
Adrian hari ini sebenarnya malas pergi ke kampus karena menurutnya di sana tidak ada yang spesial dan juga tidak ada yang bisa membuat dirinya merasa nyaman dan punya kegiatan yang menyibukkan dirinya agar tidak ada niatan untuk pulang ke rumah, namun ketika memikirkan soal Riska dirinya mulai penasaran dengan wanita itu makanya sekarang memilih untuk bersiap diri karena harus berangkat sebab setahunnya nanti hari ini jadwal Riska masuk ke dalam kelasnya itu di jam kedua.
Kumala tentu saja terkejut karena dalam pikirannya tadi jika cucunya itu memang tidak ada niatan untuk pergi ke kampus sebab sudah jam 08.00 tidak ada tanda-tanda bersiap diri untuk segera berangkat, namun ketika ia hendak mengetuk pintu kamarnya dirinya dibuat terkejut dengan keberadaan Adrian yang sudah rapi dengan tas di bahunya dan juga Tengah memegang kunci mobilnya saat ini.
kumala tersenyum karena ternyata sepertinya dirinya tidak akan terlalu kesusahan untuk membujuk Adrian menjadi orang yang cerdas, sebab terbukti pemuda itu sudah memikirkan semuanya dan kini tengah akan pergi menuju ke kampus dan hal ini merupakan sebuah kejadian yang sangat langka di dalam keluarga mereka.
" Kamu mau berangkat ke kampus, apa tidak ada niatan untuk sarapan lebih dahulu karena nanti kamu bakalan telat loh sampai di sana? "tanya Kumala penasaran tetapi Adrian menggelengkan kepalanya sebab menurutnya nanti di kampus dirinya bisa meminta tolong kepada siapapun untuk menyiapkan sarapan baginya.
__ADS_1
"aku tidak kelaparan Kalau misalnya tidak sarapan di rumah jadi jangan khawatir, dan satu lagi Aku bukan anak kecil jadi kalau mau ke mana pun harus diatur oleh orang rumah ! "ujar Adrian yang sebenarnya kurang ajar dan juga tidak sopan tetapi mau bagaimana lagi ketika memang semua ini sudah terjadi dan tidak mungkin kan dirinya harus melakukan yang ini dan juga yang itu.
Kumala hanya menganggukan kepala pertanda tidak masalah dengan apapun yang akan dilakukan oleh cucunya nanti, apalagi Adrian itu sudah besar dan tentunya bisa menentukan pilihan yang terbaik bagi hidupnya yang penting mau menjadi orang sukses orang yang berguna itu sudah lebih dari cukup di pikiran wanita paruh baya itu.
"Ya sudah kamu pergi sana tapi ingat ya jangan melakukan keonaran di kampus yang sekarang karena nenek malu kalau misalnya nanti bakalan dipanggil oleh dosen kamu, dan satu lagi kamu itu sudah besar jangan segala sesuatunya harus dibilang dulu baru kamu sadar karena nantinya orang bakalan bilang kalau kamu itu sebenarnya badannya gede tapi otaknya tidak berfungsi , "ujar Kumala membuat antrian hanya tersenyum dan tidak mempermasalahkan apapun yang dikatakan oleh neneknya tadi.
Riska karena jadwalnya masih kosong pagi ini makanya dirinya datang sedikit terlambat dan kebetulan harus mengurus toko kuenya yang menjual berbagai macam kue baik yang dipesan secara langsung ataupun kue yang dijadikan untuk sarapan ataupun oleh-oleh Dan intinya itu bisa menambah penghasilannya, karena biaya sekolah Delon itu sangat mahal Sebab anaknya itu bukanlah murid yang berprestasi jadinya bisa menanggung biaya sekolahnya dengan beasiswa yang didapatkan maka dari itu ia harus bekerja dari nol untuk membuat Delon menjadi orang yang berguna dan intinya membuat dirinya merasa menjadi orang tua yang berhasil bertanggung jawab dengan segala macam kebutuhan anaknya itu.
__ADS_1
Delon pagi ini sudah berada di dalam kelas dan sedikit bernafas lega ketika tidak melihat Adrian karena dengan begitu dirinya berharap mungkin pria itu sudah kapok datang dan akhirnya memilih untuk pindah sekolah, sedangkan Maudy yang duduk tidak jauh darinya uring-uringan karena dari tadi dirinya menunggu Adrian tetapi tidak muncul membuat dirinya berpikir yang aneh-aneh sedangkan Delon menggunakan kesempatan yang ada untuk mendekati Maudi.
"kamu lagi menunggu kutu kupret itu , Memangnya apa sih bagusnya dia sampai-sampai kamu langsung terpesona seperti itu? "tanya Delon dengan tersenyum mengejek'
Maudy memasang wajah cemberutnya karena benar-benar tidak suka dengan apa yang dikatakan oleh Delon tadi, sebab menurutnya anak itu terlalu mengganggu kehidupannya dan juga privasinya kalau memang dirinya ingin melakukan sesuatu ya Kenapa harus diatur-atur seperti itu kan?
" kamu tidak punya kesibukan lain lagi selain mengganggu diriku, Ah iya urus aja Bunda kamu itu Bukankah kebiasaan kamu selalu seperti itu kalau misalnya ibu Riska marah-marah bukannya aku kamu Bella tetapi kamu selalu membela dia yang jelas-jelas merupakan wanita jahat dan juga singa betina karena hobinya marah-marah terus, "omel Maudy membuat Delon jelas saja tidak terima ketika Bundanya dikatai seperti itu meskipun yang mengatakannya adalah Maudy.
__ADS_1