Jodoh Pilihan Bunda

Jodoh Pilihan Bunda
Bertemu Riska


__ADS_3

ternyata Jalan pikirannya Wanda itu benar-benar tidak bisa diajak kompromi karena terbukti sekarang dirinya menyuruh anak buahnya untuk mencari tahu soal Di mana tempat tinggal dari Riska itu sendiri, entah apa yang ada dalam pikiran wanita itu sampai melakukan ini semua dan juga terlihat seperti seseorang yang tidak punya akal sehat lagi karena orang tenang malah diganggu dan juga dikatain seperti sesuatu yang sangat tidak berguna dan Percayalah hal ini yang terkadang membuat kita bingung harus bersikap Bagaimana dan juga kita bingung maksudnya mencerna yang seperti apa kalau pada akhirnya sesuatu yang tidak pernah dilakukan Malah dituduhkan seperti itu.


Wanda kaya dan juga memiliki uang maka dari itu apapun bisa dilakukan olehnya mulai dari mencari tahu semuanya kemudian berusaha membuat agar hidupnya selalu baik-baik saja pokoknya intinya apa yang ada di dalam pikirannya bakalan dilakukannya saat itu juga, karena menurutnya jika dirinya berdiam diri tanpa melakukan tindakan apapun nantinya bisa dipercaya kalau sebenarnya benar-benar ada hubungan lanjutan antara Riska dan juga Arya yang merupakan calon suaminya maka dari itu lebih baik mewaspadainya terlebih dahulu Kalau nanti semua berjalan tidak sesuai dengan harapan Maka jangan menyesal jikalau anda akan melakukan segala sesuatunya itu dengan caranya sendiri tidak peduli dengan perasaan orang lain.


" aku harus melakukan sesuatu yang membuat wanita itu sadar dan juga tidak macam-macam serta mengganggu gugat yang menjadi hak milikku untuk sekarang karena kalau tidak mengapa bisa dipastikan dia semakin kurang ajar dan juga akan terus-menerus melakukan sesuatu yang pada akhirnya akan merugikan hubunganku,? karena jika tidak maka bisa dipastikan lama-lama kami berdua benar-benar tidak akan menikah kalau misalnya Arya masih terpaku dengan masa lalu dan akhirnya kami tidak akan pernah menikah sampai kapanpun! " batin Wanda yang sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana ketika melihat sikap Arya yang tidak berubah sedikitpun.


tidak memerlukan waktu yang lama kini Wanda sudah mendapatkan alamat di mana Riska tinggal sebab zaman sekarang itu Serba canggih serba mudah ketika uang yang berbicara dan tinggal ngomong doang segala sesuatunya langsung didapatkan, maka dari itu wanita tersebut sudah berada tepat di sebuah rumah yang minimalis tapi sebenarnya menyenangkan di mana dari orang suruhannya itu mengatakan di situlah Riska tinggal bersama dengan anaknya maka dari itu ini merupakan sebuah kesempatan yang paling bagus Kebetulan juga tidak ada Arya di situ jadi otomatis dirinya bisa bergerak sesuka hatinya membungkam mulut Riska maksudnya biar jangan terlalu kurang ajar dengan mengganggu hubungannya dengan pria yang akan menikah dengannya nanti,


wanita itu tersenyum sinis karena menurutnya semesta sekarang sepertinya sedang berpihak ke arahnya sebab terbukti apa yang dicarinya tidak membutuhkan waktu yang lama sudah menemukan jawaban yang tepat, kalau sudah seperti begini kan membuat dirinya merasa bahwa aku pun yang dilakukannya tidak akan pernah sia-sia dan juga segala sesuatu yang diinginkannya benar-benar akan menjadi kenyataan karena dengan cara inilah bisa membuat hubungannya dengan Arya bertahan sampai kapanpun meskipun ya terkesan egois tapi kan tidak masalah.


" sepertinya mobil wanita itu ada ya Otomatis mengatakan kalau sebenarnya dia ada di tempat ini dan aku bisa langsung bertemu dengannya, Siapa suruh mencari perkara dengan Wanda ya begini sudah konsekuensi yang bakalan didapat Sebab aku tidak bakalan tinggal diam dan membiarkan wanita itu merajalela dalam kehidupanku! " batin Wanda begitu bahagia kemudian mendekati rumah tersebut Lalu menutup pintunya dengan kasar membuat Riska dan juga Delon yang tengah sibuk dengan urusan masing-masing di mana Riska memasak kemudian Delon mencuci pakaian karena memang pekerjaan mereka itu membutuhkan kerjasama biar cepat selesai supaya cepat istirahat,


Delon menghentikan kegiatannya karena dirinya mendengar gedoran di depan pintu itu sudah keterlaluan dan tentu saja sebagai tuan rumah dirinya tidak terima kalau misalnya ada orang yang bertamu lalu melakukan hal yang sangat tidak terpuji, karena Bayangkan saja Apapun yang terjadi kedepannya ini semua kan bisa menjadi bahan pelajaran supaya caranya bagaimana ketika datang berkunjung di tempat orang lain itu dan adat kesopanan ya harus dijaga.

__ADS_1


Riska juga sebenarnya merasakan hal yang sama karena Biar bagaimanapun suara itu begitu besar dan juga mengganggu serta kalau misalnya tetangga ada di rumah Pun Pasti ikutan merasa terganggu, wanita itu merasa heran sebab selama dirinya hidup dan juga tinggal di tempat ini tidak pernah ada satupun yang datang kemudian melakukan hal seperti ini kecuali orang gila yang lagi numpang lewat.


" biarkan Delon saja yang buka pintunya, Bunda! soalnya itu orang di depan sepertinya benar-benar lagi cari masalah denganku dan aku akan memberikannya masalah soalnya kan dia yang meminta, masa iya tinggal panggil doang atau hanya ketuk beberapa kali pun kita tetap mendengarkannya kok tapi ini malah sudah seperti Kedodoran kayak orang lagi putus nafas di dalam ruangan ini! " Delon yang tidak suka sama sekali ketika mendengar suara yang begitu berisik dari depan pintu padahal yang dibutuhkan mereka itu hanyalah sebuah ketenangan tidak terjadi apapun dan juga intinya hidup berjalan sesuai dengan harapannya selama ini dan memang harus seperti itu.


Riska menggelengkan kepala karena tidak mungkin membiarkan anaknya itu sendiri menghadapi orang stress di depan pintu itu, Takutnya orang tersebut membawa alat-alat yang nantinya akan mengancam keselamatan ia lebih baik tidak boleh sama sekali kan lagian Tidak ada salahnya juga kan juga mereka berdua menemui orang itu siapa tahu mungkin dia benar-benar datang kemudian ada keperluan di sini hanya takut karena orangnya tidak ada Makanya pintu yang menjadi sasaran utamanya.


" tidak usah pergi sendirian ke depan biar kita sama-sama saja untuk memastikan kira-kira Siapa sih yang ada di depan itu, karena bisa-bisanya melakukan sesuatu yang sangat tidak terpuji Padahal dia tahu kan jika telinga kita masih berfungsi dengan benar? "ujar Riska dan akhirnya kini mereka berdua yang sama-sama pergi menemui Wanda yang dari tadi Bukannya berhenti menggedor pintu malah bertambah parah daripada yang tadi Dan juga mungkin bisa dibilang wanita itu bertambah semangat melakukannya,


Riska menatap tidak suka ke arah orang yang ada di depannya sekarang ketika dirinya sudah membuka pintu sebab orang itu bukannya merasa bersalah malah menatap penuh ejekan ke arah dirinya dan juga Delon, wanita itu terkesan tidak punya sopan santun sama sekali dan juga tidak tahu adab saat bertamu di rumah orang lain itu harus bagaimana.


Wanda hanya tertawa ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Riska barusan sebab menurutnya mau dirinya melakukan apapun sekaligus menjebol pintu rumah wanita itu pun suka-sukanya , tidak ada satupun yang berani melarang apalagi mencoba untuk menegurnya karena di sini Posisinya itu adalah anak orang kaya dan kalaupun Pintu itu rusak bisa digantinya dengan pintu emas sekalipun,


Wanda ada tipe orang yang tidak pernah sadar diri dan menurutnya orang-orang yang seperti Riska ini tidak pantas untuk dihargai karena untuk apa juga coba, disaat status sosial mereka begitu rendah maka di saat itu pula rasa hormat tidak pantas untuk diberikan karena nantinya terasa begitu mubazir dan juga tidak pada tempatnya.

__ADS_1


"terus kenapa kalau saya melakukan hal itu? kamu takut nanti properti rumah kamu ini bakalan hancur akibat ulah saya tadi, dan juga kamu pikir saya tidak bisa mengganti rugi dengan apa yang sudah saya lakukan? Wah Sepertinya kamu lupa siapa saya Sebenarnya kalau saya ini merupakan orang yang paling terpenting di tempat ini dan juga keluarga saya itu merupakan keluarga yang kaya raya yang bisa mendapatkan apapun yang mereka inginkan, namun sayang ternyata orang miskin yang tidak tahu diri seperti kamu malah mengganggu kebahagiaan saya dan juga membuat Apa yang akan terjadi kedepannya sedikit tertunda! "ujar Wanda penuh dengan perkataan yang ambigu membuat Riska keheranan karena menurutnya kebagian wanita itu yang bagian mananya yang sedang tertunda dan juga yang ada berhubungan dengannya.


" Maaf sepertinya Anda ini belum bangun dari tidur yang panjang sampai-sampai datang kemudian marah kepada orang yang salah, apa anda lupa kalau anda itu yang datang ke rumah saya dan mengganggu ketenangan Saya di sini dan sekarang malah menyalahkan saya seperti itu seolah-olah di sini saya merupakan penjahat yang tidak tahu diri yang mengambil sesuatu milik anda tanpa izin? " tanya Riska heran Karena ada saja kelakuan orang-orang zaman sekarang ketika sudah tidak tahu lagi harus berbuat Bagaimana maka orang yang tidak bersalah pun harus terkena imbasnya.


Wanda memasang tatapan sinisnya dari tadi karena menurutnya biasanya zaman sekarang itu orang salah tidak akan pernah mengaku salah Sebab mereka akan memutarbalikkan fakta dan juga menganggap kalau mereka adalah korbannya di sini, padahal sebenarnya dari tadi itu Wanda sudah berusaha bersikap tenang namun ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Riska Oh tentu saja emosinya semakin mendidih dan juga semakin tidak terima kalau misalnya wanita itu merasa diri benar dan tidak melakukan apapun padahal sekarang saja Wanda sudah menerima imbas dari sikap Arya yang malas tahu dan juga tidak peduli dengannya.


" kenapa kamu harus ikut acara reunian itu dan juga kenapa pula kamu harus datang padahal sebenarnya kamu tahu di situ ada Arya yang merupakan calon suamiku, dan kalau misalnya kamu tidak punya hubungan dan juga perasaan apa-apa dengannya Kenapa juga harus muncul padahal kamu tahu dari awal kalau orang tua dari Arya itu benar-benar menolak ada kehadiran kamu dan juga kedekatan kalian ?" tanya Wanda yang tidak terima sama sekali dengan apapun yang dikatakan oleh Riska tadi yang bersikap seolah-olah wanita itu tidak punya kesalahan padahal hubungannya dengan calon suaminya hampir hancur berantakan karena kehadiran wanita itu kembali.


" Oh ini tentang pria yang menjadi calon suami kamu itu jadi Kamu nekat datang ke tempat ini kemudian memperingatkan aku, Wah kamu tenang saja karena sepertinya kamu salah orang karena aku mah biasa saja memangnya kamu pernah lihat aku datang ke rumahnya lagi setelah reunian itu atau mungkin menghubunginya untuk membuat kami dekat kembali? Sepertinya itu tidak akan pernah terjadi karena aku juga punya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan dan juga tidak punya waktu untuk mengurusi orang-orang seperti itu , sekarang yang perlu kamu peringatkan ya calon suami kamu itu kira-kira dia melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan atau tidak maka kamu datang kemudian marah pada tempat yang salah seperti ini? "jelas Riska yang hanya bisa menggelengkan kepala karena menurutnya Wanda ini terlalu nekat sampai-sampai tidak bisa membedakan mana yang benar dan juga mana yang salah.


Wanda tidak suka mendengar rasa percaya diri dari Riska tadi yang menyiratkan bahwa Arya yang mengejar-ngejar Riska dan akhirnya melupakan dirinya sebab terlihat Memang sih selama ini Riska tidak terlalu menunjukkan gelagat yang aneh hanya saja Arya yang mulai berubah ketika bertemu dengan wanita itu, namun balik lagi pokoknya dirinya tidak ingin Riska menang dengan cara mengatakan hal-hal yang seperti itu maka dari itu wanita itu tetap pada pendiriannya.


" jadi di sini kamu yang berpikiran kalau Arya yang mengejar-ngejar kamu sedangkan kamu sikapnya biasa saja dan juga tidak peduli begitu, Kenapa jadi orang miskin kok percaya dirinya minta ampun Ya sampai-sampai merasa seorang CEO terkenal bakalan klepek-klepek dengan kehadiran seorang dosen murahan yang bisa dibilang hanya mengandalkan hidup dari itu dan ini coba Lihatlah Bagaimana ceritanya seorang wanita dewasa hanya hidup dengan seorang pemuda yang bisa menipu orang lain dengan panggilannya Bunda! "ujar Wanda yang tertawa karena tadi dirinya sempat mendengar di mana Delon memanggil Riska dengan sebutan itu,

__ADS_1


" Jangan pernah membawa-bawa anakku dengan apapun yang kamu katakan karena dia tidak punya hubungan apapun sama sekali dengan hal ini, dan satu lagi Kenapa kamu datang dan berbicara kepadaku kenapa tidak berbicara dengan calon suamimu itu kalau memang kamu merasa dia berubah? Apa kamu tidak punya keberanian atau mungkin merasa bahwa tidak akan pernah didengar sama sekali, ya itu merupakan ceritamu sendiri yang harus kamu tanggung tidak perlu harus menyeret aku dalam masalah ini sebab hidupku itu sudah tenang dari awal tidak ingin ketenanganku itu terusik dengan masalah orang lain. "Riska paling tidak suka saat anaknya harus dibawa-bawa.


__ADS_2