
*Pesawat*
"Upon arrival, all passenger must go through immigration and customs"
(Setelah tiba, semua penumpang harus melalui imigrasi dan bea cukai)
"
Please check around your seat for any personal belongings you may have brought on board with you"
(Mohon periksa sekitar kursi anda untuk mencari barang pribadi yang Anda bawa dalam penerbangan)
"On behalf of The Airlines and the entire crew, I’d like to thank you for joining us on this trip. We are looking forward to seeing you on board again in the near future. Have a nice day!"
(“Atas nama The Airlines dan seluruh kru, saya ingin berterima kasih kepada Anda atas ikut sertanya dalam perjalanan ini. Kami berharap bisa berjumpa dengan anda lagi dalam penerbangan dalam kesempatan yang akan datang. Semoga hari Anda menyenangkan!”)
"Hufft......Sungguh hari yang melelahkan!".Vivi
"Biasalah!". Rossa
"Akhirnya kita sampai syukurlah". timpal Sonhee
Ya mereka bertiga sudah sampai di Indonesia tempat tinggal orang tua Vivi dan Rossa.Vivi ,Rossa, dan Sonhee sudah lama berteman mereka bertiga sama² cantik,pintar dan baik bodynya? uiss Jan ditanya tubuh mereka sangat indah mungkin karena turunan dari orang Mereka atau mungkin karena mereka sering berolah raga. terutamaw Vivi banyak laki² di universitas yang menyukai Vivi bahkan tak banyak dari mereka yang menyatakan cinta tapi sayangnya Vivi tolak karena dia sudah memilki kekasih yang tak lain adalah Rechel.Setelah lulus Vivi dan Rossa memutuskan untuk kembali ke Indonesias dan Sonhee memutuskan juga ingin mengikuti kedua temannya ke Indonesia sekalian untuk berlibur.
"Vi lo mau tinggal dimana? di apartemen Lo atau di mansion Lo?" Tanya Rossa.
"Gimana yah? kalau gue balik ke mansion pasti Ayah bakal nggak ngijinin gue keluar malem² but kalau mau tinggal di apartemen pasti Ayah juga nggak ngijinin tau sendiri kan gue baru pulang setelah bertahun-tahun kuliah di London dia pasti kangen anak nya yang manis ini" kata Vivi
" oh iya berarti Lo bakalan susah dong buat ketemu ama your boyfriend Hhhh " ejek Rossa hanya di balas Vivi dengan tatapan sinis
" Dan Lo ikut gue atau ikut dia?"tanyanya lagi.
" Eh iya Lo ikut gue atau Rossa?" tanya Vivi
" Aku ikut kamu aja Vi deh takut kenapa-kenapa kalau Ama Rossa wkwkw" jawab Sonhee
"Sialan Lo" Kata Rossa
" Ya udh ayo supir Ayah udh nunggu . Bye Rossa !"
kata Vivi dan Sonhee bersamaan sambil melambaikan tangan
" iya Bye" jawab Rossa malas sambil berlalu menuju supir ayahnya dan pulang
*Dirumah*
sesampainya dimansion Vivi berlari masuk ke dalam rumah mencari ayahnya dan ternyata Frans dan Sela sudah menunggu di depan pintu
"Ayah aku pulang!" Kata Vivi semangat sambil memeluk ayahnya didepan pintu
" Anak Ayah pulang" sambut Frans sambil menerima pelukan putri kesayangannya.
"Hai Vivi apa kabar? bagaimana perjalanan mu sangat melelahkan bukan?" tanya Bunda Sela sambil mengelus-elus kepala Vivi. Sebelum menikah Frans memperkenalkan Sela Kepada Vivi lewat Vidio Call setelah pertemuan lewat Vidio Call itu mereka menjadi akrab dan Vivi pun menyetujui pernikahan Ayahnya dan Bunda Sela.
" Melelahkan but sekarang nggak kan udah ketemu Ayah dan Bunda jadi rasa capeknya langsung hilang
hehehe." Jawab Sela dan langsung beralih memeluk Bunda selanya.
"Manis sekali" kata bunda Sela
__ADS_1
setelah melepas pelukan Mata Bunda Sela dan Ayah Frans beralih menatap Ke Sonhee
" Dan Ini siapa?" tanya Bunda Sela
" Oh iya hampir lupa. Ayah Bunda kenalin ini Sonhee dia teman Vivi pas Vivi di New York dan dia datang ke sini untuk jalan-jalan" jawab Vivi dan memberikan kode kepada Sonhee untuk memperkenalkan diri
" Halo Om Tante perkenalkan nama saya Sonhee saya temannya Vivi kita satu universitas di New York dan seperti yang Vivi katakan saya ke sini datang untuk berlibur" kata Sonhee sopan
" Oh iya hai selamat datang di mansion Vivi semoga kamu betah disini" kata Frans dan Sela sambil tersenyum kepada Sonhee
" Iya Om Tante makasih sambutannya" kata Sonhee sambil tersenyum manis
"Bunda mana Bang Baek?" tanya Vivi
" Dia belum pulang" jawab Bunda Sela
"Oh,padahal aku sangat merindukan nya dia itu seklau saja sibuk" protes Vivi
" hhh Ya sudah ayo masuk dan istirahatlah kalian pasti lelah dan Sonhee kamu istirahat di kamar yang disebelah sana yah nak nanti ada pelayan yang akan mengantar mu" kata Bunda Sela
"Baik Bunda" jawab Vivi
"iya Tante" jawab Sonhee
" Sonhee aku istirahat dulu yah" pamit Vivi
" Dan ingat kamar kamu di sebelah sana"
tambah Vivi sambil menunjuk kamar yang ia maksud
" iya selamat istirahat" imbuh Sonhee dan bergegas mencari pelayan untuk mengantarnya kekamar yang Tante Sela Dan Vivi maksud
"eh nona mau ke kamar?" tanya pelayan yang umurnya sudah 50 tahun tersebut
" Iya Bi tolong antar saya ke kamar saya Bi" Sonhee meminta tolong
" Ita mari Nona saya antar" ajak pelayan tersebut
dan Sonhee pun mengekor pelayan tersebut yang akan membawannya ke kamar
" Nona ini kamar anda, saya permisi kalau ada yang anda butuhkan atau ingin meminta bantuin tekan saja tombol ini nona" jelas Pelayan sambil menunjuk tombol berwarna merah
" Baiklah terimah kasih Bi."
" iya Nona" dan pelayan tersebut keluar dari kamar Sonhee
Sonhe bergegas menuju ke kamar mandi dan setelah itu dia langsung istirahat
*Kamar Vivi*
Vivi sudah selesai mandi dan sekarang sedang duduk dimeja riasnya
" akhirnya aku pulang aku sangat merindukan tempat ini" katanya sambil mengambil foto ibunya di laci meja " Ibu aku pulang aku sangat merindukan mu " imbuhnya sambil mengusap foto ibunya sebenarnya Vivi berencana menghubungi sang kekasih ketika selesai mandi tanpa disadari diapun terlelap sambil memeluk foto ibunya.
Bunda Sela masuk ke dalam kamar Vivi dia melihat Vivi yang tertidur sambil memeluk foto ibunya Bunda Sela merasa Kasihan dia pun menyelimuti Vivi dan mencium kening Vivi dan bergegas pergi ia takut membangunkan Vivi yang sedang istirahat.
* Ruang Keluarga Mansion Vernando*
"Ayah bagaimana kalau kita adakan makan malam bersama kita suruh Radit Dan Baek Pulang lebih wala bagaimana?" usul Bunda Sela
__ADS_1
"Iya Juga Ya Bund. Baiklah nanti Ayah akan menghubungi mereka."
*Ruang Kerja Radit*
Tampak seorang Pria berjas Hitam sedang berbicara dengan seseorang melalui telepon
" Halo Ayah*
"Hei nanti kau pulang cepat ayah ingin makan malam bersama seluruh keluarga sekalian ayah ingin mengenalkan mu pada anak ayah "kata Frans
Pria itupun berpikir sejenak dan menjawab
" Baiklah Ayah"jawab Pria itu
" Iya jangan lupa."
Frans langsung menutup sambungan telepon
" Rang atur jadwalku hari ini Ayah menyuruh ku pulang cepat " perintah pria itu yang tak lain adalah Radit Dia anak dari Sela dan Angga . Dia adalah orang yang cuek dan irit bicara dia jarang dekat dengan perempuan kecuali dengan bundanya sendiri.
*Ruang Kerja Baek*
"Halo Ayah ada apa?? " tanya Baek
"Kau Pulang cepat hari ini adikmu sudah pulang dan aku ingin mengadakan makan malam keluarga bersama untuk menyambut adikmu"pinta Frans
" Wah² di cerewet itu sudah pulang rupanya Baik Ayah aku akan pulang cepat" jawab Baek sambil tersenyum
~Kalau Vivi pulang otomatis Rossa juga pulang akhir nya setelah bertahun-tahun aku akan melihat nya lagi~
Batin Baek
*Mansion Keluarga Vernando*
Sore Harinya
*Dikamar Vivi*
" hoammm... jam berapa ini aku lelah sekali " ucapnya dia pun menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya setelah itu dia keluar menuju kamar Sonhee
* Kamar Sonhee*
Vivi membuka pintu kamar Sonhee Vivi kira Sonhee masih tidur ternyata dia sudah bangun dan sedang duduk di teras depan kamarnya. Vivi masuk dan menuju teras kamar Sonhee untuk menemui nya
" Hei apakah kau masih lelah? " tanya Vivi
"Aku baik-baik saja" jawab Sonhee
" Ayo kita turun ke bawah" ajak Vivi
" Baiklah" jawab Sonhee sambil mengikuti Vivi menuju kebawah
" Ayah ada acara apa ini kok rame begini? dan Bunda Sela dimana?" tanya Vivi
" para pelayan sedang menyiapkan makan malam keluarga untuk kita dan Bunda Sela sedang didapur bersama pelayan" jawab Frans
" Oh iya Yah. ya udh aku dan Sonhee ke dapur dulu Yah bantuin Bunda " pamit Vivi
Vivi dan Sonhe Menuju ke Dapur dan membantu Bunda Sela memasak makanan untuk nanti malam
__ADS_1