Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 28


__ADS_3

"kamu hati-hati ya sayang, yang rajin sekolah nya, jagain nenek!!" ucap marsya sambil mencium bella.


"yaudah kalau gitu kita pamit dulu ya sayang?!" ucap ibuk sonya dan mencium marsya.


"iya buk, hati-hati buk, nanti kabari kalau sudah dijakarta ya buk". ucap marsya sambil mencium tangan buk sonya.


Ibuk sonya dan bella sudah pergi meninggalkan marsya dan david, sekarang david fokus menjaga marsya dia rela meninggalkan pekerjaannya demi menemani calon istri nya.


"Maaasss.. Bagaimana pekerjaan mu di jakarta? apa tidak apa-apa kamu tinggalkan? kalau kamu mau balik ke jakarta tidak apa-apa kok, aku sudah agak mendingan, lagian disini juga ada perawat yang bantuin" ucap marsya sambil menatap david.


"sayang.. aku tidak akan pernah meninggalkan kamu, aku bisa kera dari sini nanti kalau urusan dikantor kan sudah ada sisten aku yang tangani, jadi kamu tudak kuatir ya" ucap david tersenyum sambil membelai puncak kepala marsya.


"terima kasih mas, kamu sudah mengorbankan pekerjaan kamu demi aku" ucap marsya dengan mata berkaca-kaca. kamu memang calon suami yang baik sekaligus ayah yang baik buat anak kita nanti" sambung marsya lagi.


"sekarang kamu istirahat ya, jangan banyak pikiran dan gerak biar kamu cepat sembuh dan kita bisa kembali ke jakarta bersama" ucap david lagi.


Marsya menuruti perintah david, tak lama dia mulai memejamkan matanya dan david mulai mengambil laptopnya untuk memeriksa laporan dari asisten nya melalu email. setelah beberapa jam david bergelut dengan laptop nya dia pun mulai telelap di sofa ruangan rawat marsya.


Hari sudah mulai malam, david terbangun namun dia melihat marsya masih tertidur lelap, david mencoba untuk ke mushola menunaikan ibadah sholat maghrib. setelah sholat selesai david kembali ke ruangan marsya ternyata dia sudah terbangun.


"kamu dari mana mas?" tanya marsya.


"dari mushola sayang, kamu mau sesuatu?" tanya david lagi.

__ADS_1


"aku haus mas" ucap marsya lagi. david langsung mengambil air dan meminumkan marsya karena marsya belum bisa terlalu bangun dan banyak bergerak.


"sayang, bagaimana keadaan kamu sekarang? apa ada terasa yang sakit? tanya david sambil mengambil posisi duduk disamping tempat tidur marsya.


"tidak mas, aku sudah agak mendingan sekarang, mudahan aja aku cepat keluar dari rumah sakit ya" ucap marsya tersenyum.


"iya sayang, setelah kita keluar dari rumah sakit, kita langsung ke jakarta dan kita akan langsung menikah, aku tidak mau kamu pergi dari hidup aku" ucap david sambil meremas jari jemari marsya.


"bagaimana dengan liora mas? dia pasti akan kecewa" ucap marsya murung.


"kamu tidak perlu kawatir sayang, aku akan mengurus wanita itu suapaya dia tidak mengganggu keluarga kita" ucap david.


"hmmm" marsya hanya mengangguk.


Liora pagi-pagi mampir ke kantor david, dia main masuk keruangan david namun terkunci.


"kemana bos kamu? tanya liora kepada sekretarisnya.


"Pak david ada urusan keluar kota" ucap sekretaris dingin, tanpa ada rasa hormat kepada liora, karena sebelumnya david sudah memperingati sekretaris nya untuk tidak terlalu menghormati liora.


Tanpa mengatakan sesuatu liora langsung meninggalkan sekretaris david menuju rumah ibuk sonya, liora ingin mengetahui sebenarnya betul ata tidak david keluar kota.


"Saya mau ketemu ibuk sonya!" ucap liora juterk ke bik minah.

__ADS_1


"Silahkan masuk, saya akan memanggil buk sonya dkamar" ucap bik minah dengan wajah yang tidak menyukai liora, karena bik minah tau apa yang sudah dilakukan liora kepada marsya.


tak lama ibuk sonya keluar, sebenarnya beliau sangat malas menemui perempuan itu tapi karena dia sudha di rumah mau tidak mau ibuk sonya keluar menemuinya.


"ada apa kamu kesini?" jawab buk sonya dingin.


"aku mau ketemu david" jawab liora santai dan sombong.


"dia tidak ada disini" jawab ibuk sonya singkat.


"memangnya dia kemana? aku ini calon istri nya harus tau david kemana" ucap liora.


"jangan mimpi kamu liora, david tidak akan pernah mau menikahi wanita yang tidak ada hati seperti kamu". ucap ibuk sonya.


"maksud tante apa? apa tante tidak ingat, kalau bukan karena aku david tidak akan hidup seperti sekaang ini" ucap liora sombong.


"kalau seandainya dia tau cuma kamu yang bisa mendonorkan daranhnya, dia mungkin akan memilih mati" ucap ibuk sonya emosi.


"tante jangan main-main sama aku ya, bagaimana pun david harus tetap jadi milik aku". ucap liora sambil berlalu meninggalkan ibuk sonya.


 


 

__ADS_1


__ADS_2