
Bunda Riska❤
malam ini mau tidak mau wanita cantik itu harus pergi ke reunian ketika tadi siang kembali dihubungi oleh Qirani yang memaksanya untuk tetap hadir di acara reunian teman-temannya dulu, meskipun dirinya menolak tetapi sepertinya wanita itu selalu kokoh pada pendiriannya membuat Riska yang selama ini Paling benci yang namanya keramaian apalagi pesta yang mau tidak mau mengiyakan saja soalnya kasihan juga sih anak orang Ketika Harus menelan yang namanya kekecewaan.
bukan karena ingin menjadi pribadi yang sangat tidak baik atau mungkin menjadi seseorang yang serakahnya minta ampun karena inginnya didengar dan juga diperhatikan tetapi balik memberikan perhatian orang lain itu tidak mau, namun balik lagi Riska itu sepertinya memang tidak suka dengan yang namanya keramaian karena menurutnya keramaian itu hanya membuang-buang waktu padahal Seharian sudah capek bekerja untuk apa menyiksa diri lagi dengan melakukan semua itu.
kalau bahasanya semua orang katanya setelah seharian bekerja itu lebih enak kalau melepas penat dengan cara refreshing atau berpesta dan hura-hura yang penting intinya melupakan beban hidup sejenak, tetapi bagi Riska itu salah karena yang ada mereka malah menyiksa dirinya sebab jika orang kalau lagi berpesta tentunya tidak akan mengenal yang namanya kesehatan pasti di sana ada minuman yang tidak bagus kemudian smoking dan juga sebagainya dan hal ini sebenarnya membuat kita itu seperti tidak menyayangi tubuh kita padahal harusnya kan setelah dipakai seharian bekerja ya beristirahat adalah hal yang utama
" Jadi ceritanya Bunda jadi nih pergi ke pestanya, Apa perlu aku temani Ya siapa tahu mungkin di sana bunda sendirian yang lain sudah punya pasangan? "tanya Delon memastikan soalnya tidak mungkin juga akan membiarkan Bundanya itu pergi sendirian apalagi dunia di luar sana itu sebenarnya sangat kejam tidak baik untuk seorang wanita berkeliaran di malam hari Takutnya nanti bakalan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan siapa juga yang dirugikan nantinya coba.
__ADS_1
" Aduh Bunda jalannya Pakai mobil kok bukan pakai kereta atau pakai jalan kaki jadi kamu seheboh itu, Lagian ini pestanya di rumah bukan di tempat hiburan malam kayak apa gitu yang bikin Bunda bingung sebut namanya! Setahu Bunda dulu teman-teman Bunda itu cukup semua Jadi tidak mungkin dong Mereka bakalan melakukan hal gila yang tidak masuk akal, karena kalau misalnya hal ini terjadi maka kita juga yang bakalan dirugikan Dan bunda juga bukan anak kecil yang tidak bisa menjaga diri Memangnya itu gunanya sabuk hitam jiujitsu sama Taekwondo apa coba?"Riska paling suka dengan yang namanya olahraga ekstrem karena dirinya berpikir olahraga tersebut bukan untuk pamer melainkan untuk jaga diri jadi otomatis sangat berguna jika suatu saat memang benar-benar diperlukan soal kan dunia luar sana itu terkadang kita tidak bisa menerka bahwa dia bakalan berjalan sesuai dengan keinginan atau mungkin dia bakalan berjalan sesuai dengan rencana yang nanti ada itu kita bakalan dibuat pusing sendiri.
" Tapi Bunda kan secantik ini nanti kalau misalnya ada yang menggoda gimana coba, dan juga jangan sampai di sana ada cewek cantik anak-anaknya teman Bunda Siapa tahu mungkin bisa berkenalan denganku soalnya capek juga sih Bun jadi seorang jomblo! "tawar Delon lagi dengan wajah memelas membuat Riska hanya menggelengkan kepala karena menurutnya anaknya itu tingkatnya sangat konyol dan juga tidak masuk akal.
" Delon anaknya Bunda yang paling keren pokoknya intinya racikan bunda Riska itu yang paling lebih dari segala-galanya, dengerin baik-baik ya teman-teman Bunda itu yang punya anak paling besar dan juga mau menikah itu hanya Bunda ini saja yang lain itu anaknya pada kecil-kecil semua diajak bermain pun masih dibuat pusing masa iya kamu mau cari cewek cantik di sana kalau Setua Bunda mungkin ada! "ejek Riska Sambil tertawa membuat Delon mendengus kesal karena sepertinya tidak didukung sama sekali..
Riska hanya bisa mengacak gemas rambut anaknya itu karena memang dirinya benar-benar merasa lucu kok bisa-bisanya ya anaknya itu sudah mulai memikirkan masa depan, tapi bagus juga sih soalnya kan dalam sebentar lagi Bakalan tamat kuliah kemudian mulai bekerja ya mungkin dengan begitu bisa mencari pasangan hidup malah lebih bagus karena agar Riska punya teman di rumah kemudian saat masa pun mereka harus heboh karena sedikit banyak bukan seperti Delon terkadang itu meskipun Riska masakannya ayam dua potong ikan dua potong serta yang lain Hanya Segenggam doang tetap tidak akan pernah bisa habis soalnya kan mereka berdua lebih hobi jajan.
" ah kalau lebih tua juga tidak masalah supaya Mungkin dia nantinya bisa berteman dengan Bunda, bisa diajak bicara apalagi teman SMA pasti nyambung daripada yang lebih adik atau mungkin yang seumuran denganku yang ada nanti bakalan tidak nyambung kan? "tawar Delon lagi karena dirinya cemas kalau misalnya Riska sendiri pergi ke tempat reunian itu siapa tahu mungkin di sana ada teman-teman yang selama ini hobinya ngebully atau memperlakukan Riska dengan begitu tidak baik kan dirinya bisa menjaganya.
" Mama Siska, jaga selalu ya bundaku yaitu bunda Riska meskipun Mama yang melahirkanku Tapi Bunda yang menjagaku dan dialah wanita yang terhebat dalam hidupku dan aku selalu menyayanginya sampai kapanpun! "lirih Delon yang sudah diberitahu oleh Riska kalau sebenarnya bukan Riska yang melahirkannya tetapi kakaknya Namun karena wanita itu sekarat setelah melahirkan Delon akhirnya semua tugas sebagai seorang ibu diambil alih oleh Riska sampai sekarang ini tidak pernah wanita itu membiarkan Delon kesusahan apalagi kekurangan perhatian dan juga pasti sayang kemudian kebutuhannya tercukupi tumbuh kembangnya pun selalu diperhatikan dengan begitu baik layaknya seorang ibu.
__ADS_1
semua orang sudah berapa kumpul dan juga terlihat Arya benar-benar totalitas menyiapkan segala sesuatu untuk malam ini, mulai dari dekor yang paling keren kemudian penyajian minumannya yang begitu lengkap dan juga segala macam makanan mulai dari appetizer, main course dan juga dessert yang begitu lengkap sampai-sampai membuat semua orang kebingungan mau memilih yang mana.
semua orang begitu menikmati acara apalagi ada DJ yang didatangkan secara langsung oleh Arya yang benar-benar ingin memberikan yang terbaik untuk para sahabatnya karena kebetulan mereka sudah lama sekali tidak ketemu, posisinya yang merupakan pemegang perusahaan besar menggantikan ayahnya membuat dirinya tidak mungkin bangkrut dalam satu malam ketika sudah mengeluarkan begitu banyak uang untuk melakukan semua ini.
"qirani, kamu kan yang paling dekat dengan Riska! Memangnya itu anak jadi datang atau tidak sih kok sampai jam begini juga belum datang, Padahal kita dari tadi loh sudah standby selama beberapa jam di sini?" tanya Marwah yang kebetulan malam ini begitu heboh entah apa yang ada dalam pikiran wanita itu sampai terlihat begitu cetar membahana.
Kirani menghela nafasnya kasar karena dirinya juga tidak bisa memberikan kepastian Apakah Riska bakalan datang atau tidak, Soalnya dari awal wanita itu memang sudah menolak karena memang ia punya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan kalau misalnya harus datang seperti ini kan rasa-rasanya sepertinya semua orang memaksanya mau melakukan sesuatu yang sangat tidak masuk akal.
"ya sebenarnya kita yang ibu rumah tangga tidak bisa dong samakan dengan dia wanita karir, kita saya bisa datang kapanpun soalnya kan tidak punya kesibukan sama sekali tapi dia pagi harus pergi mengajar sore baru pulang kemudian sampai di rumah Harus mengurus Anaknya lagi nanti mungkin dia yang datang paling terakhir kayaknya! "jelas Kirani yang tidak ingin mengatakan Iya ataupun tidak soal kedatangan Riska Nanti pokoknya lihat saja pastinya wanita itu kalau memang tidak bisa datang ya tentunya sebentar lagi pasti akan memberikan kabar kepadanya.
Marwah memasang wajah cemberutnya karena sebenarnya yang dirinya harapkan kalau sebenarnya Riska itu memang tidak boleh datang sama sekali, karena kalau misalnya wanita itu datang yang ada perhatian Semua orang pasti bakalan teralihkan untuknya soalnya kan Riska itu dari dulu sampai sekarang merupakan paket sempurna tidak ada yang akan bisa menandinginya.
__ADS_1
"ya kalau misalnya datang terlambat mendingan enggak usah sekalian deh karena yang ada nantinya hanya akan membuat orang lain itu merasa tidak nyaman, Lagian sombong banget Memangnya dia pikir hanya dia sendiri yang punya pekerjaan kita yang lain ini tidak ada sama sekali? "omel Marwah yang tidak terima kalau misalnya Riska datang paling terakhir Padahal dari tadi dirinya sudah berusaha untuk totalitas menarik perhatian semua orang.
Qirani hanya bisa menggelengkan ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Marwah tadi sebab menurutnya wanita itu terlalu berlebihan dalam bersikap, selama ini Riska tidak pernah mengganggunya apalagi mengungsi kehidupannya Tetapi entah kenapa kalau berhubungan dengan Riska terlihat Marwah paling sibuk seolah-olah dirinya di sini adalah orang yang paling dirugikan padahal sebenarnya Riska itu paling tidak suka mencari perkara dengan orang lain apalagi mencoba untuk melakukan sesuatu yang nanti akhirnya hanya akan membuat hidupnya menjadi tidak nyaman.