
Tak berapa lama dokter keluar dari ruangan bella, david dan marsya tidak sabar mendnegar penjelasan dari dokter.
"bagaimana dokter keadaan anak saya??" tanya david tergesa-gesa.
"alhamdulillah, anak Bapak sudah melewati masa kritisnya, dia sudah sadar dari koma nya, ini benar-benar mukjizat dari Allah" ucap dokter tersenyum.
"Alhamdulillah ya Allah" ucap david menangis, dan di ikuti oleh marsya.
"apa saya boleh melihat anak saya dokter?? tanya marsya yang begitu tidak sabar ingin bertemu bella.
"silahkan Buk, dia juga sudah menanyakan anda kepada saya tadi" ucap dokter. marsya tersenyum sambil menangis dan langsung masuk dengan tergesa-gesa.
"sayang ibuuuu... ibu kangen sekali sama kamu nak?? jangan pernah tinggalin ibu lagi ya na?? ibu tidak bisa hidup tanpa kamu sayang" ucap marsya memeluk erat bella.
"sayang ayah, kamu kenapa lama sekali tidurnya nak?? ayah kangen sama kamu" ucap david memeluk bella.
"ibu.. ayah.. bella kenapa tidur disini? ibu sama ayah kenapa nangis?? tanya bella bingung.
"nanti kalau kamu sudah sembuh kita pulang kerumah ya sayang, untuk sementara bella tidur disini dulu" ucap marsya tenang, marsya sengaja tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, dia tidak mau bella drop lagi nsetelah mendengar semua yang terjadi, apalagi jika dia tahu supir kesayangan nya mang dadang sudah meninggal, bella sangat dekat dengan nya.
"Ayah... bella tadi mimpi ada seorang ibu yang mengajak bella pergi ke tempat indaaaaahh sekali, dia bilang itu ibu aku yah, padahal kan ibu aku ibu marsya, wajah nya tidak seperti ibu marsya, dia mengajak bella tinggal disana, tapi bella tidak mau, karena bella mau tinggal sama ayah dan ibu, bella juga mau melihat adik nya bella, setelah ibu itu pergi bella terbangun dari tidur nya bella" bella menceritakan perjalanan nya selama tidak sadarkan diri.
Marsya menangis mendengar cerita bella, marsya tidak membayangkan jika bella menyetujui untuk ikut bersama ibu kandungnya, marsya memeluk erat bella.
"sayang, tidak akan ada yang bisa memisahkan kita, bella adalah anak ibu dan ayah, dan calon kakak juga" ucap marsya.
"iya sayang, ayah disini sama ibu akan selalu jaga bella, bella jangan pernah tinggalkan ayah dan ibu ya" lanjut david. Bella tersenyum membalas pelukan marsya dan david, dan ibuk sonya datang tiba-tiba memeluk mereka bertiga dari belakang.
__ADS_1
Keesokan harinya rayhan datang ke rumah sakit untuk menemui bella yang sudah sadarkan diri, rayhan membawa beberapa boneka dan coklat kesukaan bella.
"assalamualaikum keponakan om yang cantik" ucap rayhan di dean pintu.
"waalaikumsalam" jawab marsya dan david serentak.
"lihat sayang, itu siapa yang datang?" ucap david.
"Om ray!!!!!! ucap bella tersenyum.
"sepertinya peri cantik om sudah sembuh nih!!?" ucap rayhan menggoda.
"Alhamdulillah om" ucap marsya membantu bella untuk menjawab.
Bella sangat senang melihat rayhan memberikan hadiah ke pangkuan nya, "terima kasih om" ucap bella tersenyum.
"Dav, bisa kita bicara sebentar?" ucap rayhan kepada david.
Bella hanya mengangguk kan kepala sambil memainkan boneka dari rayhan, rayhan dan david menuju ke restoran dekat dari rumah sakit.
"ada apa ray? apa ada [erkembangan tentang kasus nya bella?" tanya david.
"Liora melarikan diri ke luar negri dav, ini akan menyulitkan kita untuk menangkap nya, tapi kamu jangan kuatir aku sudah menyuruh orang untuk mengurusnya, mereka bisa kita andalkan" terang rayhan.
"aku tidak akan membiarkan wanita iblis itu berkeliaran ray, kemana pun dia pergi aku akan mencarinya, dia harus membayar karena sudah menghilangkan nyawa supir ku dan mencelakai anak dan pembantuku" ucap david geram.
"tenang aja dav, sebentar lagi wanita itu akan membayarnya, kita hanya perlu bersabar sedikit" ucap rayhan.
__ADS_1
Dirumah sakit.
"ibu, kapan bella bisa pulang? bella sudah rindu sekolah" ucap bella.
"iya sayang, sebentar lagi kita pulang kerumah, kamu harus istirahat dulu disini" ucap marsya mengusap pipi bella.
"nanti ibu tidak usah antar sekolah, biar mang dadang saja yang mengantar bella sekolah, nanti perut ibu sakit lagi, jadi rindu sama mang dadang bu, kenapa mang dadang sama bik minah tidak melihat bella ya bu?! nanti ibu suruh mang dadang sama bik minah ke sini ya bu" ucap bella.
Marsya mencoba menahan airmata nya biar tidak jatuh di depan bella, dia tidak tau bagaimana menjelaskan kepada bella kalau supir kesayangan nya sudah pergi untuk selama-lama nya.
"i-iya sayang, tapi kamu harus sembuh dulu ya, mang dadang lagi sibuk mengantarkan nenek sama ayah, kalau bik minah di suruh saudara nya pulang kampung sebentar sayang" marsya mengigit bibir nya, namun matanya sudah berkaca-kaca, marsya teringat mang dadang yang selalu setia mengantar nya kemana pun dia akan pergi, mang dadang orang yang sangat baik dan sabar.
Berselang beberapa menit david tiba-tiba muncul dan melihat marsya yang sangat sedih terduduk di sofa.
"kamu kenapa sayang?!! baru juga sebentar ditinggal" ucap david mencoba menggoda marsya, karena sudah lama rasanya mereka tidak bermesraan berdua.
"masss!!! kamu mulai deh!!" ucap marsya manyun.
"habisnya kamu seperti memikirkan sesuatu gitu, ada apa sih sayang??" ucap david duduk disamping marsya dan merangkul tubuh marsya kedalam pelukan nya.
"aku kepikiran kata-kata bella mas, dia menyuruh aku untuk membawa dadang menemui dia, katanya dia rindu sama mang dadang, bagaimana cara menjelaskan kepada bella mas?? ucap marsya menangis di dada david.
"hmmm.... mas juga bingung sayang, bella sudah sangat dekat dengan dadang, dari bella bayi sampai sebelum dia bertemu dengan kamu dadang dan bik minah lah yang selalu membawa nya bermain, karena aku kadang suka sibuk dengan pekerjaan aku, dadang orang nya tidak pernah mengeluh, susah mencari pekerja yang jujur seperti dia" david tanpa disadari mata nya berkaca-kaca.
Tak terasa hampir satu bulan bella dirawat dirumah sakit, hari ini bella diizinkan pulang oleh dokter, bella hanya perlu untuk check up rutin sekai seminggu, itupun david akan memanggil dokter keluarga nya untuk datang kerumah.
"sayang, kita akan pulang kerumah, kamu pasti sudah rindu dengan suasana rumah?!! ucap marsya tersenyum.
__ADS_1
Mohon bantuan nya untuk like dan coment ya, supaya author bisa lebih semangat melanjutkan nya. Terima kasih :)