Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 11


__ADS_3

dia langsung buru-buru meninggalkan kantor dan melajukan mobil nya dengan cepat, dia berusaha mencari marsya. sudah berputar-putar keliling kota, berusaha menemui marsya namun tidak ada hasil nya.


David memutuskan pulang kerumah dalam keadaan lusuh, ibuk sonya yang melihatnya merasa cemat dengan anaknya.


"kamu kemana saja nak?" kenapa seperti ini? tanya buk sonya dengan nada cemas.


"aku tidak menemukannya ma, kemana lagi aku harus mencari nya? jawab david yang berusaha menahan airmatanya.


"andai saja mama bisa mencegatnya, karena mama kira kamu memang ingin bertunangan dengan liora mangkanya mama tidak mau melihat marsya tersakiti dan membiarkan dia mencari kebahagiaan nya diluar sana. ucap ibuk sonya sambil menangis di sofa ruang tamu.


"apa? tunangan ma?" david kaget.


"Liora mengakatan kepada marsya kalau kamu dan dia akan bertunangan, dia tidak mau disebut perempuan perebut pasangan orang mangkanya dia memilih untuk menjauh dari kamu. jelas ibuk sonya.


David hanya tertunduk dan memeras rambut dengan kedua tangan nya.


Marsya masih bingung mau kemana, dia tidak punya saudara atau teman dijakarta, karena dari awal datang dan sampai bekerja dijakarta dia tidak pernah mengenal orang lain kecuali keluarga david.


"Ya Allah, aku harus kemana? aku belum terlalu hafal kota jakarta ini". keluh marsya.


Marsya memutuskan untuk beristirahat dihalte karena kelelahan berjalan kesana kemari mencari kos-kosan atau kontrakan. setelah beberapa saat dia beristirahat dia memutuskan untuk kembali berjalan mencari tempat tinggal, namun saat menyebrang ada mobil melaju kencang dan marsya hampir ketabrak oleh mobil tersebut, untung yang mengemudi cepat menekan rem.


"M-maaf mbak, saya tidak melihat ada orang yang nyebrang. ucap lelaki itu dengan gugup ketakutan.

__ADS_1


"i-iya saya tidak apa" jawab marsya yang agak menggigil karena syok.


"mbak, tidak kenapa-kenapa? atau saya antar kerumah sakit mbak?" tawar lelaki itu cemas.


"tidak apa-apa, saya baik-baik saja. jawab masrya lagi


"Mbak mau kemana? biar saya antar" lelaki itu mencoba untuk menawarkan tumpangan.


"saya lagi cari kontrakan atau kos-kosan gitu mas" jawab marsya.


"oya kenalkan nama saya Rayhan" panggil saja saya ray, jangan mas" rayhan memperkenalkan dirinya.


"saya marsya" jawab marsya dengan sedikit tersenyum.


"mari saya antar kebetulan saya tau dimana kontrakan kosong tapi agak jauh dari sini. mbaknya kerja dimana? biar kita cari yang dekat dengan tempat kerja nya mbak. ucap ray.


"kalau gitu gimana kalau kamu kerja di perusahaan saya, kebetulan lagi membutuhkan karyawan, tapii... rayhan tidak melanjutkan kata-kata nya.


"tapi kenapa ray?" tanya marsya bingung.


"perusahaan saya ada di jogja, emang kamu mau kerja disana?" tanya rayhan.


marsya memikirkan tawaran rayhan barusan, dia mulai berpikir mungkin ini lebih baik untuk menjauh dari keluarga david. keika marsya berpikir dengan tawaran itu, rayhan mengejutkan marsya.

__ADS_1


"gimana marsya, kamu bersedia?" tanya rayhan dengan mengibaskan tangannya kehadapan marsya yang melamun.


"i-iya ray, saya mau kerja di jogja, lagian disini saya tidak punya saudara. jawab marsya.


"oke, kita langsung saja ke jogja sore ini, saya akan meminta bawahan saya untuk menyiapkan jett pribadi untuk mengantar kita" jelas ray.


"hmmm" marsya hanya mengangguk.


Setelah beberapa menit mereka sampai di joga, rayhan langsung mengantarkan marsya ke sebuah ruma kontrakan.


"kamu bisa tinggal disni, ini rumah khusus untuk karyawan". jelas rayhan


"terima kasih rayhan, ucap marsya sedikit membungkukkan badan nya.


"besok pagi saya akan jemput kamu, dan akan mengantar kamu ke kantor saya" ucap ray.


"baiklah ray" balas marsya.


"saya permisi pulang dulu, besok saya kesini lagi" ucap rayhan.


Rayhan melajukan mobil nya meninggalkan marsya, marsya tiba-tiba teringat dengan bella, dia sangat merindukan anak itu.


bella mengambil hp nya untuk menelpon bik minah, tanpa sepengetahuan keluarga david.

__ADS_1


 


 


__ADS_2