
"oya dav, bagaimana perkembangan kasus nya? apa kamu sudah tau penyebab nya?" tanya rayhan kepada david.
david pun menceritakan kepada rayhan semua yang dijelaskan oleh polisi, dan rayhan mencoba untuk membantu david mencari siapa pelakunya.
Sudah satu minggu bella tidak sadarkan diri, marsya dan david setia menunggu bella dirumah sakit, david memesan ruang khusus untuk marsya beristirahat.
"Mas, kapan bella sadar??" ucap marsya bersandar di dada david.
"kamu yang sabar sayang, kita berdoa saja bella cepat sadar" ucap david mengusap rambut marsya.
Tiba-tiba handphone david berdering, di layar tertera nama rayhan dan david segera mengangkat telpon nya.
"hallo ray, ada apa?" ucap david .
"Dav, kamu sekarang ke kantor polisi, aku dan anak buah ku sudah mennagkap pelaku yang menabrak supir dan anak kamu" ucap rayhan.
"APA??!!!kamu serius ray?? aku segera kesana?" ucap david terkejut dan berdiri sehingga marsya yang lagi bersandar terdorong ke belakang. Marsya yang mendengar david tiba-tiba berteriak dan berdiri takut, dan langsung berdiri juga mengusap bahy david.
"kenapa mas?? ada ap??" tanya marsya.
"mas harus ke kantor polisi sayang, penabrak bella sudah ditangkap, mas tidak akan memaafkan mereka!!" ucap david emosi sambil mengambil kunci mobil nya.
"hati-hati mas" ucap marsya merasa takut.
"kamu jaga bella ya sayang, kalau ada apa-apa kamu telpon mas, mama juga ada dikamar lantai 2, kamu telpon saja lewat telpon diruangan ini" ucap david mencium kening marsya dan berlalu pergi.
David menyetir mobil dengan ngebut, dia tidak sabar ingin menemui orang yang sudah mencelakai anak dan para pekerja dirumah nya, sesampai nya dikantor polisi david segera menemui rayhan.
"dimana ray orang nya ray?? akan aku pastikan mereka dipenjara seumur hidup" ucap david emosi.
"sabar dav, sebentar lagi polisi akan membawa nya kesini" ucap rayhan mengelus bahu david.
setelah beberapa menit muncul 2 orang berbadan besar dan bertato, mereka tertunduk didepan david.
"kurang ajar!!!!!!!!!! kalian sudah membuat anak ku terbaring tidak sadarkan diri, supir ku meninggal, apa mau kalian hah?!!!!!!!!" david sangat emosi sampai ingin menyerang pelaku.
__ADS_1
"Dav..dav..dav.. kamu tidak boleh memukul mereka, polisi akan menangani mereka, kita akan cari tahu apa sebenar tujuan mereka, dan apakah ada yang menyuruh mereka??? ucap rayhan sambil menahan dada david yang ingin menyerang pelaku.
FLASHBACK ON
PELAKU
"nona, kita sudah di buru oleh polisi, kami harap anda bisa melindungi kami" ucap pelaku kepada seseorang di telpon.
"kalian tinggal pergi keluar kota atau ke luar negri, kalian juga sangat bodoh, tidak sesuai harapan" ucap seseorang di telpon itu.
"Tidak semudah itu nona, kami butuh dana yang besar untuk itu, kami minta anda mengurusnya untuk kami" ucap pelaku.
"sialan!!! sekarang kalian ingin memeras saya??! akan saya urus semua, sekarang kalian harus bersembunyi dulu ditempat yang aman" ucap seorang wanita itu.
"baik nona, kami tunggu sampai besok kabar dari anda" ucap pelaku dan mematikan telpon nya.
Saat mereka menutup telpon nya, tanpa disadari seseorang sudah mengintai mereka, anak buah yang sudah dikerahkan rayhan bekerja sesuai rencana, mereka dari team profesional dengan mudah mencari pelaku. Pelaku mencoba mengemudinya dengan kencang untuk menghindari beberapa orang yang mengikuti mereka, terjadi kejar-kejaran antara anak buah rayhan dan pelaku, sehingga sampai di jalan buntu mereka tertangkpa dan langsung digiring ke kantor polisi.
FLASHBACK OFF.
"Kalian jawab dengan jujur kepada saya, dan saya akan meringankan hukuman kalian, apa tujuan kalian melakukan semua ini kepada keluarga saya?" ucap david menatap tajam pelaku.
"ka-kam-kami hanya dibayar tuan" ucap pelaku terbata-bata.
"Apaa?? siapa yang membayar kalian??!!! jawab??? ucap david membentar, membuat para pelaku terkejut.
"yang..yang..yang membayar kami itu nona liora tuan" ucap pelaku.
"APA??!! LIORA??" ucap david dan rayhan bersamaan. "maksud kamu liora anak pengusaha terkenal di surabaya itu??" tanya rayhan lanjut.
" ii--ii--iya tuan, tapi nona liora sebenarnya menyuruh kami untuk mencelakai seseorang wanita yang bernama marsya, sebelumnya kami melihat dia mengantar anak tuan ke sekolah" ucap pelaku. David yang mendengar ucapan si pelaku semakin meradang dan matanya memerah.
"Apa?? ternyata tujuan utama kalian adalah istriku?? kurang ajar kau liora!!!!!!! aku akan mencari kamu liora!!!". ucap david mengepal tangannya.
David tertunduk dimeja dan menangis, tidak disangka pelaku sebenarnya adalah orang selama ini dekat dengan nya, dan david tidak dapat membayangkan jika marsya ikut didalam mobil itu, karena tujuan utama mereka marsya.
__ADS_1
Dirumah sakit.
Marsya sangat kelelahan tiba-tiba dia tertidur disamping bella dengan menompang kepala nya di tangan yang ada di tempat tidur. Namun saat marsya terlelap tiba-tiba dia mendengar suara memanggil ayah dan ibu, marsya masih merasa mimpi itu datang lagi, namun marsya tiba-tiba terbangun dan dia melihat bibir bella bergerak memanggil ayah dan ibu.
"Ayah...ibu...ayahh...ibuu..." ucap bella pelan.
"Sayang.. ini ibu..sebentar ya sayang...ini ibu naaakkk" marsya terkejut sekaligus senang, dia cepat-cepat menekan tombol darurat untuk memanggil dokter. Marsya lalu menelpon ibuk sonya diruangan lantai 2 dan lalu menelpon david, dengan tangan yang menggigil marsya mengambil handphone nya sehingga membuat handphone nya hampir terjatuh.
"Angkaaatt mas daviid" ucap marsya meletakkan handphone di telinga nya. namun setelah beberapa kali dicoba akhirnya david mengangkat telponnya.
"hallo sayang, ada paa???" ucap david tergesa-gesa, dia takut terjadi sesuatu.
"Masssss... bella...bellla..bella mas..." ucap marsya menangis.
"Bella kenapa sayang??!! kamu bicara yang jelas, mas akan segera ke rumah sakit" ucap david shock.
"Bella manggil kita mas, dia sudah sadar!! ucap marsya menangis.
"APA??!! Alhamdulillah.. mas akan segera kesana sayang" ucap david berlari menuju mobil nya, dan diikuti oleh rayhan.
Beberapa menit david dan rayhan sampoai dirumah sakit, dia melihat marsya mondar mandir didepan ruangan bella.
"Sayang, bagaimana keadaan bella??" ucap david.
"Masss!! (marsya langsung memeluk david), bella lagi diperiksa oleh dokter mas, tadi saat aku tertidur di samping nya, tiba-tiba aku mendnegar ada yang memanggil ayah dan ibu, aku kira mimpi mas, namun pas saat aku bangun aku melihat mulut bella bergerak memanggil kita mas, " ucap marsya menangis dipelukan david.
"semoga bella benar-benar sudah sadar ya sayang" ucap david sambil mengelus punggung marsya yang amsih dalam pelukannya.
Tak berapa lama dokter keluar dari ruangan bella, david dan marsya tidak sabar mendnegar penjelasan dari dokter.
"bagaimana dokter keadaan anak saya??" tanya david tergesa-gesa.
__ADS_1