Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 36


__ADS_3

"Kami tidak menemukan istri bapak dilokasi kecelakaan, karena hanya ada mereka didalam mobil tersebut" ucap dokter.


Apaaa?!! david merasa sedikit terasa lega dan mencoba mengambil handphone nya dan menelpon marsya.


"hallo mas?? ada apa?? " ucap marsya.


"sayang, kamu dimana? ucap david mencoba tenang.


"aku dirumah mas, tapi bella belum pulang juga, aku tadi tidak bisa ikut menjemput karena kepala ku sangat pusing mas, jadi aku suruh bik minah sekalian minta tolong bellin somay di simpang sekolah bella" ucap marsya.


"Syukur Alahamdulillah, ucap david memejamkan matanya sedikit merasa tenang.


"kamu kenapa mas?? apa terjadi sesuatu??" ucap marsya bingung mendengar suara david yag sedikit berbeda.


"aku akan pulang sekarang, tunggu saja dirumah" ucap david sambil mengusap airmatanya, dia tidak ingin mengatakan semuanya lewat telpon,  takut marsya akan shock dan mengganggu kehamilannya.


sesampai dirumah, david segera memeluk marsya dan membawa marsya cepat duduk di sofa, ibuk sonya merasa heran melihat david yang begitu kusut dan sedih, ibuk sonya pun berusaha untuk mencari tau


"alhamdulillah kamu tidak kenapa-kenapa sayang, ucap david menahan tangis nya.


"Kamu ini kenapa mas? sebenar nya apa yang terjadi? ucap marsya bingung dengan tingkah david yang tidak seperti biasanya.


"sekarang kamu dan mama ikut mas ya, nanti kalian juga akan tau" ucap david membawa marsya dan ibuk sonya menuju rumah sakit.


"Mas, katakan saja sekarang ada apa? aku semakin penasaran, perasaan aku dari tadi siang juga sudah tidak enak mas" ucap marsya kawatir sambil melirik ke ibuk sonya.


David hanya diam, dia tidak sanggup berkata apa apa lagi, dia hanya fokus untuk menyetir mobil nya, david mencoba menahan airmatanya yang akan jatuh, sesampai gerbang rumah sakit, marsya semakin merasa bingung dan sangat kuatir.

__ADS_1


"mas, kok kita kerumah sakit? sebenar nya ada apa mas?? marsya semakin tidak ena perasaan nya.


"david, ada apa ini??? ucap ibuk sonya bingung.


David hanya diam, dia terus berjalan melewati lorong-lorong rumah sakit, di ikuti oleh marsya dan ibuk sonya, namun setelah sampai didepan ruangan ICU david berhenti.


"mas, kenapa kita kesini? siapa yang sakit didalam? ucap marsya.


"iya nak, kamu kenapa dari tadi diam saja? mama sangat kawatir" sambung buk sonya.


Tangis david sudah tidak bisa tertahan lagi, david mennagis di depan masrya dan mamanya, itu membuat mereka tambah kawatir.


"Mas, ada apa?? marsya ikut menangis.


David membawa marsya kedalam, dan berusaha memegang erat marsya, sesampai dirumah ruangan betapa terkejutnya marsya melihat bella yang terbaring tidak sadarkan diri dengan alat bantu ditubuhnya.


"CUCU kuuuu!!!!! Ya Allah, kenapa seperti ini???, minaaaahhh????!!! buk sonya juga histeris melihat bella dan bik minah tidak sadarkan diri.


"Mas, kenapa bella bisa seperti ini? kenapa mas? kenapa?? marsya menarik-narik baju david sambil menangis histeris hingga suaranya melemah dan marsya pun jatuh pingsan.


David panik, dia berusaha memanggil dokter untuk memeriksa keadaan marsya. Ibuk sonya yang melihat sangat terpukul, dia berharap ini hanya mimpi.


DOKTER!!!!!!.. DOKTERRR!!!.." Teriak david sambil memeluk marsya yang terbaring di lantai, tak berapa lama dokter dan beberapa perawat datang dan membawa marsya keruangan khusus rawat.


David Menunggu marsya diluar ruangan bersama ibuk sonya, namun tiba-tiba ibuk sonya teringat dengan mang dadang, buk sonya tidak melihat mang dadang.


"nak, dimana mang dadang, apa dia baik-baik saja? ibuk sonya bertanya kepada david.

__ADS_1


"hik..hik..hik.. mangdadang.. mang dadang.. sudah meninggal ma...." ucap david yang tertunduk menangis sambil menjambak rambutnya.


"Innalillahi wainnailaihi roji'un.." ibuk sonya hanya bisa mennagis, kakinya lemas, supir yang sudah bekerja puluhan tahun untuk keluarga nya kini beliau sudah pergi dengan cara tragis.


David menunggu dokter yang sedang memeriksa marsya, david sangat kacau, disisi lain dia mencemaskan istri nya, disisi lain dia mencemaskan dengan keadaan anaknya yang belum sadarkan diri.


Dokter keluar dan menghampiri david, " pak, istri dan anak yang ada dalam kandungan nya alhamdulillah baik-baik saja, dia hanya sedikit shock" ucap dokter.


"terima kasih dokter" ucap david lalu masuk kedalam ruangan marsya dirawat.


"sayang, aku tidak sanggup melihat kamu seperti ini, aku tidak mau kamu dan calon anak kita kenapa-kenapa, bella sekarang membutuhkan kamu sayang, kamu cepat sadar ya?" ucap david sambil menggenggam tangan marsya yang tertidur.


Beberapa menit kemudian, marsya mengigau, dia memanggil manggil nama bela.


"bella.. bellaaa.. kamu jangan tinggal kan ibu nak??? ibu disini sayang, ibu sangat menyayangi bella... ucap marsya yang masih memejamkan matanya.


david terkejut saat mendengar marsya mengigau, dia berusaha menepuk-nepuk pipi marsya.


"sayang.. banguunn.. sayang... ini aku suami kamu..." ucap david menangis..


"Mas.. dimana bella, aku mau melihat bella mas" marsya membuka matanya dan menangis.


"iya sayang, bella baik-baik saja, kamu tenang ya sayang, ingat anak kita didalam perut kamu" ucap david mencoba menguatkan marsya.


"antarkan aku ke tempat bella mas, aku mau melihat bella, aku mohon mas" ucap marsya menangis memohon.


 

__ADS_1


"mohon like dan vote nya ya :) terima kasih.


__ADS_2