
Jimmy kemudian mengatakan pada Rere bahwa dia ingin tinggal lebih lama dimana Rere tinggal.
Jimmy juga berkata pada Rere untuk membantunya mencari apartemen sementara selama sebulan.
“Oke.” Rere mengiyakan yang Jimmy inginkan.
Waktu menjelang petang, Jimmy memutuskan untuk makan malam bersama Rere. Tentu saja setelah ke kosan Rere untuk berganti pakaian.
.
.
.
Dua hari berlalu, setelah Rere mendapatkan izin dari kantornya untuk mengambil hak cutinya. Rere kemudian memberitahukan kepada Jimmy melalui pesan singkatnya bahwa dia bisa mengambil liburannya di awal bulan Juli.
Sebenarnya dia dilema, seharusnya hak cuti itu ia gunakan untuk pergi liburan bersama George. Namun malah Rere gunakan untuk pergi bersama Jimmy.
Rere juga menuliskan pesan singkat pada Emilia tentang kebingungannya memilih liburan bersama siapa saat mengambil hak cutinya.
Emilia hanya membalas, “Ambil keduanya, Coy.”
__ADS_1
“Hahaha.” Rere membalas
Okay, sekarang Rere berpikir bagaimana membagi waktu untuk mengambil kesempatan liburannya tanpa menggagalkan nya.
Rere juga menemukan satu apartemen yang dapat ia sewa secara bulanan. Rere kemudian membuat janji temu dengan pemilik apartemen begitu juga dengan Jimmy.
“Sore ini bisa ya Bu, sekalian saya mau lihat dulu unitnya.” Isi pesan singkat Rere pada pemilik apartemen.
Kemudian keduanya sepakat untuk bertemu di lobby apartemen pada pukul lima sore. Hal yang sama ia lakukan juga untuk Jimmy.
***
Menjelang makan siang, tiba-tiba Rere menerima pesan singkat dari pemilik apartemen bahwa unit yang mereka sepakati untuk dilihat petang nanti sudah dipesan orang lain melalui aplikasi.
Rere jadi tidak fokus bekerja karena dia harus mengurus hal ini juga. Sembari menikmati makan siangnya, “Tenang Rere, kamu pasti bisa menyelesaikannya.” Ucap Rere menenangkan dirinya.
Rere kemudian membuka aplikasi facebook dan mengetik sewa apartemen di kolom pencarian.
Memilah beberapa postingan, dan ia menemukan satu. Mencoba menghubungi pemilik apartemen tersebut dan membuat janji temu sore ini.
“I got it!”
__ADS_1
Ya, Rere menemukan penggantinya.
Rere kemudian mengirim pesan pada Jimmy untuk mengubah lokasi dan jam pertemuannya. Kali ini pukul empat sore.
.
.
.
Menjelang sore, Rere bersiap setelah menyelesaikan pekerjaannya. Mengenakan jeans berwarna hitam dan t-shirt berwarna putih ketat, rambut ia kepang seribu. Dipadukan dengan sepatu sporty berwarna putih dan menambah warna pada alis dan juga bibirnya agar terlihat fresh.
Rere menerima pesan dari Jimmy bahwa dia sudah berada di lokasi yang sudah disepakati. Rere kemudian bergegas memesan taksi online memastikan kembali kepada pemilik apartemen bahwa dia sudah dalam perjalanan menuju lokasi.
Tak lama kemudian taksi pesanannya datang, lalu Rere dengan langkah besarnya menghampiri taksi yang sudah menunggunya di depan pintu gerbang kosannya. Taksi melaju perlahan setelah Rere masuk ke dalamnya.
Lima belas menit berlalu, Rere tiba ditempat tujuan. Ia menyodorkan satu lembar uang kepada pengemudi taksi, “Kembaliannya ambil saja, Mas.” Ucapnya.
Rere kemudian bergegas keluar dari dalam mobil setelah pengemudi mengucapkan terimakasih.
Dengan langkah besarnya Rere mencari keberadaan Jimmy di sebuah kafe di dalam gedung apartemen tersebut. Memutar pandangannya di beberapa kafe di dalam Apartemen, mencari keberadaan Jimmy.
__ADS_1
Ya, ia menemukan..