Kemelut Asmara

Kemelut Asmara
Yang Sebenarnya


__ADS_3

Rere tidak ingin mengikat Jimmy dengan hubungan ini, tetapi Rere ingin mempertegas tujuan awalnya mengapa ia disini bersamanya sekarang.


Namun sayang jawaban Jimmy lagi-lagi membuat Rere sangat kecewa. Jimmy mengatakan bahwa Jimmy tidak bisa memenuhi keinginan Rere karena dia merasa Rere tak mampu berbagi dengan pacarnya.


Dengan marah Rere mengatakan kepada Jimmy untuk berhenti mengatakan hal sialan itu. Rere mengutarakan semua kekecewaannya, semua yang ia rasakan. Mengapa Jimmy merubah pikirannya setiap waktu tanpa memikirkan perasaan Rere.


Rere juga mengatakan dengan lantang, jika Jimmy tak mampu memenuhi keinginannya sejak awal mengapa ia meminta untuk selalu datang mengunjunginya.


“Fuck!” Rere mengumpat.


Rere juga menegaskan bahwa ini bukan permainan, aku serius dengan tujuan awalku. Rere juga menegaskan ia tidak memerlukan Jimmy setelahnya.


Namun Jimmy juga mengemukakan bagaimana nanti jika ia menanyakan siapa ayahnya. Rere mengatakan itu bukan urusannya, dimana anak itu akan lahir dan tumbuh nantinya itu adalah tanggung jawab Rere.


Rere hanya perlu Jimmy membuahi nya. Jimmy kemudian mengatakan, “That is Crazy!”

__ADS_1


Rere juga mengatakan, itu yang seharusnya dilakukan semua Ibu di dunia jika Ayahnya tak menginginkannya.


Mereka memperdebatkan yang belum terjadi dan bahkan hanya keajaiban yang akan membuatnya terjadi, karena keduanya tak sejalan. Yang satu menginginkan, yang satu tidak ingin.


Seakan hatinya hancur sekarang, usaha yang ia lakukan lebih sia-sia dari sebelumnya. Setelah perdebatan itu kini keduanya terdiam.


Jimmy malah mengatakan bahwa ia tidak pantas untuk Rere dan ia bisa menemukan yang lain. Bukankah itu kata-kata yang selalu diucapkan dari setiap laki-laki Pecundang yang hanya mengambil keuntungan dari setiap wanita.


Kata-kata itu menambah remuk hatinya sekarang. Ia menahan air mata yang hendak jatuh dari kedua matanya.


Rere kemudian mengatakan ingin mengakhiri semuanya, dan itu sangat mengejutkan Jimmy. Ia tak menyangka Rere akan mengatakan hal itu padanya.


Jimmy kemudian memohon pada Rere untuk bersamanya sampai masa visanya habis di Indonesia. Rere juga bertanya untuk apa ia harus memenuhi keinginan Jimmy sedangkan ia tak memberikan hal yang sama padanya.


Jimmy kemudian mengatakan bahwa keuangannya sedang tak stabil di Australia. Rere mencoba berpikir dengan logikanya, dan mencoba mengolah kata-kata Jimmy lalu menghubungkan dengan rencana awalnya.

__ADS_1


Jimmy juga mengatakan bisnisnya akan membaik di bulan November, Rere terdiam cukup lama. Mendengarkan segala pembelaan yang Jimmy katakan padanya.


Rere kemudian mengatakan pada Jimmy untuk memberinya waktu memikirkannya. Dan Jimmy menyetujuinya.


Rere lalu membantu Jimmy mengemas baju yang akan ia bawa ke liburan berikutnya di Gunung Bromo, Jawa Timur.


Memperhatikan Jimmy juga mengemas keperluannya, entah mengapa Jimmy membawa beberapa lembar pengaman untuk bercinta.


Rere yang kala itu sudah mati rasa memilih tidak untuk bertanya, apa yang Jimmy lakukan sudah tidak penting lagi untuknya. Lagi pula Rere juga masih bisa menemukan orang asing lainnya, yang ia inginkan.


Setelah selesai membantu Jimmy mengemas barang, Rere pamit pulang untuk kembali ke kamar kos nya. Namun lagi-lagi Jimmy tak mengijinkannya.


“You can stay until I come back.” Ucap Jimmy.


Jimmy juga akan meninggalkan beberapa lembar uang untuk membeli pulsa listrik. Rere kemudian mengatakan, bukankah ia seharusnya tak disana sekarang karena pacar Jimmy akan menghubunginya seperti biasa.

__ADS_1


Jimmy berkata sedang kurang enak badan malam ini pada pacarnya dan ia ingin istirahat lebih awal malam ini.


__ADS_2