Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Keluar?


__ADS_3

Riska yang merasa kalau sekarang merupakan saat dirinya masuk ke dalam kelas segera masuk ke dalam dan mengatup tajam ke arah Maudi yang masih terlihat duduk manis tidak mengindahkan perintahnya, padahal tadi sudah dikatakan olehnya kalau Gadis itu harus segera pergi dalam ruangan ini karena dirinya benar-benar merasa tidak suka dan juga marah saat ada orang yang sulit sekali diatur olehnya.


mau jadi apa manusia seperti itu kalau misalnya diatur oleh dirinya sangat susah sekali padahal sebenarnya saya tidak ingin melakukan hal apapun, Intinya kalau memang bisa melakukan sesuatu yang malah lebih bagus bukan melakukan ini dan itu hanya untuk membuat orang lain merasa bahwa Kamu itu sebenarnya orang yang paling keren sejagat raya.


Maudy mengira tadi itu mungkin Riska hanya keceplosan saja sehingga menyuruh dirinya pergi dari dalam kelas saat wanita itu mengajar, namun Lihatlah sekarang memang benar-benar mengulangi hal itu lagi dan menyiratkan kalau sebenarnya wanita itu tidak suka ada dirinya di tempat itu.


"Ibu kenapa sih terlihat seperti dendam begitu sama saya, Padahal maksud dan tujuan saya itu datang ke sini untuk sekolah loh bukan untuk disuruh keluar dan akhirnya tidak mendapatkan apapun yang saya inginkan? kalau misalnya tidak lulus lagi bisa panjang urusannya dengan orang tua, Percuma dong Setiap hari saya datang ke sini jika hasil akhirnya seperti begitu dan Ibu tidak pernah kan berada di posisi seperti saya? "pertanyaan Maudy itu membuat Ariska menggelengkan kepalanya karena menurutnya Ya jelas aja mereka berdua berbeda karena Riska dulu itu merupakan salah satu mahasiswa teladan yang mengikuti segala macam kegiatan yang diberikan oleh gurunya tanpa membantah apalagi mencoba untuk menjadi pribadi yang pemalas dan juga susah untuk diatur.


Riska merasa bahwa Maudy itu sedang berakting berbuat seolah-olah dirinya itu merupakan orang yang paling teraniaya di sini, kalau misalnya seperti begitu terus jika kedepannya ada niatan berubah yang melalui lebih bagus tetapi kalau ini hanya akting saja dan alhasil dirinya tertipu dan besok terjadi lagi maka sama saja bohong karena tidak ada efek yang paling baik untuk anak-anak yang susah diatur seperti itu dan juga yang hobinya membangkang serta merasa diri paling benar dan juga kayak.


" kamu ceritanya minta perhatian dari saya dan berharap agar saya ikut semua yang kamu inginkan karena merasa bahwa saat ini kamu adalah orang yang sangat teraniaya, padahal kamu sadar kan apa yang kamu katakan itu sebenarnya sangat tidak masuk akal dan juga merugikan orang lain? "tanya Riska sambil menaikkan alisnya sebuah membuat Maudy hanya bisa menundukkan kepala karena sebenarnya di sini juga dirinya yang salah Soalnya terlalu banyak menciptakan drama yang hasil akhirnya hanya akan Merugikan dirinya sendiri tetapi mau bagaimana lagi.

__ADS_1


Riska paling tidak suka ketika akan menjalani hukuman para mahasiswa itu terlihat memelas seolah-olah tidak akan pernah melakukan kesalahan lagi kedepannya itu, tetapi ketika diberikan toleransi dan juga dimengerti suatu saat mereka akan mengulangi lagi dan terlihat seperti tidak punya beban masalah sama sekali dan Hal inilah yang membuat dirinya terkadang menyesal memberikan kesempatan kedua kepada anak-anak yang seperti itu tetapi kemudian terulang kembali bahkan lebih sadis dari pada yang awalnya.


Adrian yang memilih untuk diam karena menurutnya untuk apa juga ikut campur toh kalau misalnya Riska berbicara terlalu panjang lebar membuat dirinya capek ya tinggal pergi saja kan dari tempat itu dan, nanti besok kan bisa kembali lagi perkara kalau misalnya Riska itu merupakan dosen pembimbing Mata kuliahnya ya persetan saja soalnya Siapa juga yang bakalan betah memiliki dosen yang begitu menyebalkan kemudian bawel dan juga suka marah-marah saat para mahasiswanya melakukan sebuah kesalahan yang meskipun itu merupakan kesalahan yang biasa saja.


"Maafkan saya ibu, karena saya berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi dan juga berjanji tidak akan membuat Anda kecewa lagi sampai kapanpun! kalau misalnya Saya mengulangi lagi ya sudah saya benar-benar akan menerima hukuman dan juga akan menerima semua konsekuensi yang diberikan oleh ibu dan juga sekaligus tempat ini bagi mahasiswa yang sangat menyebalkan seperti saya , soalnya tadi itu saya benar-benar keceplosan dan juga percaya tidak akan pernah mengulangi hal itu sampai kapan lagi! "masih berusaha membujuk Riska itulah yang dilakukan oleh Maudy sebab tadi itu rencananya kalau dirinya akan bolos kalau misalnya Adrian mau menemaninya tetapi nyatanya tidak sama sekali maka dari itu daripada bengong sendirian di luar ya akhirnya mengemis meminta sedikit pengertian dari Riska meskipun selama ini dirinya tidak pernah melakukannya.


Riska sudah tidak mau lagi menggubris apapun yang dikatakan oleh Maudy maka dari itu ia memilih untuk melanjutkan mengajar saja di dalam kelas karena Biar bagaimanapun aktivitas seseorang sekarang itu dibatasi dengan yang namanya waktu , kalau terlalu meladeni orang tertentu akhirnya dirinya akan mengorbankan orang yang lain yang selama ini selalu saja mengikuti perintahnya tidak pernah membantah apalagi mencoba untuk membolos.


Adrian tertawa ketika melihat wajahmu yang ditekuk soalnya wanita itu tidak mendapat kejelasan sama sekali, kira-kira sudah mendapatkan Maaf Dari Risa atau belum Karena Wanita itu sekarang malah asik sudah mulai mengajar tidak peduli dengan keberadaan mau di apalagi dirinya juga yang merupakan siswa yang paling berpengaruh dan juga susah diatur di kelas itu.


Adrian merasa kagum dengan keras kepalanya Riska karena menurutnya tipe orang seperti itu tuh sangat menyenangkan, namun balik lagi dirinya juga adalah orang yang keras kepala kalau misalnya bersatu dengan Riska rasa-rasanya yang ada tiap hari itu bakalan terjadi kehebohan karena satu orang pun tidak ada yang mau mengalah.

__ADS_1


Adrian bahkan tidak fokus lagi dengan pelajarannya Karena sekarang hanya fokus tertuju kepada Riska, membuat Maudy menatap tidak suka karena menurutnya Adrian itu harusnya fokus terhadapnya yang jelas-jelas masih lebih kencang dibandingkan Riska yang usianya sudah hampir menyanyi menginjak kepala tiga itu.


" Adrian Kamu kenapa sih malah lebih fokus menatap wanita itu dibandingkan menoleh ke arahku walau sedikit saja, Memangnya apa sih kekurangan aku dibandingkan dia yang jelas-jelas sudah tua dan juga tidak ada yang pantas untuk dibanggakan soalnya sampai sekarang saja tidak ada yang berminat kepadanya? " ujar Maudy membuat Adrian mendengus kesal karena tidak suka jika wanita itu selalu saja kepo dengan segala macam urusan yang dilakukan olehnya padahal dirinya saja tidak pernah ingin tahu dengan segala macam urusan dari Maudy itu karena baginya mereka berdua itu tidak punya hubungan apa-apa Jadi untuk apa terlalu dihiraukan.


" kamu bisa kan Jangan terlalu ikut campur dengan segala macam urusanku, karena aku paling tidak suka ada wanita yang terlalu merasa diri paling penting dalam kehidupanku padahal sebenarnya hanya sampah yang tidak pantas untuk dihargai? " tukas Adrian yang begitu kasar karena ia benar-benar capek kalau misalnya ada yang terlalu sibuk dengan segala sesuatunya.


Maudy mau masang wajah cemberutnya ketika Lagi Dan Lagi selalu diabaikan oleh Adrian, cukup saja kalau misalnya dirinya tidak tahu bahwa pria itu merupakan anak orang kaya yang pastinya tentu akan ditinggalkan begitu saja soalnya harga dirinya benar-benar diinjak ketika bersama dengan Adrian.


sedangkan di lain tempat tampak seorang pria baru saja menerima telepon dari sahabat waktu sma-nya dulu, karena kebetulan sahabatnya itu yang disuruhnya mengatur soal acara reunian yang bakalan digelar di kediamannya Dan ini juga maksudnya untuk mencari tahu bagaimana keadaan orang-orang di masa lalunya itu Apakah sudah benar-benar berubah atau masih seperti dulu.


" Kirani, Apakah kamu sudah melakukan seperti yang kukatakan kemarin? " tanya Arya penasaran karena memang dirinya yang mengatur semuanya dan tinggal menyuruh Qirani saja yang mengeksekusi karena menurutnya sahabatnya itu dari dulu sampai sekarang selalu bisa diandalkan.

__ADS_1


Kirani tertawa di seberang ketika mendengar nada penuh penasaran yang diberikan oleh Arya ini sebab dirinya tahu bagaimana perasaan pemuda itu, karena Ia merupakan saksi Bagaimana kegigihan dari Arya untuk mendapatkan hati dari Riska Tetapi entah nanti bagaimana kelanjutannya dirinya tidak bisa menebak sama sekali.


Arya memang benar-benar merasa penasaran jadi akhirnya dirinya harus mencari tahu seperti begini, kalau tidak mau kapan lagi untuk mendengar kejelasan yang ada.


__ADS_2