Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 33


__ADS_3

Bella dan marsya pergi menuju kesekolah, bella disepanjang jalan sangat senang, dia tak henti-henti nya memeluk marsya. setelah sampai disekolah marsya mengantar bella sampai pintu gerbang.


"kamu yang rajin belajar nya ya sayang" ucap marsya sambil mencium bella.


"iya bu, bella masuk dulu ya?" bella mencium pipi marsya.


marsya memutuskan untuk pulang kerumah, kepala nya terasa sangat pusing, perutnya pun mual, dia meminta mang dadang untuk melajukan mobil nya karena dia sudah tidak tahan untuk mengeluarkan isi perut nya.


Setelah sampai dirumah, marsya langsung masuk kedalam kamar menuju toilet, ibuk sonya yang mendengar marsya muntah langsung mengahampiri marsya.


"Uweeekkkk...uweeeekkkk..." marsya terus memuntahkan isi perut nya.


"kamu kenapa sayang?" tanya ibu sonya.


"tidak tau ma, seperti aku salah makan, kepala ku juga sangat pusing" ucap marsya lemas dan kemudian jatuh pingsan.


Ibuk sonya langsung buru-buru menelpon david dan memanggil mang dadang untuk membawa marsya kerumah sakit, dan tak lama mereka sampai dirumah sakit dan dokter langsung memeriksa marsya.


"Bagaimana keadaan menantu saya dok? mennatu saya sakit apa? " tanya ibuk sonya cemas.


"tenang ibuk, menantu anda tidak kenapa-kenapa, ini baru dugaan saya, kita lagi menunggu dokter kandungan, sepertinya menantu ibuk sedang hamil" ucap dokter.


setelah dokter menerangkan, david datang dalam keadaan cemas, dia menanyakan keberadaan istrinya.

__ADS_1


"dimana marsya ma? apa dia tidak kenapa-kenapa?" tanya david dengan napas yang ngos-ngosan.


"dia ada didalam, sedang diperiksa dokter" ucap ibuk sonya.


Dokter keluar dan memanggil suami dari pasien, dokter mengajak david masuk kedalam.


"Istri bapak sedang hamil, usia kandungan nya 6 minggu tapi kandungan istri bapak sangat lemah, jadi bapak harus ekstra menjaga nya, jangan sampai istri bapak kelelahan atau banyak pikiran, itu bisa membahayakan calon janin" terang dokter kepada david.


"apaaaa??!!! istri saya hamil?? tanya david kaget sekaligus senang, apa boleh saya menemui nya sekarang?" tanya david lagi.


"silahkan pak, tapi anda ingat pesan saya tadi" ucap dokter.


"siap pak!! kalau gitu saya permisi dulu" ucap david menghampiri marsya yang sednag tertidur.


Setelah beberapa saat marsya sadar dan memanggil david. "Masss... aku sakit apa kata dokter?" tanya masya lemas.


"Alhamdulillah...  aku senang sekali mas" ucap marsya tersenyum.


"iya sayang, kata dokter kamu harus banyak istirahat, karena kandungan kamu lemah" ucap david sambil mengelus perut marsya.


"tapi aku masih bisa mengantar bella kesekolah kan mas?" ucap marsya merayu.


"no..no..no.. untuk saat ini belum boleh sayang" ucap david.

__ADS_1


marsya hanya diam sambil cemberut, dia sangat sedih tidak bisa mengantar bella ke sekolah lagi.


keesokan harinya marsya dibolehkan pulang, dia sangat senang bisa kembali dirumah. sesampai dirumah bella memeluk marsya.


"ibuuuu.. bella kangen sama ibu" ucap bella sambil memeluk pinggang marsya yang sedang berdiri.


"aduuhh anak ibu, baru sehari ibu tinggal" ucap marsya sambil membungkuk kan badan nya sambil membalas pelukan bella.


David yang melihat hanya tersenyum bahagia melihat kedekatan mereka, dan memutuskan untuk mengajak marsya istirahat ke kamar nya.


"sayang, ibu harus banyak istirahat, karena sebentar lagi kamu akan jadi kakak" ucap david memebelai rambut bella.


"yeeee... aku mau punya adek ya yah? tanya bella kegirangan.


"iya sayang, mangkanya kita sama-sama jaga ibu ya?" ucap david tersenyum.


"iya yah, bella akan selalu jagain ibu" ucap bella sambil melirik marsya.


"Terima kasih sayang" ucap marsya sambil mencium pipi bella.


Marsya dan david pergi menuju ke kamar, dia membantu marsya tidur di ranjang.


"Mas.. kamu tidak ke kantor?" tanya marsya.

__ADS_1


 


 


__ADS_2