Kekuatan Cinta Cyra

Kekuatan Cinta Cyra
23. Penyelamatan!


__ADS_3

Kedatangan keluarga besar Celia berurutan sesuai dengan tempat asal mereka saat tiba di New York City.


Di apartemen itu Celia menyambut kedatangan Kedua orangtuanya yang tiba terlebih dahulu, di susul kemudian Tantenya Camilla dan terakhir Oma dan opanya, Andien dan Reza.


Keluarga itu mendengarkan cerita Celia tentang Cyra secara mendetail. Camilla terlihat syok terlebih dahulu saat mengetahui nasib putrinya yang belum ada kabarnya sampai saat ini.


Mereka memutuskan untuk tidak melaporkan pihak berwajib karena akan mengundang banyak media yang akan meliput kasus penculikan Cyra dan itu akan membuat nasib Cyra akan terancam..


"Tapi urusan ini akan melibatkan FBI."


Ucap Camilla yang ingin putrinya cepat di temukan.


Sesuai arahan yang di berikan Cyra melalui pesan telepati membuat Davin segera bertindak cepat untuk menyelamatkan putrinya sendiri.


"Kalau melibatkan FBI, itu karena kasus ini berkaitan isu propaganda politik. Dan ini adalah peran mama yang harus berhadapan dengan para petinggi negeri ini."


Ucap Calista pada mamanya Andien yang masih punya pengaruh besar dalam dunia internasional.


"Baiklah. Mama akan menghubungi tuan penguasa negeri ini terlebih dahulu untuk menceritakan detailnya dari kasus ini." Ucap Andien.


"Oma!" Panggil Celia.


"Kenapa sayang?"


"Jangan ceritakan kasus tuan Walton! Karena itu urusan Celia dan Cyra untuk mengungkapkan kejahatan yang selama ini ia lakukan. Orang itu masih berusaha mendapatkan jabatan dengan cara yang salah." Pinta Celia.


"Baiklah Celia. Oma tidak akan menyinggung kasus yang berkaitan dengan penculikan Cyra, tapi jika tidak ada tindakan dari mereka untuk menyelamatkan Cyra, kasus ini harus tetap diungkap."


Timpal Andien tanpa memberi pilihan pada cucunya Celia.


Semuanya melakukan peran mereka masing-masing dalam misi penyelamatan Cyra.


Calista dan Celia tetap mencari tahu keberadaan Cyra dengan aplikasi secret detektor.


Andien dan Reza melakukan pertemuan dengan otoritas pemerintah negara tersebut. Sementara Camilla dan Davin ke kantor FBI.


Dalam beberapa jam FBI melakukan perannya untuk mencari keberadaan Cyra. Dengan menggunakan komputer milik negara yang lebih luas jangkauannya, Andien di beri kesempatan untuk memasukkan aplikasi secret detektor untuk mencari tahu lokasi pasti dari keberadaan Cyra sesuai arahan Davin yaitu laut lepas Amerika.


Andien begitu senang dapat menemukan pergerakan helikopter yang mencurigakan yang saat ini sedang membawa cucunya ke arah laut lepas itu.


Helikopter itu sempat berhenti beberapa jam yang lalu karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Mereka menunda keberangkatan dan berhenti di salah satu pulau terpencil tanpa penghuni untuk menunggu keadaan aman.


Tidak adanya sinyal di tempat itu membuat mereka sulit melakukan komunikasi dengan tuan Michael untuk melaporkan kondisi mereka saat ini.

__ADS_1


Sementara Cyra masih berada di posisi yang sama yaitu tangan dan kaki terikat serta penutup matanya yang tidak boleh terlepas karena akan membahayakan mereka.


"Sekarang keadaan sudah aman, sebaiknya kita bergerak sebelum di ketahui oleh orang lain."


Ucap salah satu penjahat.


"Bos! Untuk apa susah payah membuang gadis ini ke laut? kita tinggalkan saja dia di tempat ini karena dia tidak akan di temukan." Ucap Hans.


"Kita diperintahkan untuk membuang gadis ini ke laut lepas dan lakukan sesuai perintah, apakah kamu ingin mencari mati, hah!" Bentak Simon.


"Maaf bos! Saya hanya memberi saran saja."


"Ayo berangkat. Udaranya sudah cerah dan kita harus menyelesaikan misi ini."


Helikopter itu kembali bergerak menuju laut lepas di mana tidak ada rute kapal apapun yang melintasi laut itu untuk menolong Cyra.


"Nona! Sekarang saatnya kamu menerima hukumanmu karena sebentar lagi, tubuhmu akan di makan ikan." Ucap Simon sambil terkekeh.


"Ikan tidak menyukai daging manusia. Otak kalian hanya puas dengan dijejali uang haram untuk memberikan kepada keluarga kalian sampai kalian lupa untuk banyak belajar mengenai ekosistem hewan berdasarkan habitat mereka masing-masing."


Balas Cyra meremehkan dua laki-laki yang memiliki otak tumpul ini.


"Jangan terlalu sombong, nona! Kepintaran mu tidak bisa menyelamatkan dirimu di bawah laut yang dingin di bawah sana." Ujar Simon sambil tertawa terbahak-bahak.


Balas Cyra tidak gentar.


"Kau terlalu banyak bicara nona, silahkan bertemu dengan Tuhanmu itu, apakah Dia akan menyelamatkan kamu atau menempatkan kamu di neraka setelah kamu tewas."


Ucap Simon lalu mendorong tubuh Cyra dari atas helikopter.


"Allahuakbar!"


Teriak Cyra menyebut nama Tuhannya sebelum jatuh ke dalam laut.


Cyra menahan nafasnya saat merasakan tubuhnya sudah larung ke dalam laut lepas itu. Ia mulai bergerak untuk melepaskan ikatan tali pada kaki dan tangannya.


"Ya Allah! Aku saat ini berada di dalam laut gelap dengan kaki tangan terikat. Jika setiap amal ku bisa menyelamatkan aku dari perkara ini, maka bebaskan tubuhku dari ikatan tali ini ya Allah."


Ucap Cyra lalu membaca doa nabi Yunus yang terkurung dalam perut ikan hiu.


Setelah membaca doa itu, alhasil setiap ikatan tali itu terlepas dari tubuhnya. Cyra membuka penutup matanya dan mulai melakukan gerakan untuk bisa mencapai ke atas permukaan laut.


Ia segera membuka mantelnya agar tidak begitu berat di dalam air. Tubuhnya mulai terombang-ambing di laut lepas itu.

__ADS_1


Cyra terus berdoa agar ada yang datang menolongnya karena ia yakin Allah telah menyampaikan pesannya pada ayahnya.


"Mami, Daddy! Cyra takut." Ucapnya sambil menangis.


Ia terus berenang mengikuti arus. Entah sudah berapa liter air laut yang terminum olehnya namun bisa membuat perutnya kenyang.


Sementara dari atas udara pesawat jet tempur super cepat melintas di atas udara untuk mencari keberadaan Cyra.


Mendengar ada suara pesawat Cyra melihat ke arah pesawat itu sambil melambaikan kain penutup matanya berwarna putih itu agar terlihat dari atas udara.


"Ya Allah. Aku berharap mereka bisa melihatku."


Ujar Cyra tanpa berhenti membaca surah Al-fatihah.


Rupanya pesawat ulang-alik itu bisa melihat keberadaan Cyra yang sedang melambaikan tangannya dengan kain putih.


Orang itu langsung mengabarkan pilot helikopter untuk mendekati titik koordinat di mana Cyra berada saat ini.


"Kami telah menemukan target. Semoga gadis itu yang kita cari. Tolong mendekat untuk melakukan penyelamatan kepada gadis itu. Dia masih hidup saat ini."


Titah salah satu pilot pesawat tempur itu yang lebih dulu melihat Cyra.


Helikopter mendekati titik lokasi untuk menyelamatkan Cyra. Salah satu perwira angkatan udara diturunkan dari helikopter menghampiri tubuh Cyra dengan peralatan lengkap untuk mengangkat tubuh princess Yunani itu.


Cyra mengucapkan syukur dengan tubuh yang sudah menggigil dan kakinya sudah keram karena terlalu lama berada di dalam air.


Seorang pria tampan muda dan kharismatik mulai mengikat alat pengaman di tubuh Cyra sambil mengajak Cyra bicara agar gadis itu tetap dalam keadaan sadar.


Cyra merasa sangat terharu, hingga ia tidak begitu mempedulikan wajah sang pemuda itu.


"Kenalkan namaku Farel aku dari angkatan udara Amerika. Jabatan ku adalah marsekal muda . Aku ditugaskan untuk menyematkan anda, nona. Siapa namamu dan apa yang anda rasakan saat ini?"


"Namaku Cyra. Saat ini yang aku rasakan adalah kakiku keram, lapar, haus dan lelah."


Cyra mengutarakan apa yang ia rasakan pada Farel membuat pria tampan ini menahan rasa geli nya mendengar kepolosan gadis yang berusia dua puluh tahun ini.


Tubuh keduanya sudah di tarik ke atas secara perlahan. Farel memperhatikan wajah cantik Cyra seperti boneka Barbie dengan mata biru bening membuat hatinya langsung luluh. Matanya tidak terlepas dari kecantikan alami Dewi Yunani ini.


"Masya Allah. Betapa cantiknya kamu."


Gumam Farel tanpa sadar membuat Cyra baru menatap wajah tampan pria yang sedang menolongnya ini. Farrel merapikan anak rambut Cyra agar tidak menutup wajah cantik gadis itu dari pandangannya.


Angin laut meniup ke tubuh Cyra yang hanya mengenakan baju tipis membuat gadis ini menggigil.

__ADS_1


Seketika Farel mendekap tubuhnya untuk memberikan kehangatan pada Cyra hingga mereka tiba di atas helikopter.


__ADS_2