Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 38


__ADS_3

"marsya, tenang kan diri kamu nak, bella pasti akan bangun, kamu jangan seperti ini, tidak baik dengan kandungan kamu sayang" ucap ibuk sonya memeluk marsya dari belakang.


David tidak sanggup melihat marsya yang sangat terpukul dengan keadaan bella, dia juga tidak bisa menahan airmatanya.


"bella ma.. dia tidak bangun-bangun.. tapi dia selalu hadir di tidur aku ma, aku takut bella meningglkan aku ma, aku tidak sanggup ma... aku tidak sanggup!!!!" marsya terkulai lemas menangis dipeukan ibu sonya.


"iya sayang, kita berdoa saja sama Allah, semoga bella tersadar dari tidurnya" ucap ibuk sonya.


Marsya tetap terisak-isak dipelukan ibuk sonya, dia terus mengingat mimpinya tadi, sedangkan david tidak sanggup melihat marsya yang begitu bersedih, david memilih untuk duduk di sofa menyendiri.


Malam hari nya marsya memilih untuk duduk disamping tempat tidur marsya, namun saat sedang melamun menatap wajah bella, marsya dikejutkan dengan tangan bella yang bergerak, marsya sangat terkejut dan langsung memanggil david yang duduk di luar ruangan.


"Massss!!!!!!!... maassssss... mas david!!!" teriak marsya.


"kenapa sayang!!!??? jawab david panik, dia menyangka ada sesuatu yang terjadi.


"Bella mas, tangan nya bergerak tadi, cepat panggil dokter mas" ucap marsya sedikit tersenyum terharu.


"B--ba-baik" ucap david langsung berlari memnaggil dokter.


Tak lama dokter masuk dan memeriksa keadaan bella, marsya memeluk david sambil menunggu penjelasan dokter, tak lama dokter keluar dari ruangan.


"bagaimana keadaan anak saya dok? apakah dia sudah sadar?" tanya david yyang tidak sabaran mendengar penjelasan dokter.


"Belum ada perkembangan apa-apa pak, gerakan itu blm bisa kita artikan sebagai pertanda pasien sudah sadar, itu hanya gerakan reflek dialam mimpi nya" ucap dokter.

__ADS_1


Marsya yang mendengar penjelasan dokter kembali menangis dipelukan david, padahal marsya berharap itu tanda bella akan sadar. David mengusap-usap bahu marsya untuk menenangkan istrinya.


"massss.. kasihan bella mas, kenapa dia tidak sadar-sadar juga?? ucap marsya menangis.


"iya sayang, mas yakin bella akan kembali bangun, dia pasti sangat merindukan kita, bella sangat ingin melihat adik nya lahir" ucap david dengan meneteskan airmatanya dengan senyum terpaksa.


"kamu yang sabar ya sayang" ucap ibuk sonya lagi.


Keesokan harinya, david mendapat telpon dari kantor polisi, dan meminta david untuk ke kantor polisi, ada perkembangan tentang kasus kecelakaan bella.  tidak beberapa lama david sampai dikantor polisi.


"selamat pagi pak!! ucap david.


"selamat pagi pak david, silahkan duduk"ucap pak polisi.


"bagaimana perkembangan kasus nya paka, apa sudah dapat pelakunya?" tanya david penasaran.


"Huuufftttt saya minta secepatnya pak untuk mendapatkan orang itu, saya akan pastikan mereka yang sudah mencelakai anak saya untuk dipenjara seumur hidup" ucap david marah.


"baik pak, kami akan berusaha secepatnya, dengan adanya rekaman ini akan mempermudah kami untuk menangkap pelaku" ucap pak polisi.


"kalau gitu saya harus permisi dulu, terus kabari saya" ucap david langsung berlalu meninggalkan kantor polisi.


David menuju kerumah sakit, saat di perjalanan handphone nya berdering, rayhan sahabat nya menelpon.


"Hallo dav!!" ucap rayhan.

__ADS_1


"iya ray" jawab david.


"sorry dav, aku baru tau kalau anak kamu mengalami kecelakaan, aku hampir 1 bulan di luar negri" ucap rayhan.


"iya ray, tidak apa-apa" ucap david menahan tangis.


"aku dari bandara langsung OTW kerumah sakit, aku mau melihat keadaan keponakan ku" ucap david ditelpon.


"ok, aku juga lagi OTW kesana, tadi dari kantor polisi" ucap david.


"ok dav, sampai ketemu disana, aku tutup telpon nya" rayhan mengakhiri pembicaraan.


Beberapa menit kemudian david dan rayhan sampai bersamaan dan bertemu diparkiran, david mengajak rayhan keruangan dimana bella dirawat. sesampai di ruang rawat bella rayhan melihat marsya yang duduk disamping tempat tidur bella.


"assalamu'alaikum" ucap rayhan.


"Waalaikumsalam, Rayhan??!!" marsya menyapa rayhan dengan wajah sendu.


"iya, maaf aku baru sempat kesini, aku juga baru dengar musibah yang menimpa bella, mangkanya aku langsung kesini sepulang dari luar negri" ucap rayhan.


"iya, aku tau kamu pasti sibuk sekali ray" ucap marsya.


"oya dav, bagaimana perkembangan kasus nya? apa kamu sudah tau penyebab nya?" tanya rayhan kepada david.


david pun menceritakan kepada rayhan semua yang dijelaskan oleh polisi, dan rayhan mencoba untuk membantu david mencari siapa pelakunya.

__ADS_1


 


mohon maaf ya author lama update, karena author ada keperluan di dunia nyata :)


__ADS_2