
Beberapa minggu di kalimantan, david mengahabiskan waktunya selain bolak balik ke rumah sakit, dia juga membawa marsya jalan-jalan ke tempat wisata yang ada dikalimantan.
Tiba saatnya mereka untuk pulang ke jakarta, david langsung menuju kerumah, di depan pintu mereka sudah disambut oleh ibuk sonya dan bella.
"assalamu'alaikum tante!!!!!!! sapa bella histeris saking rindunya.
"waalaikumsalam sayang tante!!" marsya langsung memeluk erat bella. setelah itu menyalami ibuk sonya dengan mencium tanganya.
"sayang, kita masuk dulu ya, kasian tantenya baru sampai" ucap david.
Mereka masuk dan berkumpul diruangan tamu sambil melepaskan rasa saling rindu satu sama lain. Hingga tanpa sepengetahuan marsya ibuk sonya manarik david ke kamar nya.
"bagaimana dengan liora? mama takut dia akan menyakiti marsya!" ucap ibuk sonya sambil menutup pintu kamarnya.
"aku sudah menyuruh orang untuk membereskan nya ma, mama tenang saja" dia tidak akan berani mengganggu marsya" ucap david meyakinkan mamanya.
"kamu sudah melakukan apa? apa kamu yakin liora akan mundur semudah itu?" tanya ibuk sonya lagi.
"aku yakin dia tidak akan berani ma! mama tennag saja" jawab david singkat dan pergi meningglkan mamanya untuk bergabung dengan marsya dan bella.
Setelah beberapa lama bercengkrama bersama david menyuruh marsya ke kamar untuk beristirahat.
"sayang, kamu istirahat dulu sana, kamu harus banyak-banyak istirahat" ucap david ke marsya.
__ADS_1
"iya mas, sebentar lagi ya, aku masih rindu dengan bella! ucap marsya manja.
tiba-tiba bella menarik marsya untuk berdiri, " ayok tante aku antar ke kamar, tante tidak boleh kecapean, aku akan temani tante tidur dikamar" ucap bella sambil menarik tangan marsya.
"iya.. iya sayang, terima kasih ya udah temani tante" ucap marsya sambil mengelus-elus puncak kepala bella.
Mereka berdua sudah masuk ke dalam kamar, begitu pun dengan david dia menuju ke kamarnya juga untuk istirahat.
Keesokan harinya david sudah bersiap-siap untuk berangkat ke kantor, setelah sekian lama tidak menginjakkan kaki dikantor david merasa akan banyak persoalan kerjaan yang akan dihadapinya nanti.
sesampai di kantor david dismabut hormat oleh karyawan nya, tak heran juga ada sebagian karyawan wanita yang sangat merindukan bos ganteng mereka. disaat david sedang sibuk bekerja tiba-tiba ada seseorang yang memaksa masuk disaat sekretarisnya sedang keluar sebentar.
"kamu pikir dengan mengancam perusahaan papa, aku akan menjauhi kamu?" liora menerobos masuk dan membuat david kaget.
"asal kamu tau, apapun cara kamu untuk membuat aku menjauhi kamu itu tidak akan pernah berhasil, sekalipun itu membuat perusahaan papa ku kehilangan banyak inverstor!" ucap liora. aku tidak peduli dengan keluarga ku jadi semua yang kamu lakukan itu percuma! liora tersenyum sinis kepada david.
"Dasar perempuan gila!!! yang jelas aku juga tidak akan pernah mau menikah dengan kamu, karena aku akan segera menikah dengan marsya". ucap david menatap tajam liora.
"apa kamu bilang? ternyata perempuan itu masih ada dalam kehidupan kamu?" tanya liora sinis.
"Kamu tidak akan bisa memisahkan kami, dan jangan pernah coba-coba untuk menyakitinya lagi! ngerti kamu?!!!!! david mengancam liora.
"kita liat saja nanti, kamu akan menyesal dengan ucapan kamu" liora pergi meninggalkan david.
__ADS_1
Pikiran david kini mulai terganggu dengan perkataan liora yang terakhir, dia tau liora orang yang nekat dan akan melakukan apa saja untuk memuaskan hati nya.
David memutuskan untuk pulang kerumah dengan keadaan marah dan kuatir dengan keselamatan marsya.
"kenapa kamu jam segini sudah pulang dav?" tanya ibuk sonya.
"sebenarnya pekerjaan ku sangat menumpuk ma, cuma tadi liora ke kantor ku dan mencoba balik mengancam ku, mama kan tau dia orang nekat dan sangat gila karena obsesinya terhadap aku" ucap david yang duduk di sofa sambil meremas rambutnya.
"itu yang mama takutkan, mama tidak mau marsya kembali meninggalkan rumah ini karena ancaman liora" saut buk sonya tertunduk.
"aku akan menjaga marsya ma, tidak akan ada yang bisa memisahkan aku dengan dia, aku akan mempercepat rencana pernikahan ku ma, kalau bisa dalam minggu ini juga!" sucap david tegas.
"iya sayang, kamu harus segera halalin marsya, agar kamu bisa selalu disamping nya" jawab ibuk sonya.
"dimana marsya ma? tanya david masih dengan wajah kusut.
"dia sedang dikamar istirahat, tadi dia baru selesai minum obat bisa saja dia sedang tertidur" jelas ibuk sonya.
"ok lah ma, aku mau kekamr dulu, kepala ku sangat pusing!" ucap david berlalu meningglkan mamanya.
__ADS_1