Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 14


__ADS_3

"kamu kenapa senyum-senyum gitu" tanya david.


marsya langsung berdiri melihat david sudah selesai makan, sambil menahan senyum nya langsung jalan meninggalakan david keluar restoran, dan david mengikutinya dari belakang.


sampai dikontrakan marsya, david ikut turun mengantarkan calon istrinya sampai depan pintu rumah.


"oya besok aku jemput pagi-pagi kesini" ucap david.


"saya besok bisa pergi kerja naik ojek mas, lagian kan mas harus balik kejakarta besok", saya tidak mau merepotkan mas david. jawab marsya.


"kamu tidak boleh membantah, pokoknya besok kamu tunggu saya disini sampai saya datang menjemput" david mengelus puncak kepala marsya sambil berlalu menuju kemobil.


Pagi itupun datang, david ternyata sudah berada didepan rumah marsya, marsya yang sedang ingin mengunci pintu kaget melihat david sudah duduk di luar.


"mas david" sudah lama mas?" tanya marsya.


"udah dari subuh tadi sayang" jawab david sambil tertawa. marsya senang sekali melihat david tertawa seperti itu. ternyata david yang dia kenal punya selera humor juga batin marsya.


"kita jalan sekarang mas" ucap marsya.

__ADS_1


tanpa sepengetahuan marsya suruhan david sudah masuk kedalam kontrakannya untuk memebreskan barang-barang marsya.


sesampai dikantor rayhan, marsya turun dari mobil dan melihat david turun dia bingung, kok mas david ikut turun juga? bukanya dia harus kembali ke jakarta? ah mungkin masih ada urusan kerjaan dengan rey, batin marsya sambil berlalu ke dalam kantor dan memencet lift.


sesampai diruangan marsya, sekretaris manajer menghampiri marsya. "kamu dipanggil pak rey diruangan manager sya" ucap sekretaris.


"ada apa mbak?" apa saya melakukan kesalahan?, tanya marsya bingung dan ditambah juga deg degan. namun marsya segera ke ruangan manager nya. seampai didalam ternyata sudah ada david dan rayhan.


"Bapak memnggil saya? mas david?" tanya marsya dengan keadaan ketakutan dan juga bingung.


"iya marsya, kamu sekarang sudah boleh risain dari perusahaan ini", ucap rayhan.


"dan selamat ya marsya, sebentar lagi kamu bakal jadi nyonya david wiraguna", rayhan sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman mengucapkan selamat, walaupun dalam hatinya sangat sakit dan kecewa.


"terima kasih pak" marsya membalas jabatan tangan dari ray.


"ok, kalau gitu saya harus buru-buru ke bandara, pesawat saya sebentar lagi berangkat. Ucap david.


david menggandeng tangan marsya keluar ruangan, semua karyawan melihat mereka sambil berbisik, betapa beruntungnya marsya mendapatkan pemuda seperti pak david.

__ADS_1


sampai dimobil, david langsung melajukan mobilnya ke arah bandara. marsya merasa dia belum packing pakaian nya.


"Mas, barang-barangku masih ketinggalan di kontrakan, kita kesana dulu ya?" ucap marsya.


"tidak keburu lagi sayang, kita bisa ketinggalan pesawat" david berusaha menahan tawa nya, dia ingin sesekali mengerjai calon istrinya itu, ternyata wajahnya cemas gitu cantik juga, batin david.


sampai di bandara, barang-barang semua diturunkan marsya kaget sepertinya dia mengenal salah satu koper itu, seperti kopernya.


"mas, ini punya siapa?" kok aku kayak kenal ya? marsya bertanya sambil mendorong ke dalam bandara.


"ya iyalah kamu kenal, itu kan koper kamu!" jawab david cuek.


marsya makin bingung, sejak kapan david membereskan barangnya?"banyak pertanyaan di kepala marsya. "apa mas sengaja ya mau ngerjai aku?" marsya sadar kalau david sedang mencoba mengusili nya.


"hahahahhahahha, kamu kalau cemas lucu, aku suka lihat nya, david tertawa puas sambil mencubit pipi marsya.


disepanjang perjalanan david selalu tersenyum, mood nya sangat baik hari ini namun marsya yang dari tadi masih kesal dengan kelakuan calon suami nya hanya manyun itu membuat david semakin gemes dan sayang.


 

__ADS_1


 


__ADS_2