Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 5


__ADS_3

tepat jam 00.54 WIB marsya mulai menggerakkan jari nya, david yang melihat itu langsung memanggil dokter dan langsung memeriksa marsya.


"keadaan nya sudah membaik, tinggal tunggu masa pemulihan saja," terang dokter.


Marsya masih bingung kenapa dia bisa sampai dirumah sakit.


"kenapa saya bisa disini pak?" tanya marsya kepada david.


"tadi bella dan saya ke kosan kamu, ternyata kamu tidak sadarkan diri jadi saya langsung bawa kamu ke rumah sakit dan kamu juga baru selesai dioprasi.


"Apa?!" saya baru selesai operasi?" marsya terkejut.


"iya, kamu kena gagal ginjal" jelas david.


"saya mengucapkan terima kasih pak, saya tidak tau nasib saya kalau tidak ada bapak" saya juga janji akan mengganti semua biaya operasi nya." jawab marsya dan tanpa terasa air mata mengalir dari sudut matanya.


"kamu tidak usah memikirkan itu dulu, yang penting sekarang kamu cepat sembuh, jelas david tersenyum. perasaan david tak menentu, entah mengapa dia enggan beranjak dari ruangan itu rasanya dia ingin selalu disamping wanita ini.


ditengah obrolan mereka bella terbangun dan melihat marsya sudah sadar dia tersenyum bahagia, bella langsung memeluk marsya dan dibalas oleh marsya dengan kasih sayang sambil mengecup ubun-ubun kepala bella. david yang melihat pemandangan itu tersenyum bahagia, dia tidak pernah merasakan sebahagia ini.

__ADS_1


1 minggu marsya sudah dirawat, dan hari ini dokter memperbolehkan nya pulang dan david,bella dan ibuk sonya pergi menjemput nya.


"maaf ya buk, pak saya sudah merepotkan kalian" marsya mebuka obrolan di tengah perjalanan.


"tidak apa-apa nak, kamu itu sudah baik sama bella" jawab ibu sonya.


david yang sedari tadi berdiam merasa grogi berdekatan dengan marsya, ibuk sonya pun memperhatikan itu.


"gimana kalau kamu tinggal dirumah kami aja untuk sementara, kamu kan baru pulang dari rumah sakit, pasti butuh orang buat bantu kamu. kalau kamu di kosan nanti kasian sendiri" tawar buk sonya.


david kaget mendengar kata-kata ibu nya, dia heran entah mengapa dia merasa dalam hati sangat sennag dengan ide ibu nya itu.


"kamu tidak keberatan kan david? ibuk sonya mengagetkan david yang dari tdi melamun menyetir.


"i-iya ma saya setuju sama mama, lagian kalau ada apa-apa seperti kemarin giman?' lanjut david.


Marsya yang mendengar kata-kata david merasa tersentuh, selama ini tidak ada yang memperhatikan dia seperti itu.


"tante, ke rumah aku aja ya, jadi aku bisa jagain tante" Saut bella.

__ADS_1


"iya sayang, tante mau kerumah kamu" marsya sambil memeluk bella. dan marsya melirik ibu sonya. "terima kasih ya buk". lanjut marsya.


david yang mendengar jawaban marsya berusaha menyembunyikan senyuman nya.


Mobil sudah memasuki gerbang rumah mereka dan siap utnutk turun dari mobil, marsya yang dibantu ibuk sonya dan bella langsung masuk kedalam rumah. ibuk sonya langsung memanggil bik minah salah satu ART untuk mengantar marsya kekamar nya untuk istirahat.


"mari nona, saya antar kekamar" ajak bik minah.


"i-iya bik, marsya kaget dipanggil nona." saya ke kamar duluan ya buk" pamit marsya kepada ibuk sonya.


"nek, bella mau antar tante juga ya kemarnya" bella memohon kepa ibuk sonya.


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2