Kebaikan Ayah Bella

Kebaikan Ayah Bella
Episode 32


__ADS_3

Satu minggu kemudian tibalah hari pernikahan david dan marsya, seua sudah di siapkan, marsya yang tidak punya orang tua dan saudara kandung ijab kabulnya diwakili oleh Wali nikah. David yang sudah pernah sekali menikah tidak begitu sulit mengucapkan ijab kabul nya sehingga sekarang mereka berdua sah menjadi suami dan istri, acara berjalan dengan lancar, banyak tamu undangan yang datang tak terkecuali rayhan.


"rayhan!! terima kasih sudah mau datang" ucap marsya sambil bersalaman.


"iya dong sya, masak nikahan sahabat saya tidak datang", Samawa ya buat kalian dan semoga bisa cepat kasih adek buat bella, ya kan sayang?? ucap rayhan tertawa sambil memegang dagu bella yang berdiri disamping marsya.


"tenang aja bro, kita tidak pakai jeda" ucap david tersenyum nakal ke arah marsya.


Marsya mencubit pinggang david karena merasa malu, rayhan pun pamit karena melihat dibelakang banyak yang sudah antri ingin bersalaman. Setelah beberapa jam mereka menjamu tamu undangan david dan marsya memutuskan untuk beristirahat, mereka memilih untuk menginap di hotel tempat resepsi, david memesan 2 kamar, bella dan ibuk sonya juga menginap di hotel itu.


"sayang, alhamdulillah sekarang kita sudah sah jadi suami istri" ucap david sambil memeluk marsya dari belakang.


"iya mas, aku bahagia sekali menikah dengan kamu" marsya membalikkan badannya dan mengalungkan tangannya ke leher david.


"jadi, apa kita langsung membuat adik untuk bella?" tanya david dengan senyum nakal nya.


"apa kamu tidak merasa lelah mas?" tanya marsya yang tertunduk malu.


"hmmm.. kalau untuk membuatkan adik untuk bella aku tidak pernah merasa lelah" david tertawa melihat marsya yang kelihatan malu.


David tidak menunggu lama dia langsung merbahkan marsya dikasur, dan menunaikan tugas nya.


Pagi-pagi marsya terbangun terlebih dahulu, dia merasa kan badan nya remuk, ternyata david sangat ganas malam tadi, saat hendak berdiri marsya merasakan sakit pada daerah intim nya, sehingga menyulitkan dia untuk berdiri.


"adduuuhhhh!!!!! marsya sedikit berteriak, sehingga membuat david terbangun.

__ADS_1


"kamu kenapa sayang??!!" david merasa cemas, takut terjadi apa-apa dengan marsya.


"ini aku sakit mas" marsya menunjuk kearah bawah dekat paha nya.


david yang melihat marsya kesakitan dan menunjuk kearah daerah intim nya malah tertawa, membuat marsya jengkel.


"kok mas malah tertawa??" marsya sangat kesal melihat tingkah david, "sakit maaaaaasssss!!!!!" ucap marsya manja.


"sini mas bantu kamu berjalan ke kamar mandi" ucap david sambil mengalungkan tangannya ke bahu marsya.


Setelah selesai mereka mandi mereka memutuskan untuk makan di restorant hotel, di restorant hotel bella dan ibuk sonya sudah menunggu.


"Assalamualaikum tante" ucap bella.


"waalaiukumsalam sayang" jawab marsya, "sekarang tante sudah jadi istri ayah, jadi kamu panggil ibu ya sayang" ucap marsya sambil mencium pipi bella.


Setelah selesai sarapan pagi David, marsya, dan ibuk sonya memutuskan untuk pulang kerumah.


Sudah tiga bulan marsya menjadi nyonya wiraguna, marsya sangat menikmati masa-masa dia menjadi istri dan sekaligus ibu buat bella, david pun kini terlihat sangat bahagia semenjak menikah dengan marsya, namun ada seseorang yang tidak menyukai pernikahan mereka yaitu liora, mendengar david dan marsya menikah dia begitu sangat murka dan marah, dia belum bisa mengiklaskan david.


Hari ini marsya ingin mengantar bella sekolah, dia merasa suntuk jika harus di rumah terus.


"mas.. aku boleh ya mengantar bella ke sekolah? ucap marsya merayu.


"iya, kamu boleh tapi di setir sama mang dadang ya? ucap david.

__ADS_1


"iya mas, masa aku bawa bella naik bus" ucap marsya tersenyum sambil nyubit hidung david.


David dan marsya turun menuju meja makan untuk sarapan, bella yang sudah menunggu dimeja tersenyum melihat ibu dan ayah nya.


"sayang, ibu sudah minta izin sama ayah untuk mengantar kamu sekolah" ucap marsya kepada bella


"yeeeeee.... asiiikkkk bella di antar sama ibu" ucap bella girang.


"Senang sekali kamu sayang??" tanya ibuk sonya yang keluar dari kamarnya.


"iya donk nek, soalnya bella hari ini diantar sama ibu ke sekolah" ucap bella girang kepada ibuk sonya.


Ibuk sonya melirik ke arah david, dia mencemaskan marsya, takut terjadi apa-apa sama marsya.


"kamu yakin ingin mengantar bella nak?" tanya ibuk sonya.


"iya ma, aku akan mengantar bella, aku juga sudah izin sama mas david" ucap marsya sambil melirik david.


"iya ma, tidak apa-apa, lagian kan mereka diantar mang dadang" ucap david.


"owwwhhhh, ya sudah, kamu hati-hati ya?" ucap ibuk sonya tersenyum.


"iya ma" marsya tersenyum.


Bella dan marsya pergi menuju kesekolah, bella disepanjang jalan sangat senang, dia tak henti-henti nya memeluk marsya. setelah sampai disekolah marsya mengantar bella sampai pintu gerbang.

__ADS_1


 


 


__ADS_2