Kecelakaan Cinta

Kecelakaan Cinta
EPS 17. Amusement Parks


__ADS_3

"Hah? kamu masih lapar bukannya Kamu tadi baru makan ice cream?" tanya Radit


" nggak Kenyang" jawab Vivi Jujur


~ astaga apa benar Vivi kerasukan? oh aku harus berbicara dengan Rang~ batin Radit sambil menyalakan mesin mobil dan menuju restoran.


………………………----------------------…………………………………


Sesampainya Di restoran Radit dan Vivi masuk ke dalam.


"Vi Yakin masih lapar?" tanya bang Radit, Vivi menoleh


" Ya iyalah ngapain coba aku main-ma..aduh!." Vivi tak sengaja menabrak seseorang dia tak melihat jalan karena tadi menoleh ke arah bang Radit.


" Apakah kau baik-baik saja?" tanya bang Radit sambil memeriksa tubuh Vivi


" astaga aku baik-baik saja,aku hanya sedikit terkejut saja" jawab Vivi


" maaf nona aku tak sengaja" kata pria itu


" iya tak apa-apa,hah?!" Vivi terkejut ketika dia menoleh ternyata orang yang dia tabrak tadi adalah laki-laki yang pernah menjadi bagian dalam hidupnya yang menemaninya di masa suka maupun duka


" Vivi?" tanya laki-laki itu yang tak lain dan tak bukan adalah Rachel.


" I..iya..maaaf tadi aku tak sengaja menabrak mu" Vivi minta maaf ia merasa Canggung sekali sekarang ini.


" It's okey" kata Rechel


~laki-laki yang bersama Vivi ini siapa? apakah abangnya? tapi seingatku Abangnya Vivi hanya Bang Baek~ Batin Rechel.


"Apa kabar? bagaimana acara pernikahan mu?" tanya Vivi dia mencoba mencairkan suasana.


~Siapa pria ini? kenapa Vivi sangat akrab dengannya??~ Batin Radit


" Aku baik...Ya berjalan sebagaimana mana mestinya" kata Rechel menunduk.


" Syukurlah selamat untuk pernikahan mu, Rechel" kata Vivi sambil tersenyum manis


" terima kasih" kata Rechel dan tiba-tiba seorang wanita memanggil Rechel.


" Mas... " wanita adalah istri Rechel Messy.


"Iya... apakah kamu sudah selesai?" tanya Rechel sambil tersenyum


"sudah...dan ini siapa?" tanya Messy


" ini adalah Vivi temanku dan Abang nya mungkin..." katanya pelan


" ooh halo perkenalkan namaku Messy,aku istrinya Rechel" katanya sambil mengulurkan tangan ingin menjabat Vivi


~Ooih....jadi pria ini yang bernama Rechel ~ Batin Radit.


" Perkenalkan aku Vivi dan disebelah ku calon suamiku, Radit" kata Vivi menerima uluran tangan Messy dan menggandeng lengan Radit mesra.


Rechel Kaget...


"wow...are you guys getting married? Congratulations hope you are happy" kata Messy


" Oh My God Thank You and you too" kata Vivi


"Oh thanks again , dan kita mau pamit duluan ya see you, kapan-kapan kita ngobrol lagi" kata Messy pamit kepada Vivi dan Radit.


"okey see you to" kata Vivi


~Wanita itu baik...aku yakin dia akan membuat Rechel bahagia, dan mungkin ini memang takdir aku dan Rechel memang tak berjodoh, I pray that you are happy thank you for all~. batin Vivi


*Didalam Mobil Rechel dan Messy*


~Oh jadi begitu.... selamat Vivi aku turut berbahagia untukmu, kau tahu? aku masih sangat mencintai mu, aku ingin memperjuangkan cinta kita tapi aku sangat menyayangi orang tuaku maafkan aku. aku percaya cinta tak harus dimiliki karena cintaku bukan obsesi semata cinta itu ketulusan dan keikhlasan maka dari itu aku mengikhlaskan dirimu semoga kau bahagia dengan laki-laki itu~. batin Rechel

__ADS_1


" Mas...are you okey?" tanya Messy ynag dari tadi memperhatikan Rechel yang melamun di dalam mobil


" Yes, I am doing okay, ayo kita pulang" kata Rechel sambil mengelus rambut Istri nya


" Let's Go" seru Messy.


*Kembali lagi ke Restoran*


musik slow gaya kekinian sedang diputar di restoran dan suara piring serta sendok Banyak terdengar terlihat Vivi dan Radit sedang duduk berhadapan di meja restoran.


"Jadi....dia itu adalah mantan pacar mu?" tanya Radit


" iya kenapa?" tanya Vivi judes


" Ooh jadi dia yang kamu bilang putusin kamu gegara dijodohin?" tanya Radit lagi


" iya...aku ditinggal nikah puas?" kata Vivi


" hahahah lucu sekali, kenapa dia nggak perjuangin cinta kalian?" tanya Radit


" nggak tau " kata Vivi


" Yang sabar, aku yakin kau akan mendapatkan versi yang lebih baik darinya dan hasilnya aku" kata Radit bangga


" nyenye..pake acara versi lagi, bang Radit kira ini lagi ngomongin album? makanannya ini mana sih?" tanya Vivi


" sabar baru aja tadi kita pesannya, dan kamu juga banyak banget pesannya gmn nggak lama" kata Radit


" iya tapi akukan lapar bang" rengek Vivi


"sabar bentar lagi" kata Radit


~vivi kayak anak kecil banget, astaga malu aku di liatin orang~ batin Radit


ketika Vivi sedang bete-betenya seseorang menyetel lagi "Paradise" , lagu yang paling dia sukai di album baru yang diliris dua Minggu lalu oleh boy band Korea idamannya EXO.


"Astaga lagunya suami di setel jadi adem " kata Vivi


" ngomong-ngomong arti lagunya sangat wow" Kata Radit


" hah?" Vivi tersadar, iya arti lagunya memang sedikit dewasa karena itu sempat dipermasalahkan oleh media-media yang meluncurkannya.


" Kamu ternyata suka lagu Yangs seperti itu" kata Radit


" Ih apa-apaan inikan lagunya idolaku bang, It has nothing to do with the meaning..okey?" jelas Vivi asal


" Coba praktekkin aja sesuai arti lagunya iini pasti menyenangkan, bagaimana mau?" tanya Radit mendekat ke wajah Vivi.


" hehehe itu...." belum sempat Vivi menjawab pelayan datang membawa menu makanan yang dipesan.


" permisi tuan, maaf agak terlambat " kata pelayan menunduk hormat


" no problem" kata Radit


" baiklah tuan saya permisi" kata pelayan itu


"bagiamana tawaran ku yang tadi?" tanya Radit


" tawaran yang mana udah ah aku mau makan lapar, selamat makan" kata Vivi.


~untung saja pelayan itu datang dan menyelamatkan ku~ batin Vivi .


yah Vivi pura-pura lupa dan mengalihkan pembicaraan agar Radit tidak terus menggodanya.


"baiklah" jawab Radit


~Sial, nggak bunda sekarang pelayan itupun menjadi penggangguku~ batin Radit.


setelah Radit dan Vivi selesai makan mereka kembali ke mobil untuk pulang.

__ADS_1


"Vivi....mau aku setelin lagu?biar kamu nggak uringan gitu?" tanya Radit


" boleh, tapi aku request lagunya yah" kata Vivi


" okey mau lagu apa?" tanya Radit


" Amusement Parks, Baekhyun" kata Vivi


" ngoheyy"


~Semuanya lagu Korea nggak bosan apa?~ batin Radit


" Kau suka lagu ini?" tanya Radit


" ya aku suka jika aku mendengar nya rasanya seperti aku sedang berada di Taman Hiburan mengikuti alunan musik yang indah" jelas Vivi


" kau ingin ke taman hiburan?" tanya Radit


" Ingin sekali " jawab Vivi


"Ya okey nanti malam kita akan ke sana " kata Radit


" Mmmh okey" kata Vivi.


selang beberapa belas menit mereka diam hanya musik yang terdengar.


" Vivi nanti kita pergi berdua saja yah?" tanya Radit menoleh ke belakang untuk melihat Vivi.


" astaga aku ternyata berbicara sendiri" kata Radit sambil menggelengkan kepalanya. Sesampainya di Mansion radit berusaha membangunkan Vivi.


" Vivi.. bangun kita sudah sampai" tidak ada jawaban


"Vivi...astaga tidurnya seperti tupai yang berhibernasi saja " gumam Radit. Raditpun menggendong Vivi membawanya ke kamar.


"Asatga Radit Vivi knp?" tanya Bunda Sela kaget


" ini Bund ketiduran" kata Radit


" kalian udh makan siang?" tanya Bunda


" udah Bund tadi" jawab Radit"


" oh gitu ya udah sana bawa ke kamar kasian dia " kata bunda mengelus pucuk kepala Vivi


" iya bund " jawab Radit mulai menaiki tabgga


" eh itu knp nggak pake lift aja?" tanya Bunda


" nggak ah nggak afdol" jawba Radit


" aneh" kata bunda sela


*Kamar Vivi"


Radit menurunkan Vivi di ranjangnya dan menutupi tubuh Vivi dengan selimut.


" selamat tidur aku berjanji akan selalu membuat mu bahagia cup.." Radit mencium kening Vivi lembut dan keluar dari kamar Vivi.


dia turun menggunakan lift.


" lah kok turunnya pake lift? " tanya bunda kaget


" biar cepat" jawab Radit


" kamu aneh jelas...jelas.. tadi.."


" Radit pamit ke kantor dulu Bund ada banyak pekerjaan dah bunda" kata Radit segera menaiki mobilnya dan menuju ke kantornya


" hati-hati" teriak bunda.

__ADS_1


"anak itu" kata bunda sambil menggeleng.


__ADS_2