantara yang ada, "Kirani begitu antusias membuat Riska hanya menggelengkan kepala karena memang dari dulu selalu seperti itu Kirani tidak suka kalau misalnya ada yang menganggap remeh Riska dan juga selalu saja mengejek dirinya dengan mengatakan bahwa karena terlalu cantik dan akhirnya menjadi wanita nakal dengan tidak bisa menjaga diri alhasil punya anak diluar nikah.

__ADS_1


"kamu lebih! Memangnya kamu pikir kita ini Miss Universe yang kalau misalnya datang ada yang bakalan melambai-lambai gitu karena terpesona, yang ada itu mereka bakalan muntah lo lihat kita berdua kayak ondel-ondel Pancoran yang pantasnya dipandang sebelah mata gitu? "bisik Riska membuat Qirani mendelik kesal masa iya dirinya sudah bergaya secara totalitas malah dikatakan seperti ondel-ondel yang menang banyak dong itu orang-orang semua padahal harusnya kan mereka berdua itu dikatakan bahwa merupakan wanita paling tercantik malam ini hanya untuk malam ini saja loh bukan untuk besok-besoknya.


"Persetan dengan semua yang kamu katakan karena intinya aku ingin kita yang paling terbaik di hari ini, dan juga bungkam semua mulut-mulut yang selama ini kurang ajar kepada kamu dan selalu mengatakan bahwa wanita yang mempunyai anak itu adalah orang yang benar-benar suatu saat bakalan menjadi peot dan juga tidak berguna," saran Kirani yang begitu menggebu-gebu karena ia tidak mau ketika sahabat satu-satunya malah dijadikan seperti bahan untuk Bulian bagi semua orang Padahal selama ini kan Riska cuek tidak peduli dan juga malas tahu serta tidak terlalu ikut campur dengan segala macam urusan yang ada di sekitarnya.


marwah membulatkan matanya sempurna ketika melihat ternyata Qirani dari tadi itu berlari secara antusias karena kedatangan Riska dan wanita itu menjemputnya, dan ia sangat membenci persahabatan mereka yang selalu awet sampai kapanpun padahal dalam pikirannya itu ketika Kirani sudah menikah dan juga Riska sudah bekerja Ya otomatis komunikasi di antara mereka semakin kendor dan alhasil saling melupakan satu sama lain.


" kamu kok di situ saja sini dong gabung sama kita atau kamu mau menyendiri begitu saja Marwah, Jangan dong nanti kiranya kita itu tidak setia kawan dan memilih untuk melakukan sesuatu masing-masing? "tawar Kirani sambil memberikan kode kepada Marwah soalnya tadi ya sempat melihat jika wanita itu mengintip kedatangannya dengan Riska dari balik pintu padahal kiranya tidak pernah menunjukkan kesombongannya kepada semua orang sebab menurutnya semua orang itu kan di dunia sama saja derajatnya.


Marwah memasang tatapan tidak sukanya ketika mendengar ajakan yang diberikan oleh Qirani tadi, membuat Riska hanya bisa menggelengkan kepalanya karena pastinya Marwah itu tidak suka dengan kehadirannya makanya ketika Kirani berbicara baik-baik pun tidak dihiraukan sama sekali Dan menganggap bahwa Kirani itu sama saja dengan Riska yaitu pantas untuk dimusuhi padahal sebenarnya kedatangannya ke sini murni hanya untuk bertemu dengan teman lama memastikan keadaan masing-masing lalu setelah itu bubar.


Arya yang kebetulan tadi berdiri di balkon kamarnya karena kebetulan ada panggilan masuk dari kliennya, benar-benar terpesona dengan kedatangan seorang wanita cantik yang tengah memarkirkan mobil lalu sekarang sedang berada di dalam rumahnya membuat panggilan dari kalian itu rasanya sudah sangat tidak menyenangkan dan akhirnya dirinya yang memilih untuk mengakhiri begitu saja.

__ADS_1


setelah Semuanya berakhir kini giliran Arya yang turun dari kamarnya dan menemui semua teman-teman yang kebetulan sudah mulai berkumpul dari tadi karena Riska adalah orang yang terakhir datang, dan kini wanita itu dikelilingi oleh semua orang-orang baik pria maupun wanita karena memang mereka ingin memastikan kabar ibu beranak satu itu kira-kira bagaimana sekarang apakah ada perubahan atau tidak.


__ADS_2